Memang belum terdengar dengan gencar di Indonesia, tapi saat ini telah ada sebuah gadget terbaru buatan sendiri, hasil rakitan dengan komponen utama sebuah komputer kecil dengan kemampuan yang lumayan hebat bernama Raspberry Pi. Perangkat yang satu ini tidak memiliki case/keyboard/layar apapun. Perangkat ini murni hanya sebuah komponon elektronik. Namun dengan tangan dingin seseorang yang kreatif, komputer yang telah menggunakan OS khusus ini bisa disulap menjadi sesuatu yang lebih kreatif.
Para pengguna Raspberry Pi banyak merakit berbagai macam peralatan elektronik dengan berbagai keunggulan,semuanya buatan tangan. Ada yang menjadikannya sebuah perangkat gaming, ada yang menjadikannya sebuah jukebox, ada pula yang merakit benda ini menjadi PVR, PC mobil, jukebox, dan lain sebagainya. Ya, berbagai gadget terbaru hasil kreasi para pengguna Raspberry Pi ini telah berhasil diciptakan, namun sayangnya tidak dijual secara besar karena hanya berupa hasil uji individual.
Sebuah terobosan dilakukan oleh seorang CEO dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang reparasi laptop. Nathan Morgan, nama orang ini, telah memasang berbagai perlengkapan tambahan untuk menopang kinerja Raspberry Pi yang dibelinya, sehingga dapat berfungsi sebagaimana layaknya seperti PC.
Ya, Dengan perangkat yang satu ini, Anda dapat mengerjakan berbagai hal yang biasanya dikerjakan pada PC kesayangan di rumah. Dengan PC mini portabel ini, kita dpat melakukan berbagai hal seperti mengedit dokumen dan lain-lain meskipun sedang berada di tempat umum. Karena ukurannya yang ringkas, gadget terbaru ini pasti tidak akan mengganggu orang lain, terutama ketika kita sedang berada pada lingkungan umum.
Komputer kecil seukuran kalkulator ini bernama Pi-to-Go. Meskipun panjang dan lebarnya tidak lebih dari seukuran buku saku, tapi perangkat ini lumayan tebal. Tebalnya gadget terbaru buatan tangan ini dikarenakan penggunaan baterai bekas dari sebuah laptop Dell. Baterai laptop memang cenderung memiliki ukuran besar, dan Nathan bahkan masih bisa memadatkannya pada sebuah case 3D unik yang –lagi lagi- buatan sendiri.
Nathan menceritakan segala hal yang berkaitan dengan proses pembuatan Pie to Go-nya ini dari awal sampai akhir. Nathan merasa bahwa proyek yang dikerjakannya adalah sebuah proyek open source yang prosesnya boleh diketahui orang banyak.
Nathan melengkapi satu komponen Raspberry yang ia miliki dengan satu buah layar 3.5 inci, baterai bekas Dell Latitude D600 dengan daya 11 volt, kapasitas penyimpanan data yang cukup besar untuk ukuran komputer saku, serta berbagai fitur lainnya. Raspberry Pi yang digunakanny adalah Raspberry Pi model B revision 1, dengan prosesor Broadcom BCM2835 ARM11 700 MHz. Gadget terbaru hasil pengembangan rumahan ini cukup menarik, bukan?
Memang, merakit Pi-to-Go ini tidaklah mudah. Berbagai permasalahan sempat dihadapi Nathan, mulai dari pemasangan layar, hubungan perangkat dengan baterai yang memiliki keunikan tersendiri, sampai masalah pemilihan mouse dan keyboard yang bekerja secara nirkabel. Tapi setepah Pi to Go ini selesai dirakit, Nathan sama saja telah menciptakan sebuah PC portabel dengan ukuran super kecil.
Layar 3.5 inci dengan perbandingan aspek rasio 4:3, memiliki resolusi 640 x 480 piksel.
CPU Broadcom BCM2835 ARM11 700 MHz
Memori 256MB (terbagi dengan GPU)
Penyimpanan utama SD card 4GB (sudah terinstall OS Rasbian Linux)
Penyimpanan Tambahan 64GB Sata II SSD (dengan 1GB Linux swap)
Wi-Fi Built in b/g/n
Bluetooth Bluetooth v3.0
Sistem input QWERTY keyboard dengan mouse touchpad
Berat 1.65 pon
Perangkat yang satu ini dapat dinyalakan secara terus menerus selama lebih dari 10 jam sebelum baterainya dicharge ulang. Perangkat yang satu ini memang hasil eksperimen yang bagus sekali. Nampaknya, era komputer portabel mini sudah semakin dekat saja.
Bagi Anda yang tertarik untuk merakit perangkat ini sendiri, Nathan menyediakan panduannya dalam membuat gadget terbaru hasil rakitannya ini. Panduan merakit pi to Go ini dapat Anda simak dari sini, lengkap dengan berbagai gambar pendukung, ancaman kendala, serta bagaimna proses-proses pemasangan komponennya. Chip komputer Raspberry Pi sendiri memiliki harga US$ 25 - US$ 35, tergantung dari varian yang Anda beli. Untuk keseluruhan pembuatan Pi to Go ini, Nathan merogoh kocek hampir senilai US$ 400. Mahalnya perangkat ini terlihat dari beberapa komponen pelengkapnya, antara lain Battery Charger (US$ 75), 64GB SSD hard drive (US$ 69.95), dan baterai Dell D600 itu sendiri (US$ 88.50). [BAM]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.