review

HTC Butterfly S - Hp HTC Android Berprosesor Gesit dan Baterai yang Tahan Lama

HTC Butterfly S - Hp HTC Android Berprosesor Gesit dan Baterai yang Tahan Lama

HTC One memang salah satu produk unggulan dari HTC. Namun, bila berbicara masalah performa sebenarnya HTC Butterfly S menang dari saudaranya itu. Sayangnya promo, marketing dan semua proses industri kurang di maksimalkan pada Hp HTC Android Butterfly S. Untuk desain juga, HTC One menang jauh dari Butterfly. HTC memberikan pilihan untuk pecinta desain dan pecinta performa. Bila digabungkan keduanya, sepertinya harganya terlalu mahal.

HTC Butterfly S merupakan produk yang menargetkan market di Asia. Dengan keunggulannya berprosesor quad-core 1,9GHz, Ultracamera seperti yang terdapat pada HTC One dan batrai yang tahan lama berusaha menggaet hati konsumen. Ketika dilihat sekilas, dia mirip dengan produk sebelumnya HTC Butterfly, bedanya pada produk kali ini HTC memberikan speaker di bagian depan dan OS Android Jelly Bean terbaru dengan Sense UI. Intinya, ini adalah updet-an dari versi sebelumnya. Apa-apa lagi yang berbeda dan menarik dari HTC Butterfly S ini?

Desain

HTC Butterfly S tidak banyak menyimpang dari desain asli HTC Butterfly kecuali penambahan BoomSound pada speaker depannya seperti yang terdapat pada HTC One. Ini merupakan usaha disain yang bagus dari HTC, menempatkan speaker di depan. Jadi, suara bisa langsung mengarah ke pengguna. Kalau di belakang, kemungkinan suara teredam itu lebih besar karena orang jarang demi mendengarkan musik membalikkan handphonenya.

Disain yang menarik lainnya adalah Butterfly S memiliki tiga tombol. Ini sangat membantu dengan adanya tombol Home di tengahnya dari pada HTC One yang hanya memiliki dua tombol saja. Mempermudah kita ketika ingin kembali ke aplikasi sebelumnya atau langsung ke Home. Kalu dibandingkan dengan HTC One yang hanya ada dua (back dan Home), sedikit membingungkan ketika berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi yang lain.

Slot Micro-SIM dan Micro SD berada pada bagian atas di bawah cover. Mereka ada di posisi yang sama namun slot berbeda. Untuk keluar masuknya SD Card kita dipermudah dengan pegas yang ada pada slotnya. Jadi jangan khawatir bila Anda termasuk orang yang suka memasang dan mencabut SD Card. Tombol power berada pada port selanjutnya seperti pada HTC One. Tombol ini berfungsi ganda, Anda juga bisa memfungsikannya sebagai blaster IR untuk remot TV.

Perangkat ini berdimensi  144,5 x 70,5 x 10,6 mm dengan berat 160g. Bentuknya yang melengkung dengan lembut akan masuk ke tangan Anda. Bahan casingnya tidak seperti HTC One yang terbuat dari pelastik glossy yang mewah. Tidak heran bila pemakain yang berkepanjangan akan membuat ponsel ini berminyak dan terdapat noda di bodynya yang tidak enak di pandang. Namun bila Anda pemakai yang apik, ini bisa di hindari dengan penambahan pelindung.

Fitur

Butterfly S merupakan perangkat pertama HTC yang menggunakan Android Jelly Bean 4.2.2. Jelly Bean terbaru ini menggunakan UI 5 Sense. Sedikit kesepakatan dengan Android, HTC membuat skin untuk sistem operasi yang dipakainya ini termasuk kostumisasi yang terbatas pada lock screen. Secara default, Sense 5 memberikan kebebasan yang besar untuk pengguna hingga lock scree-nya. Terkadang ini malah membuat lock screen-nya menjadi berlebihan.

Anda bisa mengakses Quick Setting, DayDream dan persentase baterai di status bar. BlinkFeed juga sudah ditingkatkan dengan menyajikan informasi dari WeChat dan Instagram. WeChat tampaknya dibuat lebih eksklusif di Butterfly S dan ini tidak bisa kita temukan di HTC One. Perangkat ini memiliki ruang penyimpanan internal 16GB. Rasanya tidak akan cukup bila Anda memiliki banyak file multimedia. Untungnya ini bisa di perbesar dengan Micros SD dengan kapasitas hingga 64GB.

Untuk konesksifitas tersedia Wi-Fi, Bluetooth, DLNA, HDMI dan LTE sebaik yang terdapat pada NFC. Sayangnya, perangkat ini kehilangan kemampuan tahan air seperti yang dimiliki Butterfly. Padahal, produsennya banyak mengeluarkan handset tahan air belakangan ini. Saingannya seperti Sony dan Samsung juga banyak membuat produk tahan air.

Kamera

Terdapat kamera 8 megapixel pada Butterfly dan pada seri S ini dilengkapi dengan teknologi Ultrapixel dengan aperture f2.0 dan sensor BSI. Ini menghasilkan jepretan yang sama dengan HTC One. Anda akan memperoleh gambar yang lebih baik di cahaya rendah namun, noise agak lebih detail. Anda juga akan kehilangan kedetailan gambar ketika Anda memotret di tempat yang sangat terang.

Performa

Butterfly S menggunakan chip yang sama dengan Samsung Galaxy S4 quad-core Qualcomm Snapdragon 600 1,9GHz. Ini membuatnya lebih cepat dibandingkan dengan HTC One yang di bangga-banggakan HTC. Memang chip yang digunakan sama tetapi berbeda pada clock-nya, HTC One hanya 1,7GHz. Anda akan sangat puas dengan ketangguhan perangkat ini. Malahan, beberapa benchmark memberikan point yang lebih besar pada Butterfly S. Mungkin ini pengaruh 2GB RAM atau jenisnya.

Ada baterai seperti yang ada pada judul review ini. HTC Butterfly di dukung oleh baterai  3.200mAh yang bisa bertahan setengah hari hingga satu hari penuh dalam penggunaan yang normal. Misalnya, aktif menggunakan email, push mail, Tweeter dan Facebook. Dari HTC-nya sendiri perangkat ini bisa bertahan hingga 659 jam dalam keadaan stand-by pada jaringan 3G dan 544 jam pada jaringan 2G. Menelpon, perangkat ini bertahan 29 jam di jaringan 2G dan 25 jam pada jaringan 3G.

Kesimpulan dan Harga

Tidak bisa di bantah, Butterfly S merupakan ponsel yang sangat tangguh. Namun, disainnya memmang sedikit mengecewakan. Kalau Anda suka dengan performa, produk ini menjadi pilihan yang sangat tepat. Bila disain pilihlah HTC One. Berbicara masalah disain, kita masih bisa mengakalinya dengan pelindung casing. Produk ini dibandrol cukup mahal, di India yang menjadi pasar utama perangkat ini di hargai sekitar Rs 45.029 atau kira-kira bila dirupiahkan sekitar Rp 7.8 juta. [RIC]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads