Trik Pakai AC Agar Bisa Hemat Listrik

15 Jan 2019 14:33 891 Hits 0 Comments
Sebagai perangkat elektronik yang miliki watt tidak sedikit, ada trik untuk memakai AC agar lebih hemat listrik. Jadi, resolusi minimalkan pengeluaran di 2019 pun bisa tercapai.

Sebagai perangkat elektronik yang miliki watt tidak sedikit, ada trik untuk memakai AC agar lebih hemat listrik. Jadi, resolusi minimalkan pengeluaran di 2019 pun bisa tercapai.

AC butuh daya listrik yang besar, boros biaya bulanan, serta memerlukan perawatan yang sulit. Ya, tiga pendapat itu memang selalu disematkan ketika berbicara tentang perangkat pendingin udara di masa lampau. Kabar baiknya, pendapat tersebut kini telah menjadi anggapan lawas bahkan cenderung hilang.

Pasalnya karena didorong kebutuhan pengguna, produk AC terbaru saat ini rata-rata memiliki kemampuan teknologi lebih hemat energi. Perangkat pendingin udara tersebut miliki kebutuhan daya listrik rendah, bisa menyesuaikan suhu yang dibutuhkan sesuai jumlah orang yang ada di ruangan, dan berbagai fitur canggih yang mendukung pengguna lebih nyaman.

Tidak heran bila kini para produsen seakan berlomba-lomba untuk menghasilkan produk AC terbaik yang sesuai dengan kebutuhan. Mereka kerap menawarkan teknologi AC teranyar yang lebih canggih dan menambah kenyamanan dan keuntungan bagi pengguna.

Mulai dari teknologi yang bikin AC hemat biaya listrik, bisa cepat dingin, serta miliki jangkauan pendinginan lebih luas dan jauh. Ada pula yang tawarkan unit lebih awet dan hemat biaya perawatan. Ditambah lagi fitur=fitur kesehatan yang dapat memanjakan konsumen.

Meski berbagai teknologi yang ditawarkan tersebut sangat canggih, namun sebagai pengguna, kita sering tidak tahu bagaimana mendukung fitur-fitur tersebut dengan cara menggunakan AC secara tepat. Maksudnya agar tagihan bulanan listrik lebih maksimal untuk dihemat. Berikut adalah caranya;

Jangan lewatkan servis AC

Cukup sepele, namun melakukan servis AC secara berkala terkadang banyak dilupakan dan dilewatkan oleh pengguna. Minimal membersihkan filter AC secara rutin. Karena filter menjadi gerbang hembusan udara dan proses pendinginan ruangan.

Ketika filter kotor pendingin udara akan lebih bekerja keras. Dampaknya penggunaan daya listrik akan lebih besar. Tidak hanya itu, akan muncul suara berisik pada hembusan udara yang ada, bahkan lebih jauh lagi filter AC yang kotor dapat menyebabkan gangguan kesehatan sebagai pemakai. (Baca juga: Jika Malas Servis AC, Inilah Gangguan Kesehatan yang Bisa Menyerang)

Sebagai informasi, pendingin udara jadi salah satu perangkat elektronik yang dapat menjadi sarang kuman dan bakteri. Jika hal ini yang terjadi maka bisa jadi muncul masalah baru yaitu biaya pengobatan yang mesti dikeluarkan ketika sakit.

Jangan berlebihan saat atur suhu

Tujuan menggunakan AC adalah mendapatkan udara yang dingin. Tapi bukan artinya AC selalu harus disetel dengan suhu serendah mungkin. Misalnya selalu menyetel suhu di bawah 20 derajat bahkan hingga selalu 16 derajat.

Jika tujuan Anda adalah lebih berhemat listrik meski tetap memakai AC, maka stop tindakan tersebut. Sebab tindakan itu bisa membuat pemborosan dalam pemakaian daya listrik.

Prinsip kerja AC adalah akan bekerja lebih keras ketika di atur pada suhu terendah. Karena kompressor akan terus bekerja untuk mencapai suhu yang diinginkan dan disetel pada remote. Seiring dengan kinerja tersebut, maka konsumsi listrik yang dibutuhkan juga sebanding. (Baca juga: Suhu AC yang Tepat untuk Iklim Indonesia)

Jangan ragu pilih jenis AC yang sesuai; low watt atau inverter

Sudah sering kami jelaskan dalam beberapa artikel jika AC low watt merupakan tipe yang cocok digunakan untuk rumah yang berdaya listrik rendah. Tipe ini sebenarnya memiliki mekanisme kerja yang sama dengan AC standard. Bedanya adalah tipe low watt miliki penggunaan daya kompressor yang lebih rendah agar lebih hemat listrik.

Jika waktu pemakaian AC yang kita miliki lebih lama setiap harinya, AC inverter dapat menjadi pilihan yang tepat. Sebagai informasi, teknologi inverter punya daya listrik lebih besar saat tarikan awal ketika unit baru dihidupkan. Itulah kenapa tipe AC inverter biasanya akan lebih cepat mendinginkan ruangan sesuai dengan suhu yang disetel di remote.

Bedanya, tipe AC inverter akan mengurangi kinerja kompressornya ketika suhu ruangan sudah mencapai titik stabil. Seiring dengan hal itu, daya listrik yang dibutuhkan pun akan cenderung menurun. Bahkan setelah mencai titik stabil, maka daya listrik yang dibutuhkan pun akan stabil.

Dengan kemampuan tersebut, karena itu AC inverter dianggap lebih hemat listrik. Selain itu, sistem kerja kompresor AC inverter tidak hidup-mati seperti yang terjadi pada AC non-inverter. Kondisi mati-hidup itulah yang menyebabkan tarikan listrik lebih besar.

Jika Anda ingin AC inverter hemat listrik, tidak berisik, dan lebih cepat dingin, AC Gree F1 merupakan pilihan tepat. Pilihan PK-nya bisa disesuaikan dengan kebutuhan ruangan. Mulai dari ½ PK, 1½ PK, 2 PK, 2 ½ PK. Bahkan untuk ukuran AC ½ PK, kapasitas pendinginan AC Gree F1 mencapai 8189 BTU/h. Di situlah jaminan untuk cepat dingin. (Baca juga: Gree F1: AC Inverter Terbaik Super Hemat Listrik yang Bikin Pengeluaran Makin Irit)

Ada pula fitur ‘Eco Save’ yang dapat menghemat listrik. Tekan tombol ‘SAVE’ pada remote, maka konsumsi daya listrik AC Gree F1 akan menurun dan membuat listrik hemat. Anda akan merasakan manfaat fitur ini ketika tidak banyak orang di ruangan.

Jangan ragu pakai kipas

Sudah disinggung, cara kerja AC adalah sesuaikan suhu ruangan dengan yang disetel dan diatur pada remote. Perangkat pendingin udara juga akan berusaha secara maksimal menyebarkan kesejukan seluruh sudut ruangan. Ketika suhu tersebut telah terdeteksi tercapai, barulah perangkat AC akan menurunkan pemakaian daya listrik atau bahkan mematikan kompressor yang bekerja.

Nah, karena prinsip kerja tersebut, maka untuk lebih mempercepat ruangan bisa cepat dingin dan suhunya tersebar ke seluruh ruangan, maka jangan ragu untuk gunakan alat bantu seperti kipas angin. Proses pendinginan ruangan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih tersebar dengan adanya kipas angin. Dengan begitu sebuah perangkat pendingin udara tidak akan terlalu bekerja keras untuk bekerja. Penghematan listrik pun bisa dilakukan.

Jangan buka tutup ruangan terlalu sering

Poin ini juga berhubungan dengan prinsip kerja AC, yaitu mendinginkan ruangan sesuai dengan suhu yang diinginkan dan disetel pada remote. Karena itu, ketika ruangan tersebut sering dilakukan buka-tutup, baik jendela atau pintunya, maka suhu yang ada sudah tentu akan berubah-ubah. (Baca juga: Bagaimana AC Bekerja? Ini Fungsi Setiap Bagian Komponen Pentingnya)

Dengan begitu AC pun akan selalu menyesuaikan suhu. Pada akhirnya kompressor akan terus bekerja. Disitulah kebutuhan listrik akan berbanding lurus. Bahkan cenderung bisa lebih besar ketika kompressor harus mati-hidup.
Tags

About The Author

Gree Indonesia 24
Pensil

Gree Indonesia

Pelopor AC Canggih

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel