Berbeda dengan biasanya, kali ini Paseban akan Me-review untuk 2 ponsel terbaru keluaran Nokia, ponsel ini terdapat pada kelas yang berbeda namun keluar dengan waktu yang bersamaan. Pada kali ini Paseban tidak membandingkan ponsel 1 dengan yang lain, karena memang berbeda kelas dari masing-masing ponsel ini. Kali ini Paseban akan me-review Nokia Lumia 525 & Nokia Lumia 1320.
Desain
Pada desain, kedua ponsel ini terlihat tidak ada yang spesial. Desain yang memang sudah menjadi ciri khas dari semua “ponsel pintar” keluaran Nokia ini memang memiliki bentuk yang yang sama hampir dari setiap jenisnya. Mengusung tema Windows 8 ini, ponsel ini pun memiliki desain minimalis dengan bentuk persegi panjang dan tipis, sangat minimalis dengan desain yang simpel. Warna yang dikeluarkan pun hampir sama setiap ponselnya, kedua seri Lumia terbaru ini tersedia dengan warna Hitam, Putih, Kuning dan Merah.
Untuk Ukuran Layar, Nokia Lumia 525 memiliki layar sebesar 4” dengan resolusi 480 x 800 yang sangat cocok untuk starting pak atau untuk awalan dan juga untuk kalangan muda pengguna “ponsel pintar”, cocok untuk orang-orang yang simpel dan banyak bergerak dengan tidak menyusahkan ketika menaruh ponselnya tersebut pada tempat-tempat yang mudah diambil.
Sementara itu, Lumia 1320 hadir dengan layar yang cukup besar, 6” dengan resolusi 720 x 1280. Tentunya layar ini akan membuat penggunanya sangat nyaman untuk melihat konten ataupun berseluncur di dunia maya dengan layar sebesar dan setajam resolusi yang disajikan. Lumia 1320 ini memang cocok untuk orang-orang yang mengepentingkan kualitas dan tentunya tidak untuk orang yang memiliki pergerakan yang sangat sering seperti apa yang ditujukan kepada para pengguna Lumia 525 tersebut.
Peforma
Dari segi konektifitas, Lumia 525 menggunakan teknologi sampai ke HSDPA untuk menunjang koneksi internet atau data untuk para penggunanya. Berbeda dengan Lumia 525, Lumia 1320 tampil lebih berani dan lebih maju dengan menyusung teknologi LTE yang memang sedang berkembang akhir-akhir ini. LTE yang didukung di ponselLumia 1320 antara lain LTE 800/1800/2600 dan LTE 700/850/17--/1900/2100. Membuat Lumia 1320 siap untuk beredar dibelahan dunia bagian mana pun.
Proteksi layar yang digunakan pada Lumia 525 adalaah dengan Scratch-resistant Glass yang cukup handal, sementara Lumia 1320 menggunakan CorningGorilla Glass 3 yang memang sudah tak perlu diuji kehandalannya, dan juga dengan dukungan ClearBlackdisplay.
Prosesor yang digunakan pada Lumia 525 ini adalah menggunakan dualcore 1 GHz dengan chipsetQualcomm MSM8227 dan GPU Adreno 305 dengan RAM 1GB dan internal memori 8 GB. Cukup tangguh untuk melakukan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan dan juga untuk bermain Games tentunya. Lumia 1320 menggunakan prosesor dualcore 1.7 GHz dengan chipset Qualcomm Snapdragon S4 dan GPU yang sama yaitu Adreno 305 dengan RAM 1GB dan internal memori 8 GB. Baterai dari Lumia 525 sendiri menggunakan baterai yang berukuran kecil yaitu Li-ion 1430 mAh battery (Bl-5J) dengan baterai ini memungkinkan pengguna akan lebih sering meng-chargeponselnya mengingat kapasitas baterai yang kecil. Lumia 1320 menggunakan baterai yang jauh lebih besar, dengan nun-removableLi-ion 3400 mAhbattery (BV-4BW), baterai yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Lumia 1320 melihat dari spesifikasi yang ada pada ponselnya.
Kamera
Kedua ponsel ini memiliki kamera yang sama pada kamera utama yaitu dengan 5 MP dengan resolusi 2592 x 1944 yang dapat merekam dengan kualitas 720p pada Lumia 525 dan 1080p pada Lumia 1320. Untuk kamera sekunder Lumia 525 tidak memilikinya, Lumia 1320 memiliki VGA kamera untuk sekunder kameranya.
Kesimpulan
Untuk Lumia 525 adalah ponsel yang cukup menarik untuk kalangan anak-anak muda dan yang memerlukan ponsel dengan besar yang tidak terlalu berlebihan namun dengan spesifikasi yang juga memadai dengan segala yang dimiliki oleh Lumia 525 sendiri. Lumia 1320 cukup baik dengan ukuran yang lebih besar dengan prosesor yang berbeda sedikit dibanding Lumia 525 dengan spesifikasi yang lain tidak jauh berbeda, Paseban rasa ponsel ini apabila datang dengan harga yang kurang realistis mungkin akan kalah saing dengan para pesaing yang lainnya. [IRW]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.