Cukup mengejutkan bahwa Persona 4 Arena kini hadir dengan perbedaan yang siginifikan dibandingkan dengan seri Shin Megami Tensei: Persona sebelumnya. Awalnya seri Persona selalu hadir dalam genre Role Playing Game di mana pemain bisa menikmati petualangan dalam dunia fantasi untuk mengalahkan para monster. Lalu bagaimanakah tentang seri Persona 4 Arena ini? Apa saja perbedaan dan kesamaannya? Simak review lengkapnya berikut ini.
Persona 4 Arena atau lengkapnya adalah Persona 4 – Ultimate in Mayonaka Arena adalah sebuah seri game penerus Shin Megami Tensei: Persona 4. Namun perbedaannya, seri Shin Megami Tensei sebelumnya hadir dalam genre RPG atau Role Playing Game dan Social Simulation, sedangkan Persona Arena dibuat sebagai game fighting. Persona Arena pertama kali dirilis pada bulan Juli, Agustus 2013 di Jepang dan Amerika Utara untuk platform game PlayStation dan Xbox 360, sedangkan perilisan untuk wilayah Eropa dilakukan pada bulan Mei 2013 lalu. Utamanya, game fighting ini memang dihadirkan untuk PlayStation 3 sehingga untuk fasilitas PlayStation Network juga turut disediakan. Persona Arena pengerjaannya digarap oleh dua developer yakni Altus dan Arc System Works, sebelumnya hanya Altus yang merancang game ini. Meskipun dibuat perubahan dari sisi genre namun tetap saja seri ini masih memiliki kesamaan diberbagai aspek dengan seri pendahulunya.
Plot cerita seri ini berlangsung dua bulan setelah peristiwa Shin Megami Tensei: Persona 4 serta dua tahun setelah Persona 3. Seperti Persona 4, Persona Arena 4 berlangsung di tempat fiksi, pedesaan di Jepang, kota Inaba. Plot cerita meruapakan kelanjutan dari seri sebelumnya dengan konflik yang berawal dari anggota tim utama Persona 4 Rise dan Teddy yang secara misterius telah menghilang. Selain itu yang membuat ganjil adalah pada siaran televisi tengah malam memberitakan dan memuat semua data tim utama Persona 4. Guna mencari kebenaran apa yang terjadi sebenarnya, para anggota tim investigasi ini untuk kesekian kalinya, masuk ke dalam dunia televisi. Inilah sisi fantasi yang tetap dihadirkan dalam game Shin Megami Tensei. Memang sudah tidak ada lagi shadows, sang musuh besar yang harus mereka hadapi, namun mereka harus mengikuti sebuah turnamen misterius yang membuat mereka bertarung satu sama lain.
Ada puluhan karakter yang tersedia untuk game fighting terbaru ini, termasuk beberapa karakter Persona 4 Minor. Untuk karakter utama, di antaranya adalah:
- Yu Narukami: seorang tokoh karakter protagonis yang awalnya tidak diberi nama pada seri sebelumnya. Dia digambar sebagai seorang remaja berambut abu-abu dengan kulit pucat dan postur yang tinggi.
- Naoto Shirogane: karakter yang hadir dalam seri Persona sebelumnya, merupakan detektif swasta dengan penampilan pakaian yang sopan.
- Yukiko Amagi: salah satu karakter wanita dalam Persona 4 Area, penampilannya sangat elegan dan dikisahkan sebagai anak seorang konglomerat.
- Kanji Tatsumi: seorang petinggi dari kelompok tim investigasi, penampilannya sangat urakan, dengan banyak tindik, perhiasan logam dan baju yang serba hitam dengan gambar tengkorak.
- Chie Satonaka: karakter wanita yang merupakan penduduk kota Inaba. Dia merupakan murid sekolah tahun kedua di Yasogami High Scool dan penggemar bersemangat seni bela diri.
Selain kelima karakter di atas, masih ada banyak lagi karakter yang tersedia, totalnya mencapai 20 lebih. Untuk gameplay, Persona Arena dibuat dengan sangat sederhana namun tetap bagus. Anda bisa melakukan kontrol dengan tombol dengan cara sederhana, hal ini lantaran karena game ini memang dirancang untuk lebih menitikberatkkan pada kemampuan pemain untuk memanfaatkan kombo secara tepat serta melakukan eksekusi dengan gerakan pada timing yang tepat. Sedangkan tombol aksi yang didapatkan sendiri akan terbagi menjadi dua bagian besar yakni serangan normal serta serangan Persona. Selain itu, masing-masing serangan tersebut dibagi kembali menjadi dua jenis yakni Weak dan Strong. Masih kurang? Anda bisa menekan tombol yang sama dengan cara berulang-ulang, itu akan menghasilkan rantai kombo. Kemudian fitur yang menarik pula, pemain diberi kebebasan untuk saling mengkombinasikan serangan, aksi dan senjata pamungkasnya.
Ada satu lagi fitur yang jarang dimiliki game fighting pada umumnya, yakni sebuah mekanisme bertarung bernama Instant Kill yang memungkinkan pemain untuk menyelesaikan pertarungan namun dengan hanya 1 jurus saja. Kesempatan mengeksekusi gerakan ini semakin besar, seiring dengan semakin kritisnya tingkat HP (nyawa) karakter Anda.
Grafis Persona Arena dianggap cukup baik karena ada beberapa aspek yang semakin membuat kuat kesan tersebut. Anda bisa melihat sendiri hal sederhana yang dirancang baik seperti desain menu, tulisan, serta karakter dalam tampilan dua dimensi yang mungkin menjadi stimulus awal yang mengawali kesan kuat tersebut. Sedangkan latar belakang musik soundtrack game ini dirancang oleh Atsushi Kitajoh dengan sejumlah lagu pendek yang digubah oleh komposer seri Persona Shoji Meguro. Pada situs Amazon.com, media Blu-ray dan DVD game fighting ini dihargai USD 29.77 untuk PlayStation 3 dan untuk Xbox 360 USD53.84, game ini dapat diakses di sini. [ALX]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.