Pengertian Sistem Sosial Menurut para ahli

15 Oct 2018 12:46 828 Hits 0 Comments
Pengertian Sistem Sosial Menurut para ahli

Definisi Sistem Sosial – Umumnya masyarakat mendefinisikan sistem merupakan cara atau rangkaian kegiatan yang melibatkan teknis melakukan sesuatu. Tapi tidak begitu dalam studi sosiologis. Secara sosiologis melihat sistem adalah serangkaian elemen yang saling terkait satu sama lain tanpa dipecahkan.

Sementara itu, menurut sistem isitilah Tatang (Abdulsyani, 1994) berasal dari sistem Yunani yang memiliki arti sebagai berikut:

Keseluruhan terdiri dari banyak bagian.
Hubungan yang terjadi antara unit atau komponen
Abdulsyani (1994) mengatakan bahwa sistem adalah himpunan bagian yang saling terkait, masing-masing bagian bekerja sendiri dan saling mendukung satu sama lain; semua ditujukan untuk mencapai tujuan bersama, dan terjadi di lingkungan yang kompleks

Untuk mengatasi hubungan interpersonal dalam kehidupan sosial, istilah yang digunakan adalah sistem sosial. Menurut Abdulsyani (1994), sistem sosial adalah konsep yang paling umum digunakan dalam menjelaskan dan mempelajari hubungan manusia dalam kelompok atau organisasi sosial. Dalam hal ini manusia sebagai anggota masyarakat adalah individu yang bergantung. Interaksi antara individu yang berkembang sesuai dengan standar penilaian dan kesepakatan kolektif yang dipandu oleh norma sosial merupakan dasar pembentukan sistem sosial.

Hal ini sesuai dengan yang diusulkan oleh Jhonson (1986) sistem sosial hanya satu sistem yang termasuk dalam realitas sosial. Sistem sosial adalah pembentukan aksi sosial individu.

Pada dasarnya sistem sosial menurut Nasikun (1993) hanyalah sebuah sistem daripada tindakan. Ini terbentuk dari interaksi sosial yang terjadi di antara berbagai individu, tumbuh dan berkembang tidak secara kebetulan, namun tumbuh dan berkembang diatas standar pengamatan publik. Sistem sosial adalah sistem sosial itu sendiri

Menurut pandangan ilmu sosial, struktur sosial adalah sistem harapan yang dipola oleh perilaku individu yang menduduki status tertentu dalam sistem sosial. Selama kelompok peran seperti itu sangat penting bagi sistem sosial, pola kompleks yang menentukan perilaku yang diharapkan dalam peran tersebut dapat disebut sebagai institusi. Struktur kelembagaan dalam pengertian ini adalah elemen fundamental dari struktur sistem sosial

Fungsi Sistem Sosial di Masyarakat

Sistem sosial pada dasarnya memiliki kecenderungan untuk mencapai stabilitas. Karena sistem sosial menurut Nasikun (1993) memang sering mampu melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang datang dari luar, baik dengan menjaga status quo maupun dengan melakukan reaksioner.

Dengan demikian fungsi masing-masing sistem sosial menurut Halminton (1990) ada empat yaitu:

Pattern Maintenance Function Fungsi Pemeliharaan Pola mengacu pada perlunya menjaga kestabilan pola budaya kelembagaan yang tentukan struktur sistemnya. Dalam hal ini fungsi esensial adalah pemeliharaan, pada tingkat budaya, dan stabilitas nilai-nilai yang dilembagakan melalui proses yang mengartikulasikan nilai dengan sistem kepercayaan, yaitu keyakinan agama, ideologi, dan sejenisnya. Selain itu ada fungsi kontrol yang menyangkut motivasi komitmen individu.
Fungsi Pencapaian Tujuan. Fokus orientasi tujuan terletak pada hubungannya sebagai sistem dengan kepribadian individu yang berpartisipasi. Oleh karena itu, tidak melibatkan komitmen terhadap nilai-nilai masyarakat, namun motivasi untuk menyumbangkan apa yang diperlukan untuk berfungsinya sistem: "Kontribusi" ini berbeda sesuai dengan keadaan darurat mereka.
Fungsi Adaptasi Fungsional Adaptasi ini adalah tindakan keterasingan dari sistem ke tuntutan realitas "nakal," pantang menyerah "yang berasal dari lingkungan.


Fungsi Integrasi. Dari keseluruhan fungsi integrasi adalah fokus dari sifat dan proses yang paling menonjol. Pentingnya integrasi menyiratkan bahwa semua sistem, kecuali dalam kasus-kasus tertentu, didefinisikan dan dibagi ke dalam unit yang relatif independen, yang harus diperlakukan sebagai sistem lain, di mana subsistem lain dari sistem yang sama lebih luas. Dalam masyarakat yang sangat berpendirian, fokus utama fungsi integrasi ditemukan dalam sistem norma hukum dan agen yang berkaitan dengan pengelolaannya, khususnya pengadilan dan profesi hukum

Tags

About The Author

Spampam 17
Pensil

Spampam

kami seorang penulis yang profesonal, bukti tulisan saya sebagai berikut

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel