Cara Ternak Ayam Kampung Untuk Pemula

13 Jul 2018 10:58 467 Hits 0 Comments
Ayam kampung, kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan ayam jenis satu ini? Hewan unggas yang satu ini memang sudah terkenal di Indonesia sampai ke pelosok-pelosok loh,

Ayam kampung, kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan ayam jenis satu ini? Hewan unggas yang satu ini memang sudah terkenal di Indonesia sampai ke pelosok-pelosok loh, hehe. Ayam kampung memang sering ditemukan berkeliaran di perkampungan kan yaa. Rasa daging ayam kampung ini memang enak dan telurnya juga memiliki banyak manfaat lohh.

Ada yang tau nggak nama ilmiah dari ayam kampung? Nama ilmiah ayam kampung adalah Gallus Domesticus, keren yaa, hehe.

Ayam kampung ternyata punya kekebalan tubuh yang sangat baik daripada ayam lainnya loh. Sehingga ayam kampung lebih mudah diternakkan daripada ayam lainnya. Kalian mau tau bagaimana cara beternak ayam kampung? Mari baca cara-caranya di bawah ini!

Ada tiga cara untuk membudidayakan ayam kampung, yang pertama yaitu cara tradisional (ektensif), cara ini yaitu dengan membiarkan ayam bebas berkeliaran dan tugas kita hanya lah menyediakan kandangnya sebagai tempat dia berlidung dari hujan atau panas.

Cara kedua yaitu semi intensif, cara ini yaitu dengan tetap membiarkan ayam bebas akan tetapi harus dibatasi dengan pagar, dan tentunya buatkan kandangnya juga yaa, hehe.

Cara yang ketiga yaitu cara intensif, cara ini yaitu dengan mengurung ayam seharian, tetapi cara ini tidak cocok untuk ayam kampung karena bisa menghambat pertumbuhan si ayam. Ayam juga bisa stress loh jika dikurung terus menerus, hehe.

dengan memiliki perawatan yang tepat tentunya harga jual ayam kampung menjadi meningkat, maka di perlukan perawatan yang rutin untuk mendapatkan hasil terbaik.

Cara Ternak Ayam Kampung Untuk Pemula

Nah sekarang saya akan memberitahu kalian cara beternak ayam dengan semi intensif, yuk disimak!

  • Siapkan tempat dan juga kandang untuk ayam.

Sebaiknya jarak yang dibuat antara rumah dengan kandang yaitu ±10 meter supaya kalian bisa mengawasi ayam-ayam kalian dengan mudah. Kandang yang dibuat juga harus bisa dimasuki sinar matahari dan udara yang cukup.

Pastikan kandang selalu sehat, bersih, kering, dan buatkan pagar di sekitar kandang agar ayam tidak kabur. Kalau kabur nanti susah dikejar, ayam kan larinya cepat juga, hehe.

  • Pilihlah bibit yang baik dan unggul

Ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk memilih bibit, yaitu dengan menetaskan bibitnya sendiri, cara ini dilakukan jika kalian memiliki indukan yang menetaskan telur, atau kalian juga bisa membeli telur ayam kampung untuk ditetaskan.

  • Berikan ayam pakan yang bergizi

Untuk beternak hewan sudah pasti harus ada pakannya kan, hehe. Nah pemberian pakan tentunya sangat berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ayam kalian. Yang pasti berikanlah ayam kalian pakan yang mengandung gizi yang cukup untuk ayam. Kalian juga bisa memberikan cacing sebagai makanan tambahan ayam.

  • Rawat ayam dengan baik

Rawat ayam kalian dengan baik dan penuh kasih sayang agar ayam kalian bisa tumbuh dengan baik. Hewan juga harus diberi kasih sayang kaan, hehe. Sebenarnya merawat ayam kampung tidak susah lohh, bahkan mudah sekali. Kalian hanya perlu memberikan perawatan lebih ketika ayam kampung masih kecil.

Anak ayam kampung harus diberikan vaksin agar terhindar dari penyakit dan pastikan kalian berikan kehangatan untuk anak ayam, terlebih lagi jika musim hujan. Kalian bisa meletakkan lampu untuk anak ayam agar tetap hangat.

Ketika ayam kalian sudah beranjak dewasa, kalian harus tetap menjaga kebersihan kandangnya agar tetap terhindar dari penyakit. Buatkan ayam kalian kandang yang nyaman, tidak terlalu luas, dan juga tidak terlalu sempit.

  • Masa panen

Masa panen ayam kampung yang diternakkan dengan cara intensif ternyata lebih cepat lohh dibandingkan dengan cara lainnya. Jika kalian ingin memanfaatkan dagingnya, ayam kampung yang diternakkan secara intensif sudah bisa dipanen pada usia 3-4 bulan, dan jika kalian ingin memanfaatkan telurnya, ayam kampung sudah mulai bertelur pada umur 6 bulan.

 

Nah, itulah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk beternak ayam kampung, semoga peternakan ayam kalian sukses. Dan semoga kalian suka dengan artikel saya. Terimakasih dan sampai jumpa. Salam petok-petoook!!

Tags

About The Author

rizki 17
Pensil

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel