review

Hands-On: Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan (Display dan Koneksi)

Hands-On: Asus Padfone 2, Satu Perangkat Dua Kemampuan (Display dan Koneksi)

Asus PadFone 2 memiliki resolusi 720 X 1280 pixel untuk yang 2D dan 3D di layar 4,7 inci-nya, tampilan begitu tajam dan bersih dengan density 312 ppi. Ikon-ikon kecil yang ada di bar notifikasi tampak begitu ditail dan jelas, begitu juga ikon menu. PadFone 2 didukung oleh layar Super IPS+ capatitive touch screen 16 juta warna. Ini jelas sekali terlihat dari tampilan yang dia berikan. Seperti di pembahasan sebelumnya, gambar di finder kamera lebih tajam daripada hasilnya.

Sebenarnya, dari kemampuannya memainkan game seperti N.O.V.A 3 dan FIFA 14 sudah menjadi jaminan kalau display PadFone 2 ini tidak diragukan lagi. Dan ini memang sudah seharusnya untuk perangkat high-end. Apalagi, Asus PadFone 2 harus bisa mengoptimalkan display ketika disatukan dengan PadFone Station. Dia harus bisa memberi tampilan yang tidak kalah dengan PadFone 2. Tetapi, display di Station dan PadFone agak berbeda sedikit. Ketajaman lebih terasa di PadFone 2. Faktor yang mempengaruhi ini mungkin adalah karena di PadFone 2 layarnya hanya 4,7 inci dan teknologi display Station masih IPS dengan resolusi 1280 X 800 pixel. Tetapi ketajaman dan kebersihan display di tabletnya tidak jauh berbeda. Anda tetap bisa menikmati tampilan yang tajam dan bersih di tablet.

gambar di atas adalah hasil screenshoot dan yang dibawah hasil kamera

 

Tingkat kecerahan PadFone 2 bisa dibilang cukup. Tetapi Anda masih bisa melihatnya dengan jelas walau di terik matahari sekalipun. Dan kita memiliki akses cepat mengatur tingkat kecerahan melalu notifikasi bar. Anda bisa men-tap ikon auto disebelah meter kecerahan untuk pengaturan otomatis tingkat kecerahan. Disebelah kirinya, terdapat ikon untuk mengganti ke Out Door Mode.

Koneksivitas

Sebagai ponsel modern, PadFone 2 telah didukung oleh jaringan 4G LTE 800/1800/2600, 3G HSDPA dan 2G. Di Indonesia memang belum ada provider dengan layanan 4G. tetapi dalam waktu dekat, 4G juga akan hadir di Indonesia. Untuk GPRS kecepatannya sekitar 32-48 kbps, EDGE maksimal 236,8 kbps (di Indonesia ini jarang sekali terjadi), kecepatan maksimal HSDPA 5,76 Mbps (sama dengan Google Nexus 2) dan 4G LTE maksmial 100Mbps. Kalau di Indoneisa, semua tergantung Anda menggunakan layanan apa. Tetapi untungnya adalah, ketika Anda memilih menggunakan layanan internet yang memiliki bandwidth besar maka handphone ini bisa memaksmailkannya. Koneksi lain yang tesedia di PadFone 2 adalah Wi-Fi, Bluetooth dan NFC. Untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Wi-Fi dan bluetooth, Anda tinggal men-tap pada ikon yang ada di bar notifikasi. Wi-Fi di PadFone 2 juga bisa jadikan hotspot dengan mengaktifkannya melalui bar notifikasi. Untuk melengkapinya PadFone 2 juga didukung GPS.

Paseban menguji kecepatan internet Asus PadFone 2 dengan Galaxy Nexus 2 menggunakan aplikasi OOKLA Speedtest. download Asus PadFone 2 lebih tinggi dari Galaxy Nexus 2. tetapi untuk uploadnya, Nexus 2 mengalahkan Asus PadFone 2. Dibawah hasil screenshoot kedua smartphone ini.
 
 
Asus PadFone 2
 
Google Nexus 2

Paseban menggunakan jaringan Wi-Fi kantor Paseban dengan kecepatan PadFone 2 dan Google Nexus 2 disamakan (download 256Kb dan Upload 128Kb). Test di lakukan bersamaan dan ditempat yang sama. Namun, Google Nexus 2 bila diperhatikan tidak mendapat sinyal sekuat Asus PadFone 2 padahal di tempat yang sama.

Berbicara tentang GPS, PadFone memiliki aplikasi yang diberi nama Navigation (Google Maps Navigation). Aplikasi ini bisa digunakan dengan perintah suara, sayangnya perintah suara yang kita berikan jarang sekali benar. Salah satu kesalahannya mungkin adalah aksen. Google Navigation lebih mengenal aksen Amerika Serikat. Jadi, Paseban tetap memilih secara teks saja.

 

 

Kesimpulan

Asus PadFone 2 merupakan smartphone dengan performa yang sangat baik. Memutar video 720p dengan baik dan memutar game-game yang membutuhkan spek tinggi juga dengan baik. Memang dia masih banyak kalah dari uji benchamark dengan beberapa handphone high-end Android lainnya seperti Galaxy S4 yang berharga Rp.7 jutaan di untuk yang 16GB,  Note 3 yang berharga Rp8 jutaan, dan Note 2 yang berharga Rp6 jutaan. Tetapi Asus PadFone 2 dengan harga Rp8 jutaan memberikan Anda dua perangkat sekaligus, PadFone 2 dan PadFone Station 10,1 inci. Berguna sekali bagi developer aplikasi atau game yang membutuhkan tablet dan smartphone. Asus PadFone 2 memberikannya dalam satu paket.

Kamera 13 megapixel PadFone 2 Paseban harapkan bisa menghasilkan gambar yang lebih baik. Kamera ini memang memberikan resolusi yang tinggi namun, warna dan ketajaman hasil jepretannya tidak seperti kamera berpixel tinggi handphone-handphone high-end saingannya. Namun, Anda tidak perlu terlalu kecewa, Anda akan disenangkan oleh aplikasi kamera bawaan PadFone 2. Kemampuan auto fokus dan memusatkan fokus di semua titik obejk foto sangat menarik.

Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah bahan body dan bezelnya. Paseban sarankan, untuk bermain game dalam waktu yang lama gunakanlah Station-nya. Karena, bazel besi dan campuran alumunium ini cukup panas bila Anda sudah terlalu lama bermain. Di penghujung kata, Asus PadFone 2 layak dimiliki developer, gamer dan umum. [RIC]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads