Tips Memperlakukan Anak Gadis yang Beranjak Remaja Untuk Para Ibu

13 Mar 2023 10:36 467 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Tips Memperlakukan Anak Gadis Yang Beranjak Remaja Untuk Para Ibu

Ada banyak momen positif di dalam mengasuh anak terutama anak perempuan yang mulai beranjak remaja. Salah satunya adalah anda bisa mulai berbagi perhiasan, pakaian dan lain sebagainya dengan anak anda. Di samping itu anda bisa mulai menceritakan sesuatu menjadi lebih mudah karena mereka akan lebih cerdik untuk memahaminya. Meskipun demikian, sebagai seorang ibu, anda tetap harus memperhatikan beberapa yang tidak boleh dilakukan ketika anak perempuan sudah memasuki masa remaja.

Lakukan Ini Kepada Anak Gadis Yang Sudah Remaja

Beberapa larangan yang sebaiknya dihindari oleh ibu kepada anak perempuannya yang sudah beranjak remaja adalah antara lain sebagai berikut :

1/ Jangan mengajukan banyak pertanyaan secara sekaligus

Mungkin dulu ketika mereka masih anak-anak anda sering bertanya dua, tiga atau bahkan lebih banyak pertanyaan kepada anak anda. Padahal dia belum sama sekali memulai ceritanya tetapi anda seolah-olah secara langsung melakukan interogasi kepadanya. Ini akan membuatnya merasa kurang nyaman sehingga tidak menutup kemungkinan dia akan langsung mengurungkan niatnya untuk bercerita kepada anda.

Lakukan ini, anda bisa memulai mengajukan satu pertanyaan saja yang berhubungan dengan topik tertentu. Ajukan pertanyaan yang sifatnya non spesifik. Contoh sederhanya adalah, “Bagaimana harimu di sekolah” akan membentuk percakapan yang kaku. Sebaiknya ajukan pertanyaan yang berhubungan dengan pekerjaan anak seperti, “Apakah kamu menyelesaikan tugas atau proyek kelas tepat waktu” yang nantinya akan membentuk suatu percakapan tergantung dari kepribadian anak. Ada anak yang suka memberikan jawaban secara detail setiap kali anda bertanya atau ada juga yang hanya asal menjawab atau beberapa diantaranya suka ketika anda menanyakan hal ini. Di sisi lain ada juga anak yang cenderung menyimpan pikiran mereka untuk dirinya sendiri. Yang terpenting jangan membiasakan diri mengajukan banyak pertanyaan sekaligus.

2/ Jangan terus memperlakukannya seperti anak kecil

Sebagai orangtua kadang-kadang tidak terasa tiba-tiba anak anda sudah tumbuh remaja. Jika sudah menyadarinya maka jangan selalu menganggap bahwa dia masih anak kecil. Dia membutuhkan untuk dapat menerima sebuah tanggung jawab. Anda bisa memulai memberikan kebebasan baru ketika dia bisa membuktikan bahwa memang dia bisa dipercaya. Kebebasan di sini bukan berarti anda benar-benar membiarkannya melakukan aktivitas apapun ! Tepatnya adalah kebebasan yang tetap berada dalam pengawasan anda. Saat ini mungkin menjadi waktu yang tepat untuk mulai membiarkan anak anda menangani hal-hal sederhana seperti bangun pagi, tidur, mandi dan lain sebagainya sebagai tanggung jawabnya sendiri.

3/ Jangan mengecilkan perasaannya

Apapun yang menyebabkan anak gadis anda sedih atau kacau maka hal ini sebaiknya harus menjadi perhatian serius bagi anda. Karena kemungkinan kondisi ini menjadi berkembang sebagai sebuah masalah besar dimana dia membutuhkan seseorang untuk bisa menjadi tempat bercerita. Jangan sekali-kali beranggapan bahwa kondisi ini tidak serius. Yang sebenarnya adalah anak anda membutuhkan seorang pendengar yang baik. Lantas apa yang harus anda lakukan ? Jadilah seorang pendengar yang dengan sabar akan mendengarkan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ini akan menjadi sebuah momen dimana anda bisa mengetahui sudah sejauh mana gadis kecil anda berkembang. Hindari memberikan nasehat panjang lebar dengan harapan agar membuatnya lebih tenang dan lebih siap ketika menghadapi suatu kendala atau masalah di masa yang akan datang.

Semoga bermanfaat.

 

Tags News

About The Author

Utamii 67
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel