Museum Gedung Joang 45, Saksi Bisu Sejarah indonesia Tahun 1945

13 Apr 2018 14:57 1818 Hits 0 Comments
Alasan museum ini dibangun adalah sebagai mengenang bagaimana peran para pahlawan bangsa dalam meraih kemerdekaan di tahun 1945.

Indonesia adalah negara yang merdeka dari tahun 1945, di tahun 2017 kemarin Indonesia berulang tahun ke 72. Jika dianalogikan sebagai manusia sudah sangat tua karena hampir seumuran kakek dan nenek ya. berarti secara sejarah sudah cukup lama, hanya angkatan Tahun 60 atau 70 an mungkin yang masih mengingat bagaimana perjuangan bangsa indonesia menghadapi penjajah di Tahun 1945 tersebut. Untuk mengenang Jasa pahlawan maka dibuatlah Museum, salah satunya Museum Joang 45 yang mana sejarahnya akan dijelaskan seperti dibawah ini.

Gedung Joang 45 awalnya merupakan bangunan bernama Schomper Hotel yang dibangun antara tahun 1920-1938, yang juga dikelola oleh L.C. Schomper, seorang warga keturunan Belanda.Lalu bertransformasi menjadi Gedung Pusat Pendidikan Politik yang dikelola oleh beberapa tokoh penting bangsa seperti Sukarni, A.M Hanafi, Chaerul Saleh dan Adam Malik. atau biasa yang dikenal dengan Asrama Angkatan Baru Indonesia. Alasan museum ini dibangun adalah sebagai mengenang bagaimana peran para pahlawan bangsa dalam meraih kemerdekaan di tahun 1945.

Isi di Museum Gedung Joang 45 adalah dokumentasi foto dari berbagai macam peristiwa sejarah diantara lain adalah Rapat Raksasa yang dilaksanakan di Lapangan IKADA, pertempuran 10 November Surabaya, Bandaung Lautan Api. lalu banyak patung dada pahlawan yang berjumlah 17 serta mobil proklamator bung Karno dan Bung Hatta yang berjumlah 2 mobil

Fasilitas lain yang ada di Gedung Joang 45

Selain Patung dan Mobil para Proklamator tersdia juga Fasilitas lain yaitu Ruang pameran tetap dan temporer disertai multi media, Ruang bioskop film dengan tema perjuangan dan dokumenter, perpustakaan referensi sejarah, Ruang Anak yang isinya berupa aneka games, studio foto, toko souvenir dan plaza outdoor untuk aktivitas teater anak. Saat ini pengelolaan Gedung Joang 45 dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Alamat Gedung Joang 45

Gedung Joang 45 beralamat di jalan Menteng Raya 3, Jakarta Pusat dan buka pada pukul 09.00-15.00 tetapi khusus untuk hari minggu dan hari libur tutup. Jika anda ingin berkunjung ke Gedung Joang 45 silahkan langsung datang. Untuk Tiket Masuk Dewasa seharga Rp 5000, Mahasiswa Rp 3000 dan Pelajar Rp 2000.

Cara Menuju Gedung Joang 45 :

Dari Stasiun Gondangdia menyusuri jalan di bawah rel kereta api ke arah selatan, lalu di Jl. Taman Cut Mutiah, berbelok ke arah timur. kemudian bertemu dengan Masjid Cut Meutia. Masjid ini termasuk cagar budaya bangsa dan patut dikunjungi. Kemudian mengikuti Jl. Cut Meutia dan tiba di Jl.Menteng Raya. Dari sini saya menyeberangi Jl. Menteng Raya, dan tiba di Gedung Joang 45.

Tags

About The Author

marlonzo 19
Pensil

marlonzo

stay hungry, stay foolish

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel