Advanced Micro Device atau AMD adalah perusahaan penyedia Mikroprosessor yang cukup ternama. Perusahaan ini pun dikenal sebagai produsen kartu grafis saingan Nvidia yang dianggap sebagai produsen kartu grafis nomor satu. Tentu AMD ingin merebut tahta dari Nvidia. Untuk itu, perusahaan ini terus meluncurkan kartu grafis AMD terbarunya agar semakin “mengancam’ Nvidia. Salah satu langkahnya adalah dengan menghadirkan kartu grafis bernama Radeon R7 250X. Kartu grafis ini merupakan kartu grafis AMD yang cukup terjangkau. Kartu grafis ini sendiri dihadirkan AMD sebagai pengisi kekosongan antara Radeon R7 260 dengan Radeon R7 250. Seperti apakah kartu grafis ini? Simak ulasannya berikut ini.
Desain
Kartu grafis AMD Radeon R7 250X ini datang dengan desain yang tidak jauh berbeda dengan Radeon R7 250. Fisiknya identik dengan warna merah dengan pendingin yang hampir menutupi bagian Mainboard. Dan karena kipas pendingin yang agak besar, membuat kartu grafis ini akan memakan dua ruang slot di Motherboard. Secara keseluruhan, desain kartu grafis ini memang tidak ada yang beda dengan Radeon R7 250. Namun tentu spesifikasi desain versi referensi AMD ini akan berbeda dengan versi yang sudah dikemas oleh produsen mitra AMD.
Performa
Performa seperti apa yang ditawarkan oleh kartu grafis AMD Radeon R7 250X? Kartu grafis ini tentunya memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan Radeon R7 250X. Namun secara umum, kartu grafis ini memiliki performa yang serupa dengan AMD Radeon HD7770 GHz Edition. Bisa dikatakan, kartu grafis ini merupakan Re-Brand dari AMD Radeon HD7770 GHz yang mengusung chip Cape Verde. Kartu grafis yang dibuat berdasarkan teknologi 28nm ini telah mendukung teknologi AMD terbaru yakni arsitektur GCN (Graphics Core Next) yang tentunya memberikan performa yang sangat baik dibandingkan dengan kartu grafis yang tidak menggunakan GCN.
Di dalam kartu grafis AMD Radeon R7 250X ini terdapat 640 Stream prosesor dengan dukungan 40 TMUs dan 16 ROPs. Teknologi ini mengusung kecepatan Core GPU (Graphics Processing Unit) sebesar 1GHz. Kecepatan ini didukung dengan Clock Memori VRAM yang sangat baik yaitu 4,5GHz. Untuk kapasitas VRAM, kartu grafis ini menyediakan dua pilihan VRAM yakni 1GB dan 2GB. Kedua VRAM ini didukung dengan dengan antarmuka memori 128-bit. Yang menarik adalah bahwa TDP (Thermal Design Power) kartu grafis ini hanyalah sekitar 95W. Hal ini tentunya membuat kartu grafis ini tidak memerlukan daya tambahan.
Fitur
Salah satu keunggulan AMD Radeon R7 250X terletak pada fitur yang dimilikinya. Kartu grafis terbaru ini telah mendukung API DirectX 11.2 dan dukungan API Mantle. Dukungan API Mantle menjadi nilai lebih karena API dari AMD ini menghadirkan performa grafis yang lebih baik dibandingkan dengan API DirectX 11.2. Sayangnya API Mantle baru akan bekerja jika ada games yang sudah mendukung API AMD ini seperti halnya Battlefield 4.
Penggunaan kartu grafis ini untuk menonton video berkualitas tinggi maupun untuk kemampuan game pun sangat tergolong baik. Bisa dikatakan, kartu grafis ini dapat diandalkan untuk layar yang memiliki resolusi HD (720p) ke atas. Selain itu, kartu grafis ini telah mendukung teknologi AMD Eyefinity. Dengan teknologi AMD Eyefinity, kartu grafis ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan penggunaan lebih dari satu layar. Dan yang menarik adalah bahwa kartu grafis ini memiliki fitur AMD ZeroCore. Fitur ini memungkinkan pengolah grafisnya diatur pada konsumsi daya rendah ketika monitor sedang tidak menyala atau dalam keadaan Idle. Suatu fitur yang cukup baik dan ramah lingkungan.
Kesimpulan
Kartu grafis Radeon R7 250X merupakan kartu grafis pilihan yang bisa diandalkan oleh para Gamer. Apalagi kartu grafis ini semakin menarik berkat harga murah yang ditawarkannya yakni mulai $99 atau Rp 1,2 juta. Dengan harga 1 jutaan dengan dukungan fitur yang melimpah membuat kartu grafis ini sangat direkomendasikan untuk digunakan. Satu-satunya kekurangan kartu grafis dengan kode “Oland” adalah tidak didukungnya teknologi AMD TrueAudio yang banyak disematkan pada produk kartu grafis AMD. Terlepas dari kekurangan tersebut, kartu grafis ini tetap bisa menjadi pilihan karena berada pada kelas Entry-Level dan bersaing dengan Nvidia GeForce GT 650 yang dijual dengan harga yang hampir sama.[HMN]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.