Rumah kuno yang sudah tidak berpenghuni ataupun sisa-sisa reruntuhan suatu bangunan; kedua jenis tempat tersebut biasanya dipercaya oleh orang-orang sebagai tempat yang angker dan menyeramkan.
Tapi, tidak semua bangunan yang menyeramkan atau angker itu memiliki penampakan yang seperti kita pikirkan.
Terkadang, tempat-tempat tersebut memiliki penampilan yang sekilas terlihat normal-normal saja seperti tempat-tempat pada umumnya.
Contohnya adalah 6 tempat berikut yang secara penampilan terlihat biasa-biasa saja, padahal dibaliknya terdapat hal-hal yang dapat membuat kita kaget, dan berharap tidak pernah menginjakkan kaki ke tempat tersebut.
Â
1. Wahana Pirate of the Carribean di Disneyland
Disneyland mungkin adalah tempat bagi orang-orang yang ingin bersenang-senang atau mencari hiburan ketika menghabiskan waktu luangnya.
Tapi tahukah Anda, menurut mereka yang pernah bekerja di Disneyland, salah satu wahana di tempat rekreasi tersebut ternyata digunakan sebagai tempat menaburkan abu dari orang-orang tercinta yang telah meninggal dunia.
Wahana tersebut adalah wahana Pirate of the Carribean.
Dilansir oleh LA times pada tahun 2007, menurut para bekas karyawan di Disneyland, hal tersebut adalah sebuah hal yang sering terjadi.

Â
2. Rumah Sakit yang pernah merawat dua diktator asal Jerman
Nama rumah sakit tersebut adalah Beelitz Heilstatten. Yaitu sebuah rumah sakit di Jerman yang saat ini menjadi sebuah rumah sakit yang sudah tidak digunakan lagi.
Walaupun ketika dilihat dari luar bangunan bekas rumah sakit ini terlihat seperti bangunan-bangunan tua normal lainnya, rumah sakit ini ternyata memiliki rekaman sejarah kelam pada masa pemerintahan Hitler.
Di rumah sakit inilah Hitler mendapatkan perawatan medis pada matanya hingga ia sehat kembali. Selain itu, di rumah sakit ini jugalah sempat terjadinya serangan gas mustard pada Perang Dunia I.
Yang membuat rumah sakit ini menyeramkan bukanlah itu saja.
Yang membuat rumah sakit ini cukup menyeramkan adalah para staff dari rumah sakit ini yang sepertinya memiliki “hobi†untuk mengoleksi para diktator Jerman.
Seperti setelah beberapa tahun Hitler selesai dirawat di rumah sakit ini, Seorang komunis Jerman Timur bernama Erich Honecker juga dirawat disini.
Sebagai informasinya, Erich Honecker adalah pemimpin dari GDR, dimana ia menjadi orang yang bertanggung jawab atas peristiwa di tembok Berlin dan juga kemunculan Stasi.
Dan walaupun tidak ada bukti yang kuat, kabarnya Kaiser Wilhelm juga pernah dirawat di rumah sakit tersebut.

3. Jalan di Kota New York yang Dibangun di Atas mayat-mayat para budak Afrika
Zaman dulu, perbudakan bukanlah sebuah hal yang jarang terlihat di berbagai belahan dunia. Contohnya saja di New York; ketika kota ini dulu masih dikenal dengan nama “New Amsterdam,†perbudakan di tempat ini merajarela.
Banyak transaksi jual-beli orang Afrika untuk dijadikan budak disini yang kemudian para budak tersebut dipaksa bekerja tanpa henti hingga akhirnya mereka meninggal dunia.
Salah satu tempat dimana mayat-mayat orang Afrika tersebut dikuburkan adalah di Chambers Street, yaitu sebuah jalan di bagian bawah Manhattan. Disitu, setidaknya ada 20,000 tulang-belulang orang-orang Afrika yang dulu pernah menjadi budak.
Fakta ini terkuak ketika pada tahun 1990-an pernah dilakukan penggalian yang dari hasil penggalian tersebut menemukan setidaknya 419 kerangka yang masih terlihat utuh.

Â
4. Kuil di India yang dipenuhi oleh tikus-tikus besar
Sekilas jika dilihat dari luar, sebuah kuil bernama kuil Karni Mata di India sama saja dengan kuil-kuil hindu lainnya yang ada di negara penghasil film Bollywood tersebut.
Namun, kuil yang dibangun pada tahun 1400-an itu ternyata memiliki rahasia yang cukup menakutkan. Yaitu ketika kita masuk ke dalam kuil yang berada di gurun Thar tersebut, kita akan menemukan bahwa tempat tersebut dipenuhi oleh tikus-tikus besar berwarna hitam.
Dikenal sebagai “Little Children†oleh para pemujanya, tikus-tikus tersebut dipercayai mereka sebagai tikus-tikus hasil reinkarnasi dari salah satu dewa di agama Hindu.
Menurut perhitungan kasar, setidaknya ada 20,000 ekor tikus yang menempati kuil tersebut. Walaupun bagi kita orang luar tempat tersebut dianggap sebagai tempat yang menakutkan, para warga lokal sendiri menganggap tikus-tikus tersebut sebagai pembawa keberuntungan.
Tidak jarang banyak orang disana memakan makanan yang pernah dimakan tikus terlebih dahulu. Karena mereka menganggap hal tersebut adalah pembawa keberuntungan.
Mungkin itulah salah satu alasan kenapa India menjadi salah satu negara yang memiliki tingkat kematian tertinggi akibat penyakit rabies.

5. Ladang pembunuhan di sebuah Hotel di Sri Lanka
Dilihat dari luar, hotel Lagoon’s Edge di Sri Lanka sekilas terlihat normal, sama dengan hotel-hotel bertema negara tropis lainnya.
Namun, jika dilihat lagi sejarahnya, situs tempat hotel tersebut saat ini berdiri ternyata memiliki sejarah yang menyeramkan dimana pada masa-masa ramainya perang sipil di negara tersebut.
Situs tempat berdirinya hotel Lagoon’s Edge dikenal sebagai “killing fields.†Disebut demikian karena di tempat tersebutlah benteng pertahanan terakhir dari sebuah organisasi gerilya bernama Tamil Tigers berada.
Ketika perang sipil tersebut terjadi, setidaknya ada 40,000 orang tewas dimana kebanyakan dari mereka adalah warga sipil yang dijadikan tameng manusia oleh para anggota organisasi Tamil Tigers ketika bertahan dari serangan.
Yang lebih mengagetkan dari apa yang terjadi setelah perang sipil pada tahun 2009 tersebut adalah seberapa cepat hotel ini dibangun, yakni pada tahun 2012.

Â
6. Sebuah tempat piknik di London yang dibangun di atas kuburan massal yang menyeramkan
Jika Anda suatu saat punya kesempatan untuk berlibur ke London, mungkin salah satu tempat tujuan Anda disana adalah lokasi-lokasi piknik yang sering digunakan warga lokal untuk relaksasi.
Namun apakah tempat-tempat tersebut dulunya adalah tempat biasa?
Jawabannya adalah “tidak semuanya.â€
Berdasarkan sebuah penelitian pada tahun 2014 di London, belasan tempat piknik modern di London dibangun di atas kuburan massal yang umurnya sudah ratusan tahun.
Seperti kebanyakan negara-negara di Eropa, London juga pernah terserang dengan wabah yang bernama “Black Death†dimana 15 persen dari total populasi kota tersebut meninggal dunia.
Dengan banyaknya jasad akibat wabah tersebut, pihak yang berwenang pada waktu itu melakukan sebuah hal yang rasional, yaitu dengan menguburkan jasad-jasad tersebut di dalam sebuah kuburan besar.
Taman-taman yang diketahui sebagai bekas tempat pemakaman massal tersebut antara lain, Green Park, Shephard’s Bush Green, Goldlen Square dan masih banyak lagi.

Â
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.