Â
Siapa yang tak kenal dengan cacing tanah, hewan kecil yang biasanya untuk sebagian orang melihat cacing tanah yang menggeliat pasti akan merasa geli dan merasa jijik. Akan tetapi tahukah anda cacing tanah juga dapat di budidayakan dan menjadi usaha sampingan. Cacing sendiri banyak manfaat dan jenisnya. Salah satu manfaat cacing adalah digunakan dalam dunia kesehatan adalah sebagai obat tifus dan diare. Sehingga ada sebuah peluang bisnis budidaya cacing tanah yang bisa dikembangkan dan mendapat hasil omset yang lumayan besar. Lalu selanjutnya Bagaimana cara budidaya cacing tanah sebenarnya ? Simak ulasan dibawah ini:
Pembuatan Rumah Cacing Tanah
Rumah cacing tanah yang dimaksud adalah kandang cacing tanah itu sendiri. Kandang cacing tanah tidak sama dengan kandang hewan lainnya. Kandang cacing tanah nantinya akan di isi dengan tanah sebagai media hidup cacing tanah. Untuk bentuk dan model kandangnya bisa kita bentuk sendiri menyesuaikan keadaan lahan. Budidaya cacing tanah jelas bisa dilakukan dilahan sempit maupun lahan lapang.
Â
Media Hidup Cacing Tanah
Setelah Rumah cacing tanah selesai dibuat, selanjutnya menyiapkan media idup cacing tanah. Sebagaimana kita ketahui bahwa cacing tanah biasa hidup di tanah yang gembur atau banyak unsur haranya. Untuk itu tanah dengan unsur hara tersebut di masukkan kedalam rumah cacing tanah untuk menjadi media hidupnya. Semakin bagus media hidup (tanah) cacing yang disediakan maka semakin besar pula peluang cacing akan hidup sehat dan berkembang biak. Dan semakin besar pula peluang yang akan didapatkan.
Pembuatan Makanan Cacing Tanah
Cacing tanah juga perlu makan, tentu begitu. Cara membuat makanan untuk cacing tanah juga cukup sederhana. Kita cukup memberi limbah organik seperti daun kering, makanan sisa didapur dan lainnya.Dalam sehari pemberian makan cukup satu kali saja.
Pengadaan Indukan Cacing
Jika anda memiliki modal yang banyak, untuk indukan cacing tanah sebagai upaya budidaya kita bisa membelinya secara langusng kepada penjual, atau dengan cara lain yaitu kita juga bisa mencari dan mendapatkan secara langsung dari alam jika modal ternyata tipis. Untuk pemula lebih disarankan mencari bibit di alam saja.
Â
Perawatan
Perawatan pada budidaya cacing tanah tidaklah sesulit budidaya jenis hewan lainnya. Media hidup cacing tanah adalah hal yang paling perlu untuk diperhatikan. Media hidup cacing yang dalam hal ini adalah tanah sudah tidak gembur lagi maka alangkah baiknya untuk diganti dengan tanah yang baru. Umumnya media hidup cacing ini bisa diganti dalam 2 minggu sekali.
Penanggulangan Hama
Hama yang paling sering kali mengganggu hidup dan kehidupan di media hidup cacing tanah adalah kumbang dan semut atau serangga lainnya. Penanggulangan yang dapat dilakukan adalah memasang jaring anti serangga atau pengusir semut atau apa saja yang bisa digunakan agar beberapa hewan penggagu hidup cacing tanah yang disebutkan diatas tidak mengganggu kelangsungan hidup cacing tanah yang kita budidayakan tersebut.
Pemanenan
Untuk pemanenan cacing tanah sudah bisa dilakukan setelah 4 bulan atau bisa dikatakan dalam 4 bulan 1 kali pemanenan cacing tanah sudah bisa dilakukan. Jangan memanen seluruh cacing tanah. Sisakan sebagian untuk menjadi indukan yang akan berkembangbiak lagi nantinya untuk pemanenan selanjutnya. Panen kira-kira 2/3 dari keseluruhan cacing tanah yang dibudidayakan saja.
Bisnis budidaya cacing tanah ini cukup mudah dilakukan sebagai usaha sampingan atau menjadi sumber penghasilan utama dari usaha rumahan.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.