Keindahan Komplek Candi Dieng di Wonosobo, Jawa Tengah

29 Jul 2019 08:00 530 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Dataran tinggi Dieng adalah komplek wisata budaya.

Komplek candi dieng yang berada didataran dieng sungguh memukau dan menarik ditelusuri mengingat letaknya yang strategis dikelilingi kawah ,pegunungan dieng ,persawahan terasiring,dan pemukiman penduduk memberi nilai plus bagi pariwisata dikomplek ini.

Komplek candi Dieng sungguh megah keindahannya terutama relief-relief,artefak atau pelbagai ornamen,relung yang menghiasi seluruh dinding-dinding candi Dieng.

 

Aneka relief atau ornamen yang terpahat dalam dinding-dinding candi Dieng bentuknya beragam antara lain:relung kalamakara,relung kepala naga ,hiasan kudu,beragam relung atau relief lainnya yang indah memukau.Komplek candi Dieng pada perkembangnya terdiri dari beberapa candi misalnya candi arjuna,gatutkaca,bima puntadewa,semar dan beberapa candi lainnya yang kesemuanya itu merupakan peninggalan kerajaan hindu mataram kuno pada masa dinasti Sanjaya pada abad ke 8-9 berdasarkan prasasti berangka yang ditemukan dalam kawasan ini.

 

Komplek candi ini dilihat dari bentuknya merupakan tempat peribadatan agama hindu yang dilakukan masyarakat pada masa dinasti Sanjaya sebagaimana jejak sejarah yang ditinggalkan dalam kawasan ini sehingga banyak terdapat arca siwa,arca ganeca dan lainnya yang merupakan jejak sejarah yang ditinggal.Candi yang ada di dataran tinggi dieng merupakan perpaduan antara arsitektur india utara dan arsitektur india selatan terutama pada arsitektur bangunan candi Bima arsitektur india utara pada bagian atap candi yang disebut Sirkha dan arsitektur india selatan pada bagian hiasan kudu yakni kepala dewa yang seolah keluar dari bilik jendela .

 

Komplek candi dieng yang berada dikawasan pegunungan dataran tinggi,namun keberadaannya cukup berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat sekitarnya sebagai tempat wisata misalnya kemudian komplek candi ini sering dimanfaatkan sebagai ajang festival budaya dieng sebagaimana yang digelar pada tahun 2012 .Festival budaya dieng telah lama digelar oleh masyarakat dieng dikawasan komplek candi dieng berupa rangkaian prosesi budaya yang menarik aneka pagelaran seni budaya seperti tarian,wayang kulit ,arak-arakan anak gimbal dan upacara prosesi ruwatan pemotongan rambut gimbal dan rangkaian budaya lainnya yang semuanya itu merupakan budaya masyarakat dieng juga bernilai historis yang tinggi.

 

Komplek candi dieng dengan segala keindahannya terutama relief-reliefnya kemudian obyek wisata yang mengelilinginya kawah,pegunungan dieng,persawahan terasiring dan obyek wisata lainnya pada dasarnya merupakan warisan budaya yang bernilai historis serta peradapan yang tinggi.

 

Komplek candi ini yang mempunyai gaya arsitektur yang megah dengan relilef-relief pada seluruh dinding bahkan terdapat perpaduan antara arsitektur india utara maupun selatan terutama pada candi bima sudah seharusnya mendapat pelestarian secara mendasar .

 

Pelestarian terhadap komplek candi yang proporsional serta mendasar dimasa mendatang bisa saja komplek candi dieng menjadi komplek wisata modern tidak kalah dengan obyek wisata di mancanegara mengingat keindahan relief.

Tags

About The Author

Ningsih 29
Pena

Ningsih

seorang penulis yang lagi belajar menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel