Anakku Kemana?

8 Nov 2018 20:01 99 Hits 0 Comments
Penculikkan Anak

Sindikat penculiakn bayi yang kerap menyasra kaum ibu, salah satu cara adalah dengan memunculkan keperayaan dari korban kepelaku, pelaku yang terlibat terlibat dalam penculikandan penjualan bayi ini. Mereka membagi peran masng-masing dalam setiap beroperasi. Salah satu pelaku mendekati korban sampai muncul kepercayaan bahwa pelaku akan memberikan bantuan pekerjaan agar dapat hidup sejahtera. 

Penculikan adalah kejahatan yang meilki beberapa unsur pokok seperti membawa pergi seseorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara.

 

Misalnya dibawa pergi dari rumahnya atau tempat kostnya dan membawa pergi itu dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum dibawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lainatau untuk membuat dia dalam keadaan sengasara. Artinya selain dibawa pergi diluar kehendak korban, hal itu juga dilakukan dengan cara-cara bertentangan dengan hukum, misalnya diancam, dipaksa dibohongi dan sebagainya.

 

Sering juga menjadi perhatian masyarakat adalah penculikan anak. Ini diatur dalam pasal 33KUHP dan pasal 83 Undang-Undang Perlindungan Anak. Indonesia menjamin kesejahteraan tiap warga negaranya, termasuk perlindungan terhadap hak anak yang merupakan hakl asasi manusia. Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

 

Belakangan ini isu penculikan anak di Indonesia kembali marak sehingga meresahkan para orang tua. Apalagi, banyak informasi mengenai penculikan yang tersebar di internet walaupun kebenarannya masih dipertanyakan.

 

Komisi Perlindungan Anak Indonesia i(KPAI) pun melakukan analisis berita online yang hasilnya menunjukkan bahwa sepanjang empat bulan terakhir, pemberitaan penculikan anak semakin masif. Terdapat 635 ribu berita pada Juli 2018, 969 ribu berita pada Agustus 2018, dan 2,15 juta berita pada September 2018. Berita penculikan anak terbanyak adalah pada Oktober 2018 yang mencapai 4,3 juta. Sementara itu, dalam dua hari pertama November 2018 sudah ada 1,01 juta berita mengenai penculikan anak. (www.tempo.com/2018)

 

Penculikan anak di Indonesia marak terjadi di Indonesia dan motif penculikan ini bertujuan untuk dapat menghasilkan uang perasan dari orang tua korban atau prakti adopsi ilegal, Ketua Komisi Nasional Perlindungan anak, arist Merdeka Sirait, mengatakan, ada empat tujuan kuat mengapa pelaku melakukan penculikan.

  1. Penculikan yang bertujuan untuk praktik adopsi ilegal.
  2. Latar belakang untuk tebusan.
  3. Eksploitasi ekonomi.
  4. Dijadikan sebagai pekerja sex komersial anak.

Dengan tingginya tingkat penculikan yang ada di sekitar kita. Masyarakat di himabu untuk selalu menjaga dan memperhatikan perkembangan anak-anaknya. Dengan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga diri dari orang baru dan orang jahat. Dapat meminimalisir terjadinya kejahatan penculikan terhadap anak.

Tidak hanya anak yang harus memiliki edukasi seputar orang asing. Namun, orang tua juga harus memiliki kesadaran yang tinggi dalam menyikapi adanya tindakan penculikan terhadap anak di sekitar lingkungannya.

Tags

About The Author

Muhammad Arrival Mustofa 5
Kapur Tulis

Muhammad Arrival Mustofa

Mahasiswa Bina Nusantara

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel

From Muhammad Arrival Mustofa