Begini Caranya Melakukan Instalasi CodeIgniter

10 Jul 2019 12:10 400 Hits 1 Comments Approved by Plimbi
Tutorial step-by-step memasang CodeIgniter.
  Agar dapat menggunakan Codeigniter anda harus menginstall dan melakukan konfigurasi terhadap Codeigniter terlebih dahulu. Installasi Codeigniter sangatlah mudah. Dengan menggunakan konfigurasi default saja maka Codeigniter sudah dapaat berjalan di web server anda.   Hal-hal yang harus di persiapkan dalam menginstall Codeigniter adalah:  

Mempersiapkan Web Server

Seperti yang kita ketahui bahwa PHP adalah bahasa pemrograman website yang berjalan di sisi server. Oleh karena itu, untuk dapat menjalankan website yang di buat menggunakan PH, di komputer harus terinstall aplikasi web server yang mendukung bahasa pemrograman PHP.   Banyak sekali aplikasi web server yang beredar, salah satu web server yang sangat terkenal dan juga bersifat  bebas adalah web server Apache, sebuah web server yang digunakan pada sebagiaan server yang ada di internet.   Untuk website yang melibatkan basis data sebagai  tempat penyimpanan datanya maka tidak  perlu bingung karena Codeigniter juga  mendukung  berbagai jenis server basis data, yaitu MySQL, MySQLi, MS SQL, PostgreeSQL, Oracle, dan SQLite.   Codeigniter juga bisa di jalankan di semua sistem operasi yang bisa menjalankan aplikasi-aplikasi  di atas, baik Windows, Linux, BSD dan yang lainnya.  

Instalasi Codeigniter

Instalasi Codeigniter sangat mudah. Meskipun namanya instalasi tetapi karena codeigniter adalah aplikasi berbasis website maka sebenarnya yang perlu dilakukan adalah  meng-copy folder aplikasi Codeigniter ke dalam folder htdocs atau DocumentRoot dari web server yang telah diinstall sebelumnya.   Sebelum melakukan instalasi hal pertama yang perlu dilakukan adalah mendapatkan kode sumber dari codeigniter itu sendiri dapat di download di internet. Selanjutnya letakkan folder Codeigniter hasil ekstrak tadi di DocumentRoot web server, yaitu folder htdocs di dalam direktori c:\\apachefriends\xampp bagi yang menggunakan XAMPP di windows atau /var/www/html bagi yang menggunakaan linux.   Dengan menggunakan konfigurasi default saja maka Codeigniter sudah dapat berjalan di web server anda. Adapun struktur utama dari Codeigniter terbagi menjadi 2 bagian, yaitu application dan  sistem/core Codeigniter.      Application adalah tempat kita meletakan source code yang akan di buat  sedangkan sistem/core berisi library dan helper bawaan codeigniter.                                                   Adapun susunan folder Codeigniter adalah :
  1.  folder application : disinilah aplikasi yang akan kita bangun diletakkan :
  • folder Config - tempat menyimpan semua file konfigurasi yang  ada di dalam aplikasi,mulai dari database ,router dan autoload aplikasi
  • folder controllers - tempat menyimpan semua file controller
  • folder errors - tempat  menyimpan semua template error aplikasi
  • folder helpers - tempat menyimpan helper- helper yang bukan berasal dari Codeigniter
  • folder hooks - tempat menyimpan hook yang di gunakan untuk mengubah alur fungsi dari  core Codeigniter
  • folder language - tempat menyimpan bahasa-bahasa yang akan di gunakan
  • folder libraries  - tempat menyimpan semua library buatan kita sendiri 
  • folder models - tempat menyimpan semua model
  • folder views - tempat menyimpan semua file view aplikasi
       2. folder system - menyimpan semua file baik itu file aplikasi yang di buat maupun core framework-nya:
  • folder cache - tempat menyimpan semua cache yang di buat caching library
  • folder codeigniter - tempat menyimpan semua file internals CI
  • folder database - tempat menyimpan semua driver database drivers dan class yang akan digunakan
  • folder fonts - tempat menyimpan semua font yang di gunakan image manipulation library 
  • folder helpers - tempat menyimpan semua helper core Codeigniter
  • folder language - tempat  menyimpan semua language core Codeigniter
  • folder libraries - tempat menyimpan semua libraries  core Codeigniter
  • folder logs - tempat menyimpan semua logs generated oleh Codeigniter
  • folder plugin - tempat menyimpan semua plugin core Codeigniter
  • folder scaffolding -  tempat menyimpan semua plugin yang berfungsi sebagai scaaffolding 
       3.folder user_guide berisi userguide/manual penggunaan Codeigniter         4.file index.php file yang akan menghandle semua request yang di lakukan oleh client.   Setelah meletakkan Codeigniter ke dalam folder htdocs maka akan di dapatkan tampilan seperti di bawah ini, artinya Codeigniter telah sukses berjalan di aplikasi anda                              Adapun checklist yang harus di lakukan untuk menjalankan untuk menjalankan Codeigniter secara default adalah :
  • Pastikan Apache dan PHP telah terinstall dan berjalan di komputer
  • Pastikan peletakan source code Codeigniter di folder / directory web apache (biasanya htdocs) dan memiliki permission setidak-tidaknya read only atau kode 644

 

Sekian tutorial dari saya tentang bagaimana cara melakukan instalasi CodeIgniter. Semoga bermanfaat bagi kawan-kawan semua!

Tags

About The Author

Rafi johari 22
Pensil

Rafi johari

Programmer yang baik menggunakan otaknya, tapi kerangka kerja yang baik menghemat waktu untuk berpikir

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel