Tahukah Kamu? 4 Makanan Khas Indonesia Ini Kini Hampir Jarang Ditemui / Hampir Punah

21 Nov 2017 17:16 1286 Hits 0 Comments
Indonesia dengan segala kekayaannya sebenarnya mampu lebih berkembang dari sekarang. Salah satunya adalah dari kulinernya yang beragam. Dengan demikian jagalah kekayaan Indonesia (khususnya dalam hal kuliner dan juga budayanya) dan tetaplah berkreasi.

Sebagai negara yang dinobatkan dengan julukan negara terkaya akan flora dan faunanya, Indonesia tentu saja mampu menghadirkan menu-menu khas Indonesia yang mampu menggoyang lidah para penikmatnya. Kenikmatan makanan Indonesia bahkan di akui oleh dunia, seperti rending, sate, nasi goreng, dan lain sebagainya.

Bahkah beberapa makanan yang merupakan makanan pinggir jalan bisa menjadi primadona di beberapa belahan negara di dunia. Apalagi, kalau Negara Indonesia mampu menghadirkan menu baru yang lagi-lagi laku di pasaran.

Menu-menu baru ini bisa kita temui dengan mudah di restoran-restoran besar. Menu yang disajikan pun beragam dan sesuai dengan selera / lidah kita, orang Indonesia. Namun sayangnya kehadiran menu baru tersebut ternyata membuat beberapa makanan khas Indonesia ini kini hampir punah atau jarang ditemukan kembali.

Makanan apa sajakah itu? Berikut jawabannya:

 

Jaha

Pernah merasakan ketan yang cara pembuatannya adalah dengan di panggang didalam kayu bambu? Jika pernah, beruntunglah Anda. Jaha, makanan khas Sulawesi tersebut merupakan makanan yang terbuat dari ketan yang dicampur dengan santan. Cara membuatnya pun cukup unik yaitu dipanggang dengan cara dimasukkan pada kayu bambu terlebih dahulu.

Bisa Anda bayangkan ketan yang juga didalamnya ditaburi seerpihan abon daging rusa / sapi tentu saja akan menghasilkan bau yang khas, apalagi dicampur dengan daun pisang yang membungkusnya serta kayu bambu yang dipanggang hampir bersamaan. Namun sangat disayangkan, makanan lezat ini kini hampir punah dan sudah jarang ditemui.

Mungkin ada, tapi mungkin rasanya tidak akan seenak dahulu.

 

Clorot

Clorot merupakan makanan khas Indonesia lainnya yang juga hampir punah dan jarang sekali ditemui. Clorot merupakan kue manis yang dibalut dengan daun janur. Daun ini memberikan rasa wangi yang khas pada kue yang berasal dari Purworejo ini. Kue Clorot di kemas dengan secara tradisional yang membuatnya terlihat unik dan menarik. Sayangnya sama halnya dengan jaha, kue ini juga sudah sangat jarang ditemui dan bisa dikatakan mulai langka.

 

Sayur Babanci

Anda pecinta masakan yang berasal dari sayur-sayuran hijau? Mungkin sayur babanci akan pas di mulut Anda. Sayur babanci merupakan makanan khas Betawi. Yang membuatnya unik, sayur ini kaya akan rempah khas Indonesia. Rasanya pun dijamin akan mampu menggoyang lidah para penikmatnya. Namun sayangnya sayur babanci juga saat ini mulai langka. Padahal jenis makanan ini bisa saja jadi makanan popular jika kembali meramaikan kuliner Indonesia.

 

Gulo Puan

Makanan khas Indonesia lainnya yang juga hampir punah dan sangat jarang ditemukan adalah Gulo Puan. Makanan khas daerah Palembang ini memiliki cita rasa yang alami mengingat pembuatannya yang menggunakan susu kerbau murni yang dipadatkan. Sangat cocok menjadi teman ngopi dan juga sebagai selai roti. Perlu kamu ketahui, Gulo Puan ini merupakan makanan kesukaan para bangsawan dan sampai sekarang ini masyrakat Palembang hanya membuat Gulo Puan ketika hanya ada kegiatan hajatan besar.

 

Indonesia dengan segala kekayaannya sebenarnya mampu lebih berkembang dari sekarang. Salah satunya adalah dari kulinernya yang beragam. Dengan demikian jagalah kekayaan Indonesia (khususnya dalam hal kuliner dan juga budayanya) dan tetaplah berkreasi.

Tags

About The Author

Leonardus Govinda 12
Pensil

Leonardus Govinda

Manusia biasa yang belum tahu akan menjadi apa.

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel