Cara Konfigurasi ke Database dengan Codeigniter

22 Jul 2019 10:19 497 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Langkah-langkahya cukup mudah kok!

 

Codeigniter mendukung banyak jenis database misalnya MySQL, PostGre SQL, Oracle, dan lain-lain. Adanya dukungan database dari Codeigniter tidak luput dari  penyediaan beberapa driver database yang  juga sekaligus  memiliki fungsi keamanan, caching dan active record atau cara memproses sebuah query pada codeigniter yang berfungsi untuk menghubungkan script yang kita buat dengan database.

 

Koneksi ke database 

Codeigniter memiliki sebuah file konfigurasi yang memungkinkan anda untuk menyimpan konfigurasi untuk melakukan koneksi  ke dalam database(username,password,nama database,dan lain-lain) .   File konfigurasi ini terletak di folder application/config/database.php. Pengaturan database di simpan dalam bentuk array multi-dimensi dengan prototipe seperti berikut ini:   Kita cukup mengisi 3 fungsi dalam konfigurasi di sini agar file kita terkoneksi ke dalam database. Pertama kita mengisi fungsi dalam hostname dengan localhost,Maksudnya di sini kita mengisi localhost di hostname karena kita masih menggunakan server local apabila kita akan menghosting database kita ke browser maka dalam hostname juga tidak akan localhost.    Kedua,  kita mengisi username kita dengan root karena jika kita menggunakan web server XAMPP root nya web server tersebut bername root.   Ketiga, kita mengisi fungsi database dengan nama database yang akan kita akses yang akan kita pakai jadi nanti file ini akan terkoneksi langsung dengan database yang anda pilih.    Terakhir jika kita tidak mengisi apa-apa di dalam password. Karena pada saat saya  masuk ke dalam XAMPP saya tidak mengisi password apapun, kecuali jika saat anda masuk ke dalam phpmyadmin (saat ingin mengakses database) anda di minta untuk memasukan password maka masukkan password tersebut ke dalam fungsi password yang ada dalam konfigurasi file ini.   Kita dapat memiliki beberapa konfigurasi database. Alasan kita menggunakan array multi-dimensi adalah agar memungkinkan anda secara opsional menyimpan beberapa set nilai-nilai koneksi.   Misalnya kalian menjalaankan aplikasi di beberapa kondisi lingkungan/environtment (development,production,testing,dll) . Di bawah  satu instalasi, maka kalian dapat mengatur  kelompok konfigurasi untuk masing-masing environtment.   Sebagai contoh, anda sedang menjalankan aplikasi  environtment test maka anda tinggal menambahkan konfigurasi  berikut ini dan mengubah default konfigurasinya (me-reset $active_group="test") menjadi  test   Untuk connect ke database selain yang tadi saya sudah jelaskan di atas ada beberapa cara yang perlu kita  tambahkan di antaranya:  
  • Menambahkan Database Library Sebagai Autoload Library
Untuk Connect ke database kalian bisa menambahkan library  database sebagai autoload library nya di file application/config/autoload.php.   Cara ini sangat sederhana , cukup menambahkan kata "database" ke dalam autoload library sehingga jika lebih jelasnya menjadi:   $autoload['libraries'] = array("database");   Ketika menambahkan autoload pastikan  bahwa database sudah terkonfigurasi dengan benar untuk menghindari adanya kesalahan.  
  • Mengaktifkan Manual Dari Library Database
Jika hanya ada beberapa halaman website yang memerlukan konektivitas database, maka untuk optimalisasi lakukan koneksi ke database secara manual, cukup menambahkan satu buat baris kode di bawah ini pada tiap fungsi tempat  yang membutuhkan koneksi ke database atau dalam konstruktor kelas anda untuk membuat database yang tersedia secara global di kelas.   Contoh penulisan source kodenya:   $this->load->database();   Jika fungsi di atas tidak berisi informasi apapun di parameter pertama akan menyambung ke group konfigurasi yang aktif. Untuk memilih kelompok tertentu dari file konfigurasi, anda dapat melakukan  seperti pada contoh berikut. Hal  ini berguna pada saat menggunakan aplikasi yang memiliki 2 database.   $this->load->database('Grup_name');     Grup_name adalah nama grup konfigurasi dari file konfigurasi anda. Untuk menghubungkan secara manual ke database yang diinginkan, Kalian dapat menambahkan sebuah nilai  array sebagai berikut:   Atau anda bisa mengirimkan nilai-nilai database sebagai data source name. DSN harus memiliki prototipe seperti ini:   $dsn='dbdriver ://username:password@hostname/database'; $this->load->database($dsn);  
  • Mengaktifkan Manual dari Model
Selain kedua cara di atas anda juga dapat menngaktifkan database pada saat loading model. Caranya adalah dengan merubah TRUE pada parameter ketiga load model.   Contoh: $this->load->model('nama_model',' ',TRUE);   Selain itu  juga anda juga bisa menggunakan konfigurasi tertentu untuk sebuah model.   Contoh: $manual_config['hostname']  = 'localhost'; $manual_config['username']  = 'root'; $manual_config['password']  = ''; $manual_config['database']   = 'nama database'; $manual_config['dbdriver']    = 'mysqli'; $manual_config['dbprefix']    = ''; $manual_config['pconnect']   =  FALSE; $manual_config['db_debug']  = TRUE; $this->load->model('Nama_Model','',$manual_config);    
Tags

About The Author

Rafi johari 24
Pensil

Rafi johari

Programmer yang baik menggunakan otaknya, tapi kerangka kerja yang baik menghemat waktu untuk berpikir

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel