HOROR! Tujuan Wisata Paling Populer di Dunia Ini Ternyata Jadi Kuburan Massal Para Pelancong

6 Feb 2016 10:09 2305 Hits 0 Comments
Eksotisme dari bentangan alam di beberapa negara ini telah menjadi kuburan massal bagi para pelancong karena aksi kejahatan yang merajalela

Ada banyak negara di dunia yang menjadi tujuan traveling, daya tarik dari berbagai tempat wisata tersebut memukau banyak orang, dengan eksotisme dan keindahan bentang alamnya, Indonesia menjadi salah satu tujuan traveling yang kini mulai mendunia. Tapi, tahukan Anda bahwa ada negara tujuan wisata populer dengan tingkat pembunuhan yang sangat tinggi?

 

Adalah Meksiko, Bahama dan Jamaika yang dinobatkan sebagai tiga tujuan wisata populer dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Serangkaian kejadian horor itu acap kali tidak kita pikirkan ketika keindahan alam yang ditawarkan terlalu indah untuk ditolak. Dan meskipun tempat-tempat tersebut diketahui berbahaya, seringkali kita mengabaikan masalah keamanan di negara-negara tersebut, termasuk St Lucia, Belize dan Afrika Selatan.

The country with the third most homicides was named as Jamaica, which reported a huge 45.1 people per 100,000 a year

Jamaika menjadi negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi ketiga di dunia dengan kejadian mencapai 45.1 orang per 100 ribu orang yang melancong setiap tahunnya.

 

 

Menganalisis daftar pembunuhan glibal, Organisasi Kesehatan Dunia telah mengungkapkan bahwa Jamaika memiliki jumlah tertinggi ketiga terjadinya pembuhunan di dunia dengan pertahun mencapai 45.1 kasus pada setiap 100 ribu orang dan itu merupakan yang tertingggi bila dibandingkan dengan Inggris yang mencatat 1.5 kasus di setiap 100 ribu pembuhunan.

 

Di Karibia menjadi tempat yang masuk ke dalam daftar selanjutnya, St Lucia adalah tempat yang memiliki tingkat pembuhunan rata-rata 15.3 orang per 100 ribu kejadian. Tempat itu menjadi favorit bagi para turis, karena keelokan pantainya beserta dengan resort mewah yang menarik rata-rata 338 ribu turis setiap tahun.

 

Di situs Kementrian Luar Negeri untuk St Lucia mengatakan:” Sebagian besar pengunjung tidak memiliki masalah, tapi ada insiden kejahatan termasuk pembuhunan, perampokan bersenjata dan kekerasan seksual.

 

“Anda harus mempertahankan setidaknya tingkat kesadaran yang sama mengenai keamanan pribadi seperti yang Anda lakukan ketika di Inggris dan pastikan akomodasi Anda sudah aman. Hal ini juga berlau jika Anda tinggal di sebuah kapal pesiar. Waspada setiap saat.

Taking the twentieth position was St Lucia in the Caribbean, which has an average murder rate of 15.3 people per every 100,000

Karibia berada di posisi selanjutnya dengan St Lucia di Karibua yang memiliki rata-rata pembunuhan mencapai 15.3 orang per 100 ribu pengunjung.

 

“Berhati-hatilah saat berjalan sendirian dari jalan utama yang sibuk dan menghindari daerah-daerah terpencil, termasuk pantai, terutama setelah gelap.” bunyi pernyataan peringatan tersebut, dilansir dari dailymail, Sabtu (6/2).

 

Menurut WHO, pada tahun 2012 ada studi mengenai kasus seperti ini, dan Meksiko yang mendapatkan pengunjung sekitar 25.8 juta orang pertahun memiliki rata-rata 22 pembuhunan pada setiap 100 ribu. Republik Dominika memiliki tingkat pembunuhan tertinggi selanjutnya dengan 25.4 orang dari per 100 ribu orang dan Bahama memiliki tingkat pembuhunan sebesar 32.1 setiap tahunnya.

 

Dengan semua mata yang akan tertuju ke Brasil dalam beberapa bulan mendatang, wisatawan mungkin khawatir untuk karena mengetahui jika mereka memiliki tingkat pembuhunan yang tinggi dengan kasus 32.4 orang per 100 ribu orang yang dibunuh setiap tahunnya.

Brazil came in tenth place with a shocking 32.4 people per 100,000 being murdered every year

Brasil menjadi negara paling berbahaya bagi para pelancong selanjutnya dengan mengejutkan memiliki tingkat pembunuhan sebesar 32.4 orang per 100 ribu setiap tahun.

 

Negara lainnya yang menarik rata-rata 5.8 jua wistawan pertahun, dengan air terjun yang sangat populer dan dengan garis pantai yang tak ada habisnya, itu bisa menjadikan magnet tersendiri bagi para wisatawan yang ingin melancong.

 

Kementerian Luar Negeri di Brasil menyarankan kepada para wisatawan dalam sebuah pernyataan:”Tingkat kejahatan yang tinggi. Kekerasan dan kejahatan bisa terjadi di mana saja dan sering melibatkan senjata api atau senjata lainnya. Anda harus waspada, terutama sebelum dan selama periode festival dan karnaval.

 

“Hindari memakai perhiasan mahal, jam tangan dan pakaian mencolok. Jangan membawa uang dalam jumlah besar. Jauhkan ponsel dan kamera, paspor dan barang-barang berharga di tempat yang aman, meskipun Anda harus membawa tanda pengenal seperti SIM Anda setiap saat.”

 

selanjutnya Trinidad  & Tobago menjadi menjadi negara berbahaya dengan tingkat 35.3 orang dibunuh dari 100 ribu orang, Afrika Selatan dengan 35.7 dan Belize dengan 44.7. Belize adalah tujuan wisata yang semakin populer dengan menarik 294 ribu orang pertahun untuk melancong ke hutan hujan tropis dan reruntuhan dari suku Maya.

Belize, which is a holiday destination for almost 294,000 people a year, is mainly visited for its tropical rainforests and Mayan ruins

Belize, merupakan tujuan untuk liburan paling menarik dengan hampir 294 ribu orang datang per tahun, dan salah satu tujuan wisata adalah reruntuhan kejayaan Maya.

 

Dan ada Jamiaka yang mencatat terdapat 45.1 kasus pembuhunan dari 100 ribu orang. Negara ini dikunjungi 3.5 juta wisatawan per tahun untuk di setiap pantai dengan rum dan reggae, negara ini juga dikenal dengan kejahatan kekerasan, perampokan bersenjata dan penculikan.

 

Mungkin tempat-tempat itu jauh dari jangkauan kita, namun setelah traveling menjadi gaya hidup baru di Indonesia, ada baiknya jika kita kemudian berhati-hati pada saat melakukan perjalan itu, jangan sampai kita tampil terlalu mencolok dan mengundang bahaya. karena selain faktor alam,ada faktor lain yang bisa membuat kita masuk ke dalam masalah yang lebih serius lagi.

 

 

 

 

Gambar via dailymail.co.uk

Tags

About The Author

Nana 44
Ordinary

Nana

Karena, menulis itu menyenangkan...

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel