Agrowisata Perkebunan Kopi di Desa Gesing, Temanggung, Jawa Tengah

26 Nov 2019 09:50 221 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Desa Gesing yang ada di Kecamatan Kandangan Temanggung kini menjadi Agrowisata perkebunan kopi.dan hampir dipenjuru wilayah ini banyak dijumpai tanaman kopi salah produk kopi Desa Gesing adalah kopi Gesing

Ada yang tahu apa itu Agrowisata?

Agrowisata adalah sebuah atau serangkaian aktivitas wisata yang melibatkan lahan perkebunan, pertanian atau fasilitas-fasilitas yang berhubungan lainnya untuk dijadikan daya tarik bagi para pengunjung yaitu para wisatawan sendiri. Di Indonesia sendiri, Agrowisata sudah cukup banyak. Tapi sayangnya sebagian besar itu berfokus pada wisata kelautan dan kebudayaan. Sedangkan untuk agrowisata berbasis perkebunan masih sedikit, seperti salah satu contohnya adalah agrowisata perkebunan kopi yang yang letaknya di Temanggung, Jawa Tengah.

Agrowisata perkebunan kopi tersebar di kawasan Temanggung salah satunya Agrowisata yang ada di Desa Gesing, Kecamatan Temanggung, Jawa Tengah.Agrowisata  kopi di Desa Gesing selama ini dikelola oleh kelompok tani Ngudirejeki yang menghimpun 112,09 hektar kebun kopi rakyat. Sejak perkebunan kopi Gesing dikelola kelompok tani Ngudirejeki produk kopi desa ini mengalami kemajuan pesat. Tidak hanya kualitas kopi ,melainkan juga areal perkebunan kopi makin meluas hingga mencapai 112 hektar.

Perkebunan kopi Gesing dikelola oleh kelompok tani Ngudi Rejeki yang didirikan tahun 1983 dibawah kepemimpinan Winarno ini pernah menjadi juara 1 kelompok tani teladan Jateng dan juara 2 Agroforestry Nasional. Kelompok tani Ngudi Rejeki tidak hanya terdiri dari kelompok tani kopi saja melainkan juga beberapa kelompok tani yaitu kelompok tani jagung, vanila dan lainnya. Kelompok tani kopi Ngudi Rejeki mengelola 112 hektar terdiri dari 80% dari 1520 KK sehingga tak heran sebagian besar mata pencaharian penduduk Gesing adalah petani kopi.

Perkebunan kopi Gesing mencapai seluas 112 hektar. Oleh karena itu,wajar saja mata pencaharian penduduk Gesing adalah petani kopi. Sejak desa ini menjadi sentra kopi robusta suasana desa menjadi sejuk nan asri membuat desa ini berbeda dengan desa - desa lain di wilayah kecamatan Kandangan. Ketika melangkah menuju area perkebunan kopi aroma wangi bunga kopi yang khas sudah langsung terhirup sehingga tak heran bila kawasan perkebunan kopi Gesing kini menjadi agrowisata.

Agrowisata perkebunan kopi Gesing sekarang telah menjadi destinasi wisata baru di Temanggung sebagai agrowisata yang memberi kesempatan pada  wisatawan melihat secara langsung proses pengolahan kopi mulai dari cara memilih biji kopi yang baru dipanen ,sortasi buah basah, pengupasan kulit biji, pencucian biji kopi yang diselimuti lendir, pengeringan biji kopi baik secara tradisional / dijemur atau memakai mesin pengering / oven sistem. Sembari melihat proses pembuatan kopi wisatawan dapat menikmati minuman kopi khas gesing yang lezat.

Kawasan agrowisata perkebunan kopi Gesing tidak hanya tanaman perkebunan kopi saja melainkan perpadu dengan tanaman tumpangsari dalam arti area perkebunan kopi tersebut juga ditanami tanaman lain yang di pandang nilai ekonomi tinggi seperti; tanaman sengon, vanili, melinjo, durian sehingga wilayah perkebunan kopi kelihatan sejuk nan asri dan dapat menambah pendapatan ekonomi saat kopi tidak panen.

Tags

About The Author

Suryatiningsih 32
Ordinary

Suryatiningsih

Penulis adalah Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel