Apa itu Margin Trading, Apa Saja Tips Sebelum Memulai?

30 Dec 2019 17:35 390 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Margin trading adalah sebuah investasi yang memiliki tingkat risiko dan rewards yang proporsional. Ketahui risiko dan keuntungan sebelum margin trading di pasar forex maupun pasar lainnya.

Sebuah margin account menawarkan kesempatan kepada investor untuk mengambil peluang keuntungan dari pasar dengan cara peminjaman uang dari broker kepada investor untuk membeli forex yang mungkin tidak mampu mereka beli dengan modal mereka sendiri.

Margin trading adalah sebuah investasi yang memiliki tingkat risiko dan rewards yang proporsional. Ketahui risiko dan keuntungan sebelum margin trading di pasar forex maupun pasar lainnya.

Sebuah margin account menawarkan kesempatan kepada investor untuk mengambil peluang keuntungan dari pasar dengan cara peminjaman uang dari broker kepada investor untuk membeli forex yang mungkin tidak mampu mereka beli dengan modal mereka sendiri.

 

Apa itu Margin Account?

Margin account adalah akun dari broker dimana broker meminjamkan uang kepada klien atau investor untuk membeli saham, obligasi atau produk investasi lain. Aset akun klien digunakan sebagai jaminan. Margin account membantu investor untuk mendapat kemampuan modal yang lebih besar ketika berinvestasi.

Ketika investasi yang dilakukan klien dengan menggunakan margin account menghasilkan profit, klien dapat melunasi pinjaman uang dari broker serta memperoleh sisanya sebagai laba atau profit untuk mereka sendiri. Namun apabila investasi tersebut tidak menghasilkan profit, klien tetap harus melunasi pinjaman uang dari broker tersebut. 

 

Contoh Transaksi dengan Margin Account

Misalnya Anda membeli saham XYZ seharga $100 per lembar menggunakan uang milik Anda sendiri, kemudian harga saham itu melonjak hingga $150 per lembar. Setelah itu Anda menjual saham tersebut dan mendapat laba 50% atau $50 setelah dikurangi modal. 

Bila Anda menggunakan margin account untuk skenario yang sama seperti di atas, misalkan Anda hanya memiliki modal $50 untuk membeli saham XYZ, oleh karena itu Anda menggunakan margin account untuk tambahan modal sebesar $50 sehingga Anda bisa membeli saham tersebut. Setelah itu Anda menjual saham tersebut di harga $150. Anda bisa mendapatkan laba setelah dikurangi modal Anda dan pelunasan pinjaman modal kepada broker ditambah bunga.

Tetapi bagaimana jika harga saham saham XYZ justru turun? Bila menggunakan margin account, Anda akan kehilangan modal investasi awal Anda dan masih harus membayar hutang bunga pinjaman.

Jika harga saham tersebut turun tajam (biasanya ketika harga di pasar secara keseluruhan juga turun), broker memiliki hak untuk mengeluarkan persyaratan margin call. Investor diharuskan menyediakan uang tunai atau ekuitas yang cukup untuk membayar pinjaman margin. Jika investor tidak memiliki uang tunai atau ekuitas yang dibutuhkan, broker berhak menjual saham yang dibeli investor tersebut tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Lima Risiko yang Terkait dengan Margin Account

Meskipun margin account memberi Anda kesempatan untuk meraih keuntungan yang lebih besar, investor perlu sepenuhnya memahami risiko yang terkait dengan margin trading:

 

1. Kerugian finansial

Apabila menggunakan margin trading, selalu ada kemungkinan untuk kehilangan lebih banyak dari ekuitas aktual Anda.

 

2. Persyaratan margin call

Rekening margin berada dalam posisi yang tidak stabil ketika terjadi penurunan harga pasar. Broker dapat meminta pemegang rekening margin untuk menambah uang tunai atau ekuitas untuk menutup potensi kerugian investasi.

 

3. Terpaksa menjual

Selain itu, untuk mengkompensasi potensi kerugian akun, klien mungkin harus menjual ekuitas untuk menutup kerugian investasi yang terjadi di akun mereka.

 

4. Tidak ada pilihan

Ketika broker memutuskan untuk menjual sekuritas di akun Anda untuk menebus kerugiannya, broker akan memutuskan saham mana yang akan dijual dan Anda tidak memiliki wewenang dalam keputusan tersebut.

 

5. Perubahan persyaratan kapan pun

Menurut aturan industri investasi, tidak seluruh klien di margin account memiliki leverage setinggi yang mereka bisa dapatkan. Selain itu, jika broker memberitahukan margin call dalam jangka waktu pendek, Anda mungkin tidak mempunyai waktu yang cukup untuk mengumpulkan dana yang diperlukan.

 

Kiat Menggunakan Margin Account

Pemahaman yang mendalam terhadap risiko adalah cara terbaik untuk melindungi diri Anda saat menggunakan margin account. Berikut adalah beberapa tips dan strategi yang dapat Anda gunakan untuk memaksimalkan margin account Anda dan melindungi diri Anda dari risiko yang ada:

 

1. Konsultasi dengan broker

Silakan berkonsultasi dengan broker mengenai kelayakan Anda di margin trading. Broker perlu mengetahui profil risiko investasi Anda dan riwayat perdagangan Anda.

 

2. Lihat detail kontrak

Ketika Anda memilih untuk menggunakan margin account, broker Anda akan mengeluarkan kontrak untuk memperjelas ketentuan perjanjian. Jika Anda bingung, Anda dapat menggunakan jasa pengacara untuk menjelaskan isi kontrak tersebut kepada Anda. Ini mungkin memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi ini mungkin merupakan asuransi terbaik dari kesalahan membaca kontrak yang dapat menimbulkan kerugian bagi Anda di masa depan.

 

3. Pahami semua aturan

Di dalam kontrak margin account Anda terdapat kewajiban yang harus Anda patuhi, seperti setoran minimum ke rekening margin. Selain itu, beberapa broker mungkin meminta Anda untuk menyetor dana sejumlah lebih dari 50% dari jumlah pinjaman. Sebelum menandatangani kontrak, pastikan Anda ketahui seluruh kewajiban Anda.

 

4. Pemberitahuan margin call harus realistis

Pemberitahuan margin call dapat terjadi lebih sering daripada yang Anda inginkan. Karena itu, Anda dapat memeriksa dengan broker Anda dan meminta persyaratan khusus untuk margin call. Perlu diketahui juga bahwa jika Anda tidak dapat memenuhi persyaratan margin call, broker Anda dapat menjual sekuritas di akun Anda untuk menutup segala kerugian di margin trading, dan bahkan mereka tidak diharuskan untuk memberitahu Anda sebelumnya.

 

5. Kurangi potensi risiko Anda

Pertimbangkan margin trading sebagai strategi jangka pendek sehingga Anda dapat menggunakan margin account dengan hati-hati. Selain itu, rencanakan tingkat kemampuan toleransi risiko Anda. Selain itu, perlu mempersiapkan dana  apabila terjadi margin call.

 

Margin Trading adalah Bisnis Serius

Tidak diragukan lagi bahwa margin trading adalah bisnis yang serius dan Anda harus berhati-hati saat menggunakan margin trading.

Mulai konsultasi dengan broker dan tanya teman, keluarga atau siapa pun yang Anda kenal yang memiliki pengalaman di margin trading sebelum membuat keputusan untuk masuk ke pasar forex dengan menggunakan margin account.

Disclaimer:

Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

 
Tags

About The Author

HSB 13
Novice

HSB

Memberikan edukasi tentang trading yang baik dan benar

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel