Ini Negeri Dogeng Atau Kota Hantu?

24 Oct 2023 19:00 710 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Ini Negeri Dogeng Atau Kota Hantu

Ada beberapa proyek pembangunan perumahan yang pada awalnya dibangun dengan semangat dan ambisius justru perkembangan ke masa depannya menjadi terbengkalai. Salah satunya yang dialami oleh Burj Al Babas yang mulanya ingin seperti negeri dongeng.

Burj Al Babas terletak di daerah Mudurnu, sebuah daerah di bagian barat laut Turki, dimana daerah ini juga terletak di antara Istanbul dan Ankara adalah daerah yang dijadikan target untuk proyek-proyek pembangunan perumahan.

Kompleks perumahan yang dibangun memiliki bentuk bangunan yang unik bergaya arsitektur Eropa dimana semua bangunan yang dibuat menyerupai kastil di negeri dongeng.

Kompleks perumahan tersebut di atas bila dilihat dari jauh penampakannya memang indah dan tampil klasik bak puteri-puteri kerajaan negeri dongeng, namun bdea cerita bila anda sudah berada di dekatnya. Pada beberapa sudut tempat tampak bangunan-bangunan kastil terbengkalai justru membuat bulu kuduk berdiri.

Kompleks Burj Al Babas sebenarnya merupakan sebuah proyek besar yang dikembangkan oleh Sarot Property Group. Mereka sengaja membangun kawasan elite untuk menarik investor dan pembeli kaya dari kawasan Teluk.

Sayangnya proyek besar ini menjadi terbengkalai karena kesulitan masalah keuangan. Pemicunya adalah resesi yang melanda Turki pada tahun 2018 dimana kala itu mata uang Lira kehilangan 38 persen nilainya terhadap dolar. Beberapa penjualan telah dibatalkan, demikian penjelasan wakil ketua Sarot, Mezher Yerdelen pada tahun 2019.

Selain mengalami masalah keuangan, pembangunan Burj Al Babas ini sebenarnya juga sempat memicu kontroversi di masyarakat. Berdasarkan laporan yang ditulis dari koran Turki Hurriyet, pembangunan ini telah menyebabkan kemarahan public di media sosial, terutama karena kontrasnya desain bangunan dengan rumah-rumah bersejarah bergaya Ottoman di daerah Mudurnu.

Mudurnu masuk ke dalam Daftar Sementara Situs Warisan Dunia UNESCO tahun 2015. Tempat ini terkenal akan keindahan alam hutan pinus, mata air panas serta pemandangan alam bernilai sejarah termasuk keberadaan Masjid Sultan yang dibangun pada abad ke-14 hingga abad ke-16.

Karena sejumlah masalah ini. Ratusan rumah-rumah kastil yang sudah dibangun menjadi terbengkalai dimana orang-orang sekitar kemudian menyebut daerah Burj Al Babas sebagai kota hantu.

Ibaratnya pada sebuah kota terdapat ratusan kastil megah berdiri berjajar tak ubahnya di dalam negeri dongeng, tetapi sayang krisi ekonomi menyebabkan tempat ini ditelantarkan begitu saja sampai-sampai menjadi terlihat menyerupai kota hantu. Ini bisa saja dihubungkan dengan ramainya berita mengenai tempat wisata sampai mall-mall hantu dimana kali ini ada kota hantu berupa kompleks perumahan yang ratusan bangunannya ditinggalkan begitu saja. Jika dilihat dari kejauhan, traveler akan mengiranya sebagai sebuah kota yang ada di kartun Disney karena bentuk bangunan yang seragam berupa kastil. Namun bila dilihat dari dekat, kastil-kastil tersebut kosong justru bikin ngeri para pengunjung.

Beberapa unit penjualan rumah kastil telah dibatalkan, demikian penjelasan singkat wakil ketua Sarot, Mezher Yerdelen sebagaimana diwartakan CNN pada Januari 2019 lalu. Dimana diketahui bahwa proyek mega Burj Al Babas ini telah dimulai sejak tahun 2014 awalnya akan membangun 732 kastil yang masing-masing luas abngunannya mencapai 324 meter persegi. Bangunan didesain bergaya Perancis dimana setiap kastil akan memiliki 3 lantai dan mempunyai menara sendiri. Kastil-kastil ini dijual seharga USD 400-500 juta atau antara Rp.5,5 sampai dengan Rp.6,8 miliar. Mereka juga berencana membangun pusat perbelanjaan, masjid, bisoskop, restoran, pemandian bergaya Turki, sampai ruang penyewaan konferensi.

Anda tertarik ?

Tags News

About The Author

Utamii 67
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel