Perang sistem operasi handphone paling mutahir kembali memanas di awal tahun 2013 ini. Research in Motion (RIM) salah satunya yang siap menghadirkan BlackBerry 10. seperti diketahui, sistem operasi paling update dari BlackBerry ini berulang kali mengalami penundaan. Bahkan, OS BlackBerry 10 disinyalir bakal mati sebelum berkembang. Andrew McLeod, Managing Director RIM, mencoba merendam sentimen negatif terhadap kehadiran BlackBerry 10. Ia menegaskan bahwa respon terhadap BlackBerry 10 sejauh ini sangat positif. Menurutnya, sistem operasi yang sedang diuji coba sekitar 50 operator di seluruh dunia ini juga mendapat tanggapan memuaskan dari analis. Sistem operasi yang tengah memasuki masa uji coba ini sendiri kemungkinan meluncur pada kuartal pertama tahun depan. Menurut MacLeod, kehadiran BlackBerry 10 akan mendapat animo baik di pasaran berkat fitur-fitur unggulan yang dibenamkan di dalamnya.
Kebalikan dari MacLoed, analis James Faucette dari Pacific Crest Securities menilai bahwa kehadiran BlackBerry 10 akan sulit menggoyahkan posisi iOS milik Apple dan Android-nya Google. Menurutnya, user interface baru, kurang teknologi kompatibel dan pilihan aplikasi yang kurang menarik membuatnya sulit menjaring konsumen. Lebih dari itu, langkah RIM terbilang lambat jika melihat sepak terjang para pesaingnya yang terus menggeber sistem oprasi terbaru supaya dinikmati lebih cepat oleh konsumen. Windows Phone 8 misalnya sudah dirilis secara resmi pada penghujung Oktober lalu.
Microsoft mengklaim telah menciptakan kembali smartphone yang baru dengan kehadiran Windows Phone 8. beberapa vendor sudah memproduksi perangkat berbasis OS ini semisal HTC Windows Phone 8x, Nokai Lumia 822 hingga Samsung Ativ Odyssey. Seperti diketahui, Windows Phone 8 adalah ujung tombak Microsoft di pasar smartphone. Sistem operasi tersebut akan berhadapan langsung dengan Android Jelly Bean, iOS 6, BlackBerry 10 hingga Firefox OS. Windows Phone 8 sendiri sebenarnaya sudah diperkenalkan pertama kali pada Juni 2011 lalu oleh Steve Ballmer, Chief Executive Officer Microsoft. Microsoft menyebut ada empat mitra yang mendapatkan kehormatan mengusung Windows Phone 8 yakni Nokia, Huawei, Samsung dan HTC. Disebutkan pula jika Windows Phone 8 menjanjikan beberapa pembaruan baik dari sisi fitur maupun dukungan terhadap hardware. Juga mendukung smartphone dengan hardware berspesifikasi tinggi seperti prosesor multi-core, layar beresolusi tinggi, serta memori eksternal. Namun, Apple lewat update iOS 6 dan kehadiran iPhone 5 juga siap membatasi sepak terjang para kompetitornya. Bahkan, peminat iOS 6 ini terbilang tinggi.
Berdasarkan hasil analisa Chitika yang dilaporkan oleh TechCrunch, pada 24 jam pertama sejak sistem oprasi iOS 6 dirilis, 15% dari pengguna iOS telah men-download dan melakukan upgrade. Sistem oprasi sebelumnya, perlu waktu 5 hari setelah dirilis untuk menguasai 20% pasar iOS. Disisi lain, Google yang ingin terus eksis di pasar smartphone sudah menggeber Android versi terbarunya berjuluk Jelly Bean. Peluncuran sistem operasi bahkan terkesan digeber bersamaan dengan kehadiran sistem operasi iOS 6 dari apple. Raksasa mesin pencari ini mengumumkan Jelly Bean pada 27 juni 2012 lalu alias dua pekan setelah apple mengumumkan sistem operati mobile iOS versi 6-nya.
Langkah itu dilakukan seiring dengan potensi Android yang di klaim kian membesar. Menurut direktur pengembangan produk Android, Huggo Barra saat ini 1 juta Android baru di aktifkan setiap hari. Berdasarkan dengan pengumuman sistem operasi terbarunya itu, Google juga memperkenalkan jagoan baru yang siap menghadapi para pesaingnya yakni LG Nexus 4 dan Samsung Nexus 10. kedua perangkat itu meluncur menggunakan Android 4.2 Jelly Bean. Untuk saat ini, OS Android adalah platform yang paling populer dalam sekala global. International Data Coporation (IDC) melaporkan bahwa Android mendominasi pasar pada kiartal ketiga 2012. shipment smartphone Android mencapai 136 juta unit di dunia dari 181,1 juta smartphone yang dikapalkan.
Selebihnya, smartphone iOS yang dikapalkan ke seluruh dunia sebanyak 26,9 juta unit dengan pangsa pasar 14,9 persen. Di urutan ketiga ada BlackBerry dengan 7,7 unit dan pangsa pasar 4,3 persen.
Sementara posisi empat adalah OS Symbian yang mengapalkan 4,1 juta unit dengan pangsa pasar 2,3 persen dan posisi kelima oleh perangkat Windows Mobile dan Windows Phone yang hanya mengapalkan 3,6 juta unit dengan pangsa pasar 2 persen. Patut dicatat jika imbas perang sistem oprasi ini sendiri sangat berpengaruh pada penjualan smartphone. Sekedar catatan saja, Samsung Galaxy S III belum lama ini berhasil membuat iPhone 4S bertekuk lutut.
Dari penelusuran Strategy Analytic, Samsung Galaxy S III pada kurtal III 2012 mencapai 18 juta unit alias melampaui iPhone 4S yang hanya terjual 16,2 juta unit.
Namun seiring dengan kemunculan iPhone 5 yang mengusung sistem oprasi terbaru iOS 6, keberadaan Galaxy S III giliran terancam. Pasalnya, iPhone 5 sudah mulai memperlihatkan potensinya dimana kabarnaya dalam 3 hari pemasaran sudah terjual sampai 5 juta unit. Lantas bagaimana jika smartphone dengan platform Windows Phone 8 atau BlackBerry 10 mulai digeber? Apakah bisa menggeser dominasi smartphone berbasis Android dan iOS yang notabene menguasai pasar? Mungkin angka 2013 yang bisa menjawabnya.
Android Ancam BlackBerry di pasar smartphone Indonesia, BlackBerry masih cukup mendominasi pasar. Namun, Android terus menebar ancaman kian mempersempit ruang gerak BlackBerry dan smartphone berbasis sistem oprasi lain. Android mampu mencuri pasar secara signifikan berkat agresifitas vendor seperti Samsung, Sony, HTC, LG dan lain-lain. Telkomsel pun sampai terpikat untuk menjalin kerjasama eksklusif dengan Samsung yang notabene salah satu penyuplai Android terbesar di negri ini. Telkomsel mencatat grafik kenaikan perangkat berbasis Android dari pelnggannya.
Potensi Android mendorong Telkomsel merilis strategi pemasaran baru bauat penggunanya. Salah satunya dengan menggeber paket khusus spaket data Galaxy Full atau pekat data untuk chat dan media sosial buat pengguna Samsung Android. Di sisi lain, meski mulai terancam dengan keberadaan ponsel berplatform Android, namun pengguna BlackBerry di jaringan Telkomsel masih potensial sekitar 5,1 juta. Pelanggan ini bisa memberikan keuntungan menggiurkan bagi operator Year on Year (YoY) hingga tiga digit. Selebihnya, 10 juta pengguna smartphone Telkomsel mengadopsi OS lain seperti Symbian dan lainnya. Sementara XL Axiata mencatatkan sekitar 6 juta pengguna smartphone di jaringannya per kurtal III 2012. [IRW]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.