Wabah Corona, Muncul Orang Kaya Baru dari Bisnis Online

5 Jun 2020 10:10 1223 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Bisnis online semakin menjanjikan di masa pandemik Corona saat ini

Wabah Corona (COVID-19) telah mengubah peta persebaran kekayaan di dunia. Pada saat banyak orang terkaya di dunia versi Forbes merugi karena terdampak Corona, 178 nama baru malah menggeser posisi pemain lama. Dari 178 orang kaya baru tersebut, mayoritas berasal dari Cina, yaitu sebanyak 80 orang.

Tak semua usaha merugi karena virus Corona. Bisnis-bisnis berbasis online malah melonjak keuntungannya. Sebut saja Zoom, telah mengantarkan Eric Yuan menjadi satu di antara 178 orang kaya baru tersebut. Layanan serupa Zoom, yaitu GSX Techedu juga mengantarkan Larry Xiangdong Chen menduduki tangga orang terkaya di dunia. Kemudian, ada aplikasi Byju milik Byju Raveendran yang juga ikut naik ke posisi papan atas dengan program pendidikan onlinenya.

Masih dari ranah online, pengusaha-pengusaha game online pun tak mau kalah. Dmitry dan Igor Bukhman dengan game online Playrix-nya dan Forrest Li dengan Sea Limited-nya juga mengalami kesuksesan serupa. Sementara Jeff Bezos dengan Amazon-nya, yang juga berbasis online, tetap bertahan menjadi orang terkaya di dunia 3 tahun berturut-turut versi Forbes World’s Billionaires, Rabu, 8 April 2020. Malahan, dari Bloomberg Billionaires Index, seperti dikutip The Star Online, kekayaan bersih Bezos naik sekitar US$ 24 miliar menjadi US$ 138,5 miliar (RP 2.000 triliun lebih/kurs RP 15.000 per dolar) pada Selasa (14/4/2020). Hal itu terjadi karena selain saham Amazon melonjak 5,3% mencapai rekor pada hari itu, usaha Bezos juga terbantu dengan adanya serangkaian stimulus dari pemerintah dan bank sentral.

Di bawah Jeff Bezos, Bill Gates masih mampu mengamankan dirinya di posisi ke dua dari daftar orang terkaya di dunia. Sedangkan Warren Buffett yang tadinya berada di posisi ke tiga harus rela tersingkir oleh Bernard Arnault, seorang taipan barang mewah. Sementara itu, Jim Walton, Alice Walton, dan Rob Walton dari dinasti Walmart berada di posisi orang terkaya ke-8, 9, dan 10.

Lagi-lagi dari ranah online, Jack Ma dengan Alibaba-nya juga telah berhasil mengukuhkan dirinya sebagai orang terkaya di Asia, menggeser posisi Mukesh Ambani, orang terkaya di India, pendiri Reliance Industries.

Lalu bagaimana dengan nasib orang-orang terkaya dari Indonesia? R. Budi Hartono, Michael Hartono, Prajogo Pangestu, dan Sri Prakash Lohia masih masuk ke dalam daftar 500 orang terkaya di dunia versi Forbes. R. Budi Hartono, pemilik grup Djarum, orang terkaya di Indonesia, menempati posisi ke-83 orang terkaya sejagat. Total kekayaan Budi Hartono mencapai US$14,3 miliar atau setara dengan Rp232,489 triliun (kurs Rp16.258 per dolar AS). Masih dari grup Djarum, saudara dari R. Budi Hartono, Michael Hartono, bertengger di posisi orang terkaya ke-2 di Indonesia dan berada di urutan ke-96 orang terkaya di dunia, yaitu dengan kekayaan sebesar US$13,7 miliar atau setara Rp222,734 triliun. Lalu Prajogo Pangestu, yang menduduki peringkat ke-3 orang terkaya di Indonesia, berada di posisi ke-367 orang terkaya di dunia. Forbes mencatat total kekayaan Prajogo mencapai US$5 miliar atau setara US$81,29 triliun. Sedangkan Sri Prakash Lohia, pemilik Indo-Rama Synthetics, sebagai pemegang peringkat orang terkaya ke-4 di Indonesia harus puas di posisi ke-393 orang terkaya di dunia, yaitu dengan dengan total kekayaan mencapai US$4,7 miliar atau Rp76,412 triliun.

Meski demikian, tetap saja pandemi Corona ini membuat banyak di antara orang-orang kaya tadi yang menyusut kekayaannya. Misalnya R. Budi Hartono dan Michael hartono yang hartanya berkurang Rp7,169 triliun dan Rp222,734 triliun dibandingkan sebelumnya.

Sejauh ini bisnis-bisnis online-lah yang semakin cerah prospeknya di masa pandemi Corona. Sampai kapankah pandemi Corona ini akan berakhir? Akankah peringkat dan kekayaan para pebisnis online tadi terus menanjak selama pandemi Corona ini berlangsung?

About The Author

Dini Nuris Nuraini 35
Ordinary

Dini Nuris Nuraini

penulis, blogger

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel