Dampak Teknologi Mobile Terhadap Industri Wisata Global Dewasa Ini

4 Jun 2012 16:30 5182 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Saat ini, dunia *travelling* kembali mengalami revolusi. Dengan kehadiran perangkat *smartphone*, saat ini Anda dapat menikmati layanan perjalanan atau wisata yang terintegrasi ke dalam sebuah perangkat komunikasi.

Saat Wright bersaudara menciptakan pesawat terbang untuk yang pertama kali, mereka pasti tidak pernah menyangka bahwa karyanya tersebut sangat mempengaruhi perkembangan industri wisata dunia. Orang-orang yang tersebar di seluruh dunia dan hidup di dalam lingkup teritori sebuah wilayah atau negara semakin memiliki kemudahan untuk mencapai tempat yang sangat jauh dengan cepat. Hingga perkembangan tersebut dengan cepat tersebar dan menjadi konsumsi massa, perkembangan dunia travelling terus berkembang pesat.

Saat ini, dunia travelling kembali mengalami revolusi. Dengan kehadiran perangkat smartphone, saat ini Anda dapat menikmati layanan perjalanan atau wisata yang terintegrasi ke dalam sebuah perangkat komunikasi. Dampak teknologi mobile yang tengah terus menanjak memberikan kemudahan tersendiri bagi para wisatawan dari berbagai belahan bumi. Mereka dapat dengan mudah mengakses banyak informasi, memesan hotel, membuat jadwal perjalanan, dan lainnya langsung dari perangkat mobile.

Jika beberapa dekade yang lalu sepasang suami istri mendirikan sebuah perusahaan panduan perjalanan Lonely Planet dengan produk buku panduan backpacking ke seluruh dunia, saat ini perusahaan serupa tengah berbondong-bondong memasuki tren aplikasi mobile. Pada beberapa tahun yang lalu, dunia online telah mengubah industri jejaring sosial dan beberapa sektor pada industri wisata. Perkembangan tersebut berdampak pada perubahan konsumen saat melakukan pencarian hotel, buku pantuan perjalan, dan proses interaksi sesama pecinta travelling di seluruh dunia. Jika sebelumnya banyak agensi-agensi wisata yang siap melayani berbagai kebutuhan para wisatawan atau penikmat petualangan luar ruangan, saat ini mereka dapat mengatur segala kebutuhannya secara ringkas sendiri.

Dunia teknologi memang telah mengubah cara manusia berpergian. Menurut penelitian yang dilakukan oleh My Destination, ada sekitar 17% pengguna perangkat mobile yang melakukan pencarian informasi perjalanan menggunakan aplikasi mobile ataupun layanan online. Sekitar 12% dari mereka telah mengunduh sebuah aplikasi mobile yang memiliki hubungan dengan perjalanan wisata. Sedangkan ada 3% para pengguna perangkat mobile yang melakukan pemesanan perjalanan wisata mereka langsung dari aplikasi. Hal tersebut menandakan bahwa 3 dari 4 orang aktif menggunakan perangkat mobile mereka saat sedang berpergian. Sedangkan, 45% dari mereka memiliki perangkat yang memungkinkan mereka untuk melakukan browsing internet. Dengan demikian ada dua pertiga orang yang melakukan eksplorasi, belanja, dan memesan perjalanan wisata mereka melalui perangkat mobile.

Dari perkembangan tersebut ada beberapa negara yang telah mencakup teknologi mobile dalam industri travel. India dan China menjadi perwakilan negara Asia yang mengalami pertumbuhan penetrasi penggunaan perangkat mobile. Begitupun dengan Brazil. Sedangkan Amerika Serikat mengalami peningkatan dalam hal jumlah populasi online, penetrasi perangkat mobile, dan juga bisnis travel.

Sementara, Inggris menjadi negera tertinggi dalam angka penetrasi penggunaan teknologi dan perangkat mobile dalam bisnis ini. Dampak tersebut dapat dilihat dari penggunaan perangkat smartphone yang semakin masif digunakan oleh banyak penduduk dunia. Ada sekitar 54% traveler yang memiliki smartphone. Dari jumlah tersebut ada sekitar 75% smartphone yang terkoneksi dengan WiFi gratis di seputaran jaringan bandara penerbangan. Yang mereka cari melalui perangkat tersebut terhitung sekitar 77% mencari informasi mengenai layanan penerbangan. 50% digunakan untuk menghabiskan waktu saat melalui melakukan proses pemeriksaan, 40% untuk mendapatkan informasi keberangkatan, dan 21% untuk mengetahui waktu landing.

Budaya travelling saat inipun telah terkena penetrasi tren check ini yang dibawa banyak aplikasi mobile. Para pengembang aplikasi dan website telah membawa tren tersebut untuk memberikan peluang bagi setiap pengguna perangkat mobile untuk memberitahukan keberadaan mereka. Dari apliaksi travelling tersebut, beberapa nama tengah bertarung menjadi pemimpin industri travelling secara mobile seperti Tripadvisor, easyHet, dan hotels.com. Tripadvisor versi mobile mendapatkan popularitas online-nya di mana publik dapat memberikan ulasan mengenai hotel, restoran, penginapan, dan destinasi wisata yang telah dituju, EasyJet merupakan layanan online yang dapat memberikan proses booking yang cepat yang mengizinkan para penggunanya untuk melakukan pemesanan banyak hal dengan cepat. Sedangkan Hotel.com telah menerima peningkatan sekitar 500% pada bisnis booking hotel melalui perangkat smartphone pada tahun 2011 kemarin.

Selain teknologi mobile, peningkatan minat dan inovasi pun terjadi pada berbagai layanan situs online untuk para traveler. Salah satu contoh adalah AirBnB.com. Layanan online tersebut merupakan layanan yang menghubungkan para pelaku perjalanan wisata untuk mendapatkan informasi penginapan ataupun penyewaan kamar beserta akodami yang dapat disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Banyaknya peningkatan di banyak sektor industri wisata tentunya akan saling mempengaruhi berbagai hal yang berada di dalam lingkaran bisnis tersebut. Ada kemungkinan aplikasi mobile di masa mendatang memiliki fitur yang lebih baik dan sesuai dengan kebutuhan konsumen yang semakin banyak dan cepat.

Indonesia sendiri yang memiliki banyak spot wisata semestinya mampu menarik banyak wisatawan domestik dan luar negeri tentu harus terus berlomba dengan negara lain. Pasalnya semakin tingginya penetrasi perangkat mobile beserta aplikasinya, akan memberikan banyak perbandingan bagi para wisatawan sebelum menentukan tujuan perjalanan mereka. Jika tidak mampu mengikuti tren tersebut, industri wisata Indonesia bisa tertinggal jauh dari negera tetangga yang lain. [MS]

Tags

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel