article

Margarin VS Mentega, Apa sih Bedanya?

Margarin VS Mentega, Apa sih Bedanya?

Apakah kalian tahu perbedaan antara margarin dan mentega? Atau kalian masih menganggap bahwa dua produk ini adalah produk yang sama? 

Mentega dan margarin bukanlah bahan makanan yang asing buat orang Indonesia. Kedua bahan ini juga sering digunakan untuk campuran adonan kue, roti kering, bahkan olesan roti tawar. Sayangnya tidak semua orang tau kalau kedua bahan ini ternyata sama sekali berbeda. Banyak juga yang akhirnya salah sebut margarin sebagai mentega dan mentega jadi margarin.

Dalam dunia kuliner, keberadaan mentega atau margarin tidak bisa dipisahkan, karena tak dipungkiri keduanya selalu melekat. Margarin atau mentega juga sering digunakan untuk membuat berbagai jenis olahan kue. Selain itu, keduanya juga dapat digunakan sebagai pengganti minyak goreng untuk menumis atau membuat nasi goreng. Meski kerap digunakan dalam dunia memasak, dua bahan tersebut memiliki perbedaan seperti dari segi bahan dasar, tekstur dan kandungan gizi berbeda.

Tanpa panjang lebar lagi, mari simak perbedaan margarin dan mentega di bawah ini:

ads

 

1. Warna

Cara yang mudah untuk membedakan margarin dan mentega adalah melalui warnanya. Margarin mempunyai warna kuning yang lebih pekat sedangkan mentega mempunyai warna yang lebih pucat.

 

2. Aroma

Jika dihirup, mentega lebih mengeluarkan aroma harum yang lebih menyengat dibandingkan margarin. Apabila sebuah adonan kue menggunakan mentega, maka wangi harum mentega akan keluar dari kue yang selesai dipanggang. Sedangkan aroma dari margarin tidak begitu keluar. 

 

3. Bahan Pembuatnya

Perbedaan lain adalah kandungan dari dua produk ini berbeda. Mentega terbuat dari susu atau krim. Proses pembuatannya adalah dengan cara memisahkan lemak susu dari buttermilk. Mentega yang paling sering kita gunakan adalah mentega yang terbuat dari susu sapi, dan juga terdapat mentega yang terbuat dari susu domba, kambing atau kerbau. 

Sedangkan margarin adalah produk yang tidak terbuat dari susu melainkan dari nabati. Awalnya pada tahun 1800an, margarin sebagai pengganti mentega dibuat dari lemak hewani namun kini margarin dibuat dari bahan-bahan seperti minyak sayur, air, garam, emulsifier. Beberapa produk margarin masih menggunakan susu sebagai salah satu bahan utamanya. 

 

4. Kandungan Kolestrol

Karena terbuat dari lemak hewani, kandungan kolesterol dan lemak jenuh pada mentega lebih tinggi daripada margarin. Namun, untuk produk mentega oles memiliki kalori dan lemak yang lebih rendah. Mentega yang biasa dijual secara komersil di Amerika mengandung sekitar 80% lemak. Dan yang yang membuatnya makin berbeda dengan margarin adalah, mentega bisa dibuat sendiri di rumah sedangkan margarin harus diolah di pabrik. 

Sama seperti mentega, margarin oles mengandung lemak yang lebih rendah sekitar 10-90%. Tinggi rendahnya  kandungan lemak pada margarin tergantung pada kandungan lemak yang berasal dari minyak sayur. Semakin rendah kandungan lemak pada margarin, maka semakin banyak kandungan air pada margarin tersebut. 

Karena margarin terbuat dari minyak sayur, kandungan kolesterol dan minyak jenuh pada margarin jauh lebih rendah dibandingkan dengan mentega. Namun, margarin memiliki persentase yang lebih tinggi untuk kandungan lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal. 

 

5. Tekstur

Karena bahan yang berbeda akan menyebabkan tekstur dari dua produk ini juga berbeda. Tekstur margarin cenderung lebih lembek dibandingkan mentega. Margarin lebih cocok untuk diolah menjadi kue yang bertekstur lebih keras seperti kukis karena kandungan air yang cukup tinggi. Sedangkan mentega cocok untuk semua olahan kue dan roti. 

Susu sapi sebagai bahan utama pembuatan mentega membuat harga mentega jauh lebih mahal ketimbang margarin. Tidak perlu khawatr, kamu bisa mengganti mentega dengan margarin karena memiliki fungsi yang sama. 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads