Mari Mengenal Masakan Khas Nusantara Yang Melegendaris Di Indonesia, Sate

8 Nov 2021 10:26 148 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Mari mengenal masakan khas Nusantara yang melegendaris di Indonesia : sate

Makanan yang satu ini pertama kali ditemukan melalui para pedagang makanan kaki lima di pinggir-pinggir jalan raya di daerah Jawa yaitu sekitar abad ke-19. Sejak saat itu sate mulai terkenal ke seluruh pelosok Nusantara hingga ke berbagai negara termasuk negara-negara di Timur Tengah dan Asia Tenggara. Sate terbuat dari berbagai bahan dasar seperti daging ayam, sapi, kambing, kelinci, ikan bahkan sayur dan buah-buahan segar. Akan terasa lebih nikmat jika sate disajikan bersama dengan saos yaitu saos kacang, saos kecap yang diberi tambahan irisan bawang merah, cabe, tomat dan perasan air jeruk limo atau saos manis untuk sate buah. Sate diolah dengan cara dibakar di atas pemanggangan di kompor atau di atas bara arang. Rasanya beraroma sedap dan gurih.

Masing-masing daerah di Indonesia mempunyai sate khas daerah mereka dimana ketika anda sedang melakukan perjalanan ke suatu daerah maka pada saat itulah anda akan menemukan sate dengan rasa dan bahan baku yang berbeda-beda. Sate disusun dari potongan kecil daging dalam tusukan kayu/bambu/besi. Ada juga ditemukan sate dengan bentuk unik misalnya sate lilit khas Bali yang bentuknya seperti gumpalan adonan di dalam tusukan dari batang tebu atau batang serai. Rasa sate jenis ini tak kalah enak dengan sate-sate daging biasa.

Di bawah ini kami berikan serba-serbi tentang sate yang ada di Indonesia, silahkan menyimaknya.

1/ Sate Padang

Sate padang merupakan salah satu makanan tradisional dari daerah Padang dan sekitarnya di Sumatera Barat yang terbuat dari bahan jeroan sapi atau kambing yang diolah dengan cara direbus dengan bumbu khusus lalu dipanggang. Ciri utama dari sate ini adalah siraman saos kuah kuning kental yang terbuat dari bahan utama yaitu tepung beras dicampur dengan kaldu daging dan jeroan, kunyit, jahe, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jintan putih, bubuk kari, penyedap rasa dan garam. Biasanya sate ini disantap bersama dengan ketupat dan kerupuk udang balado pedas,

Di daerahnya, sate ini memiliki dua jenis yaitu sate padang pariaman dan sate padang panjang, dimana yang membedakannya adalah rasa saos bumbu kuning sebagai siraman sate.

2/ Sate Ponorogo

Jenis sate yang kedua adalah berasal dari kota Ponorogo di Jawa Timur. Sate ini terbuat dari bahan utama yaitu potongan daging ayam yang terlebih dahulu direndam dalam bumbu kecap lalu dipanggang dan disajikan dengan siraman bumbu kacang dan sambal pedas dengan irisan bawang merah dan cabai rawit serta perasan jeruk nipis. Yang membuat sate ponorogo tampil unik adalah pada setiap tusuk sate hanya terdapat satu potong daging ayam yang diiris memanjang. Berbeda dengan jenis sate yang lainnya yaitu terdapat 4 sampai dengan 5 potong daging dalam satu tusuk sate.

Sebelum melalui proses pemanggangan yang terbuat dari tanah liat diberi lubang pada satu sisinya untuk mengipasi arang, daging ayam direndam terlebih dahulu dalam kecap manis berbumbu spesial yang dikenal dengan istilah dibacem agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging sate. Setelah matang disajikan dengan lontong. Rasanya mantap.

3/ Sate Tegal

Sate tegal berasal dari daerah Tegal yang sejak dahulu terkenal dengan sate dari daging kambing muda yaitu kira-kira berumur di bawah lima bulan. Julukan sate tegal sangat populer di sini yaitu dengan istilah lain sate balibul atau sate baru lima bulan dimana sate akan dipanggang dalam satuan kodi yang berisikan dua puluh tusuk daging dimana masing-masing tusuk terdapat dua potongan daging, satu potongan lemak dan satu lagi potongan daging. Selanjutnya sate dipanggang di atas bara arang hingga setengah matang atau matang sekali seperti garing dan kering. Ini semua tergantung para pembeli, minta satenya dipanggang setengah matang atau garing kering. Jika anda tidak suka ada lemak maka potongan lemak akan digantikan dengan hati, jantung atau ginjal kambing.

Bahan-bahan sate tidak dibumbui secara langsung sebelum dipanggang namun tetap menghasilkan rasa gurih karena baluran kecap manis yang sebelumnya diencerkan dengan sedikit air panas ditambah dengan irisan cabai, bawang merah, tomat hijau dan penyajiannya adalah ditemani dengan nasi putih ditaburi bawang goreng. Rasanya manis-manis segar dari daging muda kambing memberikan sensasi berbeda makan sate yang membuat lidah ketagihan.

4/ Sate Ambal

Sate ambal adalah jenis sate keempat di Indonesia yang berasal dari daerah Ambal, Kebumen di Jawa Tengah yang berbahan dasar dari daging ayam kampung. Daging ayam dipotng-potong terlebih dahulu untuk selanjutnya direndam dalam bumbu selama sekitar dua jam agar bumbu benar-benar meresap ke dalam serat daging. Sate ini memiliki keunikan tersendiri yaitu bumbu untuk bahan saos bukan berasal dari kacang melainkan dari tempe tumbuk yang dicampur dengan cabe dan rempah-rempah yang lainnya. Biasa dimakan dengan ketupat.

5/ Sate Blora

Jenis sate yang kelima adalah sate blora yang berasal dari daerah Blora yang terbuat dari bahan utama yaitu daging ayam dicampur dengan kulit ayam dalam potongan lebih kecil dari jenis sate yang lainnya. Sate blora disantap dengan siraman bumbu kacang dan ditemani sepiring nasi putih hangat dan semangkok sup berkuah santan seperti gulai kambing.

6/ Sate Banjar

Sate yang keenam adalah sate banjar yang sangat populer di kota Banjarmasin di Kalimantan Selatan yang terbuat dari fillet ayam bagian paha saja. Fillet ayam sebelum dipanggang dilumuri dengan bumbu khusus dan penyajiannya adalah dengan ditemani siraman bumbu pecel dan potongan ketupat.

7/ Sate Makassar 

Sate Makassar berasal dari kota Makassar di Sulawesi Selatan yang terbuat dari bahan utama yaitu jeroan sapi atau jeroan kambing yang diberi bumbu berupa saos yang terbuat dari bahan dasar buah belimbing segar. Jadi cita rasa yang tercipta dari saosnya adalah segar yaitu asam dan sangat pedas. Berbeda dengan jenis sate yang lainnya, sate Makassar dihidangkan tanpa bumbu. Setelah dibakar barulah disajikan dengan saosnya.

8/ Sate Buntel

Jalan-jalan ke kota Solo wajib mampir ke kedai penjual sate buntel khas kota Solo atau Surakarta di Jawa Tengah yang terbuat dari cincangan daging sapi atau kambing yaitu yang dipilih adalah bagian perut atau iga saja. Daging selanjutnya dibungkus dengan lemak atau selaput membran daging dan dililitkan membungkus tusukan sate dari bambu. Sate ini memiliki ukuran potongan yang cukup besar mirip dengan sate yang dibuat di daerah Timur Tengah. Setelah dipanggang di atas bara arang, sate ini selanjutnya dipisahkan dari tusuknya lalu diiris-iris sesuai dengan selera dan disajikan dengan kecap manis dan taburan merica. Sekilas penampilan menyerupai kebab.

9/ Sate Madura

Sate madura adalah salah satu jenis sate yang sangat terkenal di daerah Madura, Jawa Timur. Merupakan jenis sate kesembilan terpopuler di Indonesia yang terbuat dari bahan utama yaitu daging ayam atau daging kambing berbumbu saos kacang manis yang terbuat dari bahan-bahan seperti bawang putih, bawang merah goreng, kacang tanah goreng yang dihaluskan, kemiri, penyedap rasa dan garam. Untuk sate ayam pada umumnya dihidangkan dengan bumbu kacang sedangkan sate kambing disajikan dengan kecap manis ditambah irisan bawang merah, tomat dan cabe rawit.

Sate madura pas disantap bersama dengan nasi putih, lontong atau ketupat. Bisa ditambahkan acar mentimun, wortel, bawang merah dan cabe rawit segar. Paling mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesua yaitu warung-warung pinggir jalan.

10/ Sate Lilit

Jenis sate yang kesepuluh adalah sate lilit khas pulau Bali. Terbuat dari bahan utama yaitu daging cincang bisa dari daging sapi, ayam, ikan, babi, bebek atau penyu/kura-kura. Potongan daging dicincang kasar yang nantinya akan dicampur dengan kelapa parut, santan kental, jeruk nipis, bawang merah dan merica. Untuk selanjutnya dibungkus dengan cara dililit dengan menggunakan tusukan bambu pipih atau batang tebu dan batang serai kemudian dipanggang di atas bara arang. Rasanya berbeda dengan sate daging biasa yaitu seperti perkedel daging kelapa tetapi tetap lezat.

11/ Sate Pusut 

Sate pusut adalah salah satu masakan tradisional khas daerah Lombok yang terbuat dari bahan utama yaitu campuran daging cincang seperti daging sapi, ayam atau ikan laut. Sama dengan proses pembuatan sate lilit khas pulau Dewata di Bali hanya saja tanpa santan, cincangan daging ini nantinya akan dicampur dengan kelapa parut dan bumbu-bumbu lainnya. Campuran adonan selanjutnya dililitkan membungkus tusukan sate lalu dipanggang dengan bara arang.

12/ Sate Maranggi

Sate maranggi adalah salah satu jenis sate yang terakhir dijumpai di Indonesia yaitu berasal dari daerah Sunda yang terpusat di wilayah Purwakarta, Cianjur dan Bandung di Jawa Barat. Sate ini terbuat dari bahan utama yaitu daging ayam, sapi dan kambing. Bumbu sate dibuat dari rempah-rempah khas Nusantara seperti pucuk bunga kecombrang dicampur dengan tepung ketan. Kecombrang di sini akan memberikan aroma wangi yang bisa merangsang perut menjadi mudah lapar. Sate dihidangkan dengan ketan/jadah. Rasanya segar dan sangat pedas.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat mengenai artikel dengan judul “ Mari Mengenal Masakan Khas Nusantara Yang Melegendaris Di Indonesia : Sate ”. Semoga memberikan informasi bermanfaat bagi para pembaca.

 

Tags Kuliner

About The Author

Utamii 39
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel