article

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?

Sumber gambar : wikipedia

 

ads

Si(apa) penyebab macet di kota-kota besar di Indonesia? Pertanyaan ini cukup menggangu saya. Maklum, saya kebetulan tinggal di kota besar di Indonesia  (Bandung). Dan saya juga sesekali ke ibukota.  Saya memaklumi kemacetan di Jakarta. Karena sekaragn atau 10 tahun lalu, kemacetan menjadi hal yang lumrah dengan melekat dengan Jakarta.

Berbeda dengan Bandung. Sekitar sepuluh atua belasan tahun lalu, Bandung adalah kota indah. Jarang macet. Kalaupun macet hanya di jam-jam tertentu dan tidak memakan waktu lama.

Tapi lain cerita dengan sekarang.  Terbukanya jalan tol yang menghubungakan Bandung dan Jakarta membuat banyak kendaraan lalu lalang di kota Bandung, terutama pada akhir pekan.  Jalanan di akhir pekan membuat Bandung “sesak”. Dimana-mana macet, apalagi kalau long weekend.

Belakangan, bukan cuman  cuman di akhir pekan. Pada hari-hari biasa juga Bandung sering macet. Untungnya, sang walikota, Ridwan Kamil punya banyak solusi untuk mengatasi hal ini. Tenang, beliau tidak hanya mengurus taman ko.

Lalu, bagaimana di kota  besar lain?  Saya tidak tahu datanya, tapi yang pasti kemacetan akan selalu ada di kota besar. Terlebih Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia sudah macet luar biasa. Bahkan, ada yang mempekirakan jika puluhan atau bahkan pada 2020, Jakarta akan macet total. Artinya, semu jalanan di kota Jakarta akan dipenuhi dengan kendaraan yang tak bisa bergerak.


Gambarannya barangkali seperti gambar  yang saya ambil dari situs Otosia berikut ini.

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?qr3rq

 

Pertanyaan kemudian, mengapa macet menjadi bagian yagn tak terpisahkan dari kota besar, termasuk Jakarta? Banyak faktor sebenarnya, tetapi yang paling banyak  berpengaruh adalah soal banyaknya orang menggunakan kendaraan pribadi. Kendaraan pribadi dalam hal ini adalah sepeda motor dan mobil pribadi.

Namun, jika kita Tanya pada pengemudi kendaraan pribadi tersebut, umumnya mereka akan beranggapan kalau kemacetan diakibatkan oleh angkutan umum yang tak tertib. 

Karena itu, rasanya cukup menarik untuk menelisik semua jenis kendaraan. Benarkah, kendaraan-kendaraan itu memicu kemacetan?

 

Sepeda Motor

Sepeda motor bisa dibilang sebagai ‘tertuduh paling dominan’ sebgai faktor kemacetan kota besar. Lihat saja, setiap tahun,  banyak orang memakai kendaraan bermotor.  Berdasarkan  ucapan Kepala Bidang Manajemen Operasional dan Rekayasa Korlantas Mabes Polri Kombes Pol Unggul di Otosia, menyatakan bahwa jumlah kendaraan motor  Indonesia adalah 97 juta unit.

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?qr3rq

Sumber gambar : dokumentasi pribadi

 

Pernyataan tersebut diucapkan pada Juli 2015. Bisa jadi saat artikel ini dibuat (Februari 2016), jumlah sepeda motor sudah mencapai 100 juta unit atau lebih.  Perkiraan data ini berdasar pda pertumbuhan kendaraan bermotor yang tiap tahun tumbuh sampai 12 %.

Pertumbuhan sepeda motor ini juga dipengaruh oleh faktor semakin murahnya harga motor. Maklum, belakangan, sepeda motor bisa dibawa pulang dengan hanya uang dibawah Rp 1 juta saja.  Tentu itu hanya uang muka karena yang membawa pulang sepeda motor dengan harga tersebut harus membayar ciiclan tiap bulan.

Sebenarnya, tidak masalah untuk kredit motor. Tetapi karena kemudahan kredit motor, satu rumah bisa memiliki lebih dari satu motor. Dan semuanya adalah kreditan dengan nama yang berbeda.

Pilihan kredit untuk sepeda motor ini dianggap lebih murah jika dibandingkan harus mengeluarkan ongkos tiap bulannya. Banyak pekerja yang memilih cara ini. Istilahnya, biarlah kredit yang penting ongkos perbulan bisa lebih irit.

Karena hal-hal tersebut, di jalanan banyak sekali motor berseliweran. Adayang mematuhi rambu lalu-lintas, ada yang ugal-ugalan, dan ada yang melanggar peraturan. Contohnya, memaksa menggunakan trotoar (yang notabene untuk pejalan kaki) agar sampai di tujuan. Ada juga  pengendara motor yang memaksa menggunakan arus berlawanan. Nah, pembaca ada yang pernah melakukannya? Jujur saja. Hehehe.

Apa yang dilakukan oleh pengendara sepeda motor tersebutlah yang kemudian memicu macetnya jalan raya. Apalagi, para pengendara sepeda motor sering buru-buru dan tidak sedikit yang merasa berkuasa dengan menerobos lampu merah.

 

Lanjut halaman berikutnya...

 
 

Mobil Pribadi

Mobil pribadi juga sering dianggap sebagai ‘biang keladi” kemacetan di kota besar. Apalagi, banyak orang, para eksekutif, profesional, dan para pejabat menggunakan mobil pribadi kemana-mana.

Alasan banyak orang menggunakan mobil pribadi karena lebih nyaman. Bisa terhindar dari panas menyengat dan hujan deras. Sebenarnya, di Ibu Kota Jakarta, sudah ada alternatif kendaraan umum massal, semisal Transjakarta dan Commuter Line. Tapi, tetap saja banyak orang yang menggunakan mobil pribadi.

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?qr3rq

Sumber gambar : dokumentasi pribadi

 

Pertumbuhan mobil pribadi juga cukup pesat. Pertumbuhan  mobil pribadi ini sayangnya tidak berbanding lurus dengan peningkatan infrastruktur jalan. Padaha, tiap tahun, pertumbuhan penggunaan mobil pribadi cukup meningkat meski kadang stagnan.

Pembeli mobil pribadi biasanya orang yang sudah ada di kelas menengah ke atas. Pembeli baru biasanya muncul dari orang yang baru bekerja dengan gaji besar. Kalaupun gajinya  nilainya menengah, biasanya mereka memilih untuk mencicil mobil. Apalagi, banyak harga mobil yang murah dan bisa dicicil dengan mudah.

Jika fenomena ini terus berlanjut, tentunya jalanan akan semakin sesak oleh mobil pribadi. Tak ayal, banyak juga para pengguna jalan lain yang menyalahkan kehadiran mobil sebagai faktor kemacetan terbesar di jalan. Mobil tak sekecil sepeda motor yang lebih leluasa bergerak. Jika dalam kemacetan, mobil susah untuk keluar jalur.

 

Angkutan Umum

Saya sering mendengar  celotehan dari pengendara motor maupun mobil. Mereka sering menyalahkan angkutan umum sebagai penyebab macet di jalan. Tidak jarang, mereka menggerutu karena tingkah supir angkutan umum di jalan raya.

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?qr3rq

Sumber gambar : dokumentasi pribadi

 

Yang paling banyak diserang biasanya, angkutan umum angkot. Maklum, angkot ini harus memiliki banyak penumpang. Tujuannya, agar sang supir bisa kejar target setoran tiap harinya.

Banyak kan ditemukan tingkah laku supir angkot yang berhenti dimana saja, memutar arah dimana saja, dan kadang mereka sering membuat pengguna kendaraan lain menjadi tanggung.  Hal-hal itulah yang kadang membuat jalanan menjadi macet.

Tidak semua memang, tapi banyak supir angkot yang bertingkah demikian. Apalagi jika mereka dipengaruhi oleh minuman keras. Tidak sedikit bukan, kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kesalahan supirnya. Memang sih mobil pribadi dan sepeda motor juga banyak yang mengalami kecelakaan.  Semuanya karena faktor tidak hati-hati di jalan.

Lanjut halaman berikutnya...

 

Pedagang Kaki Lima

Kalau yang satu ini bukan kendaraan atau orang yang terlibat mengendari kendaraan, tetapi profesi penjual. Yah, itulah mereka pedagang kaki lima atau PKL. Mereka juga bisa saya katakan sebagai salah satu penyebab kemacetan.

Banyak kan di beberapa jalan ramai, yang tadinya sepi PKL kemudian karena ada satu atau dua orang yang jualan jadi banyakyang datang.  Keriuhan PKL di pinggir jalan inilah yang menyebabkan jalanan bisa menjadi macet.

Meski di beberapa jalan di kota besar sudah ada penertiban, masih banyak jalanan lain yang masih dihuni PKL.  Ditertibkan atau pindah pun, kadang tidak mau. Alasannya karena banyak orang yang membeli di jalan tersebut.

Si(Apa) Penyebab Macet di Kota-kota Besar?qr3rq

Sumber gambar : wikipedia

 

Kesimpulan

Dari ulasan yang saya paparkan, dapat kita ketahui bahwa, semua orang yang terlibat di jalanan adalah penyebab kemacetan. Saya pikir kita tidak bisa menyalahkan salah satu kendaraan atau pengendaranya.  Yang perlu diperhatikan adalah tentang para pelaku jalan tersebut yang harus taat aturan.

Contohnya, pengendara sepeda motor yang tidak memaksa mengambil jalur berlawanan. Pemiliki mobil pribadi yang taat rambu lalu lintas dan supir angkut yang tidak berhenti dimana saja. Tidak ketinggalan, para pedagang kaki lima haruslah tertib dan taat untuk berjualan di tempat yang tidak dilarang.

Oh yah, sebagai penutup, saya mohon komentarnya dari pembaca. Kira-kira menurut pembaca, apa atau siapa yang paling dominan membuat jalanan di kota-kota besar menjadi macet? Silakan tulis di komentar yah.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads