Mengenal Dataran Tinggi Krayan di Kalimantan Utara

11 Nov 2019 19:05 829 Hits 1 Comments Approved by Plimbi
Dataran tinggi Krayan,sebuah daerah yang dikawasan Taman Nasional Kayan Mentarang ,Kabupaten Nunukan,Kalimantan Utara
Dataran tinggi Krayan adalah suatu dataran yang ada di kawasan Nunukan, Kalimantan Utara yang terletak 750-1200 meter dari permukaan laut. Kawasan dataran tinggi Krayan ini adalah lembah atau bukit yang luas dengan hamparan areal persawahan nan hijau dipadu kawasan perkebunan buah yang dikelilingi hutan yang masih asli menjadi pemandangan khas indah mempesona di Krayan .Kawasan dataran tinggi Krayan yang berbukit- bukit ini adalah wilayah menjadi bagian dari kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang.   Taman Nasional Kayan Mentarang berdiri tahun 1996 sebagai taman Nasional atas desakan masyarakat adat ,dan rekomendasi dari WWF ini terletak pada ketinggian antara 200-2500 diatas permukaan laut yang mencangkup lembah - lembah rendah ,dataran tinggi serta gugusan pegunungan terjal terbentuk dari berbagai formasi sedimen dan vulkanis.   Kawasan dataran tinggi Kayan yang letaknya juga menjadi bagian wilayah kawasan Taman nasional Kayan Mentarang yang berbatasan langsung dengan wilayah negara Malaysia ini adalah sebuah wilayah kecamatan Kabupaten Nunukan ,Kalimantan Utara dengan kata lain Kecamatan Krayan terletak di dataran tinggi dalam kawasan Taman Kayan sehingga Kecamatan Krayan sering disebut Daratan tinggi Krayan atau daratan tinggi Borneo yang pusat pemerintahannya di Long Bawan.   Wilayah kecamatan Krayan luasnya 1.837.54 km2 dengan populasi penduduk 1.150.438 jiwa terdiri 65 desa yang sebagian besar berada di dataran tinggi Krayan ,tetapi tanahnya datar dimanfaatkan sebagai pemukiman penduduk dan lahan pertanian .Wilayah Krayan yang berada di dataran tinggi sehingga wilayah ini selalu diselimuti kabut ,hawa dingin .meski masyarakat Krayan menetap di dataran tinggi pola hidupnya tetap sederhana dan sangat akrab dengan alam ,budaya sehingga tercipta budaya kearifan lokal membuat masyarakat hidup damai bersama kearifan budaya lokal bersahabat dengan alam .   Kawasan dataran tinggi Krayan adalah wilayah kecamatan Krayan dan Krayan Selatan yang terdiri 65 desa .65 desa yang ada di dataran tinggi Krayan beberapa diantaranya terletak dalam kawasan hutan berjumlah 5 desa yang disebut desa hutan .Wilayah desa yang di dataran tinggi Kraya lainnya berada ditepi kawasan tepi hutan 19 desa dan di luar kawasan hutan 41 desa atau 65 desa. Penduduk yang tinggal di kawasan dataran tinggi Krayan sebagian besar suku Dayak Lundayeh,penduduk asli Kalimantan yang menempati wilayah utara pulau Kalimantan dan suku ini sebagian juga tinggal di wilayah Serawak,Sabah Malaysia.   Penduduk yang menetap di daratan tinggi Krayan terdiri dari beberapa suku Dayak antara lain suku Punan,Lundayeh,tetapi sebagian besar suku yang mendiami kawasan daratan tinggi Krayan yang berbatasan langsung denga wilayah Malaysia adalah suku Dayak Lundayeh .Suku ini juga sebagian menetap di wilayah Malaysia sehingga memiliki suku serumpun dengan Malaysia yakni suku Dayak Lundayeh.   Suku dayak Lundayeh ini sebagian besar menetap di pedesaan yang dikelilingi hutan alami.Hidup jauh dari keramaian kota dan daerah pelosok pedalaman yang berbukit-bukit pada ketinggian 750-1200 meter dari permukaan laut .Suku Lundayeh memiliki ciri khas dilihat dari postur tubuh yang tinggi ,besar dengan warna kulit yang putih bersih .Tinggal di daerah daratan tinggi Krayan yang berbukit-bukit memberi pengaruh luar biasa terhadap pola hidup,pemikiran, watak, dan kepribadian masyarakat Krayan. \ Mata pencaharian masyarakat dataran tinggi Krayan sebagian besar petani. Petani yang ada dataran tinggi Krayan sebagian besaradalah suku dayak Lundanyeh yang mengelola lahan pertanian seluas 3600 hektar dengan mengikuti pola pertanian secara tradisional adat Suku Lundayeh sehingga produk pertanian yang dihasilkan pun menjadi produk budaya masyarakat dataran tinggi yaitu Padi Adan dan Beras Adan yang terkenal hingga Malaysia dan Brunei Darussalam.
Tags

About The Author

Suryatiningsih 32
Ordinary

Suryatiningsih

Penulis adalah Alumni UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel