Fakta Unik Dibalik Cokelat Part 2

14 Nov 2018 09:36 323 Hits 0 Comments
Mau tau apa saja fakta unik cokelat ? Simak ulasan berikut.

Sebelumnya saya sudah menjelaskan beberapa fakta unik dibalik cokelat, dan kali ini saya akan melanjutkan menjelaskannya yang dilansir dari www.vemale.com yaitu :

 

1. Rumah cokelat menjadi sebuah fashion yang istimewa di akhir abad ke-17. Rumah cokelat dirujuk sebagai tempat bagi orang untuk membeli cokelat sebagai minuman. Meskipun nama ini sekarang sudah cukup umum dan banyak digunakan di seluruh dunia. Selain itu, rumah cokelat juga memberikan indikasi pentingnya budaya sosial. Kamu bisa membandingkannya dengan rumah teh, rumah jus, dan lain-lain yang terdapat di beberapa kota besar saat ini.

2. Penggunaan kata cokelat ternyata juga disalah artikan dalam berbagai makna. Satu contoh bisa diambil dari “Chocolate-Boxy” yang pertama kali digunakan sebagai kata sifat untuk menggambarkan gambar stereotip romantis yang ditemukan di kotak coklat di era Victoria, dan telah disingkat menjadi “Chocolate Box”, yang artinya adalah “untuk menggambarkan sesuatu dengan cara konvensional atau ideal” . Di sisi lain, ada juga istilah mengenai “Chocolate Army” atau “Chocolate Soldier Cream” yang artinya adalah “tidak akan melawan”. Ungkapan itu digunakan oleh George Bernard Shaw dalam sebuah drama lucu tentang kesia-siaan perang, dan terus digunakan untuk beberapa waktu terkait kontras manisnya coklat dengan latar belakang perang.

3. Oxford English memberitahu kita bahwa empat kata yang sering digunakan dengan 'cokelat' antara lain adalah 'kue', 'bar', 'Chip', dan 'cookie'. Namun, ada juga yang mengandung kata sifat yang dimodifikasi, contohnya yang paling sering adalah 'panas', 'gelap' , 'putih', 'susu', 'kaya', dan 'lezat'.

4. Produksi cokelat Hershey dimulai pada tahun yang sama ia membuka pabrik barunya. Lalu pada tahun 1937, dia dan produknya direferensikan George Gershwin Mereka semua lalu tertawa melihat penemuan besar dan penemuan yang tampaknya konyol pada saat mereka melihat hasil dari ciptaannya.

5. Coklat putih tidak benar-benar cokelat. Ya, kita semua dibohongi. Sebagai klasifikasi, kenyataanya produk tersebut hanya berisi padatan kakao atau cocoa liquor. Kandungan putih "chocolate" ini mengandung cocoa butter sebagai gantinya.

6. Pada zaman Maya biji kakao digunakan sebagai mata uang dan dianggap bernilai lebih dibandingkan debu emas. Budidaya kacang dibatasi sehingga nilai biji kakao sebagai uang tidak akan turun.

7. Thorntons menciptakan cokelat terbesar di dunia. Dalam perayaan ulang tahun ke-100 nya, Thorntons menciptakan cokelat terbesar dengan berat rekor 5,792.50kg. Anggota staf Thorntons Paul Bell mengatakan: "Semua staf diminta untuk datang dengan ide-ide tentang bagaimana kita harus merayakan ulang tahun ke-100 dan, karena Charlie dan Chocolate Factory adalah film favorit saya sebagai seorang anak, saya langsung berpikir tentang sebuah adegan dari film di mana sebatang coklat itu bisa menyusut dan saya pikir tidak ada salahnya untuk melakukan hal yang sebaliknya dan membuat produk yang terbesar di dunia cokelat"

8. Chocolate chip diciptakan akibat kejadian yang tak disengaja. Pada tahun 1930 Ruth Wakefield tidak menyadari dia mengeluarkan ide untuk membuat roti cokelat yang dicampur dengan sepotong Nestle cokelat ke adonan kue nya, dia mengharapkan cokelat tersebut bisa diserap dan membuat kuenya sesuai apa yang diinginkan. Tetapi, hasilnya dia malah membuat chocolate chip cookie, dan kemudian dijual ide kepada Nestle dengan imbalan mendapatkan pasokan cokelat untuk seumur hidupnya.

9. Kamu dapat mati jika kamu makan terlalu banyak cokelat. Cokelat mengandung stimulan kuat tingkat tinggi yang disebut 'theobromine'. Keracunan theobromine dapat menyebabkan gagal jantung, kejang, kerusakan ginjal akut dan dehidrasi.

Tags

About The Author

Ahmad Fiqri Fadhlurrahman-4 23
Pensil

Ahmad Fiqri Fadhlurrahman-4

Be Unique Yourself

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel