Mengenal Penyakit Angiosarkoma

11 Apr 2022 14:00 1672 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Mengenal Penyakit Angiosarkoma 

Angiosarcoma atau angiosarkoma merupakan salah satu jenis penyakit kanker langka yang terjadi di dalam lapisan pembuluh darah dan pembuluh getah bening. Di sini pembuluh getah bening memegang peranan dalam mengumpulkan bakteri, virus atau zat-zat sisa lainnya untuk dikeluarkan oleh tubuh. Pembuluh getah being memiliki fungsi untuk menjaga sistem imun tubuh seseorang. Ketika pembuluh getah bening terserang oleh kanker, maka tubuh akan kesulitan bahkan tidak mampu lagi mengeluarkan bakteri dan virus dari dalam tubuh. Akibatnya adalah sistem imun tubuh akan menurun dari waktu ke waktu. Dimana diketahui bahwa penyakit kanker memang bisa muncul kapan saja di bagian tubuh mana pun, begitu juga dengan angiosarkoma. Yang paling sering terjadi terhadap kanker jenis ini adalah menyerang kulit kepala dan leher. Ditandai adanya sekumpulan sel kanker yang terbentuk di lapisan pembuluh darah maka tidak menutup kemungkinan bahwa oragn tubuh yang lainnya akan ikut terserang oleh jenis kanker ini. Untuk kasus yang jarang terjadi, sel-sel kanker angiosarkoma bisa tumbuh dan berkembang di payudara, hati dan jantung.

Angiosarkoma, Tanda Dan Gejalanya

Tanda-tanda dan gejala angiosarkoma berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lainnya tergantung dari tempat pertumbuhan sel-sel kankernya. Apabila kanker jenis ini mulai menyerang kulit leher dan area kepala maka akan menimbulkan gejala-gejala seperti tersebut di bawah ini :

  • Kulit di sekitar lesi membengkak.
  • Lesi memar bisa berdarah jika tergores atau terbentur.
  • Lesi memar semakin membesar dari hari ke hari.
  • Area kulit tampak keunguan seperti memar.

Selanjutnya angiosarkoma mulai menyebar ke organ-organ vital tubuh seperti hati atau jantung yang semakin sulit terdeteksi. Anda mungkin hanya akan merasakan sakit di bagian yang terserang kanker. Misalnya saja angiosarkoma jantung akan menyebabkan anda merasakan nyeri di bagian dada sedangkan angisarkoma pada hati akan menyebabkan munculnya rasa sakit di bagian perut sebelah kanan. Apabila anda mengalami gejala kanker seperti ini maka segera cek kesehatan anda ke dokter. Semakin cepat kanker terdeteksi dan diobati maka semakin besar peluang anda untuk bisa sembuh.  

Angiosarkoma Dan Penyebabnya

Hingga saat ini penyakit kanker yang satu ini belum diketahui penyebabnya meskipun para ilmuwan telah mengidentifikasikan beberapa faktor yang kemungkinan bisa meningkatkan risiko penyakit tersebut. Ilmuwan berpendapat bahwa kemungkinan besar penyakit ini terjadi karena adanya sel-sel di lapisan pembuluh darah atau pembuluh getah bening yang mengalami mutasi dalam kode genetiknya. Inilah yang menyebabkan sel-sel tumbuh dengan cepat dan menjadi lebih banyak bermunculan sel-sel abnormal. Sel-sel abnormal akan terus hidup ketika sel-sel yang lainnya mati. Hasilnya adalah terjadinya penumpukan sel-sel abnormal yang tumbuh dari pembuluh darah atau pembuluh getah bening yang mulai terserang. Seiring dengan berjalannya waktu maka sel-sel ini akan pecah dan menyebar / bermetastasis ke area lain di tubuh.

Angiosarkoma, Faktor Dan Risiko

Ada beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena angiosarcoma diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Terapi radiasi. Menurut pendapat dari riset kesehatan Mayo Clinic menjelaskan bahwa angiosarkoma biasanya terjadi antara 5-10 tahun setelah terapi radiasi selesai dilakukan.
  • Pembengkakan akibat kerusakan pembuluh getah bening / limfedema. Ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti operasi kelenjar getah bening, infeksi atau kondisi lainnya.
  • Bahan-bahan kimia. Jenis angiosarkoma hati pada umumnya terjadi sebagai akibat paparan bahan kimia terus-menerus pada tubuh misalnya vinil klorida dan arsenik.

Angiosarkoma, Diagnosis Dan Pengobatan

Untuk memastikan diagnosis jenis kanker ini, para dokter akan meminta anda untuk menjalani serangkaian tes kesehatan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Melakukan pemeriksaan fisik guna melihat gejala dan perubahan yang disebabkannya.
  • Tes pencitraan untuk mendeteksi sel-sel kanker, lokasi hingga penyebarannya.
  • Biopsi guna memastikan bahwa sel abnormal yang dicurigai dari sampel yang diambil memang benar adalah kanker.

Sama seperti jenis kanker lainnya, angiosarkoma bisa diobati dengan melakukan penanganan yang tepat. Pengobatan yang dilakukan tergantung dari lokasi kanker tersebut berasal.

Semoga bermanfaat.

Tags Apple

About The Author

Utamii 68
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel