review

LG Optimus G Pro - Ponsel Suksesor Prosesor Quad Core

LG Optimus G Pro - Ponsel Suksesor Prosesor Quad Core

LG Optimus G Pro, sang penerus Optimus G, segera meluncur ke pasar ponsel. Tanggal 6 Juli akan menjadi hari lahirnya di tanah Indonesia. Sambil menunggu mendaratnya masterpiece terbaru LG tersebut, mari kita korek seperti apa kemampuan yang ditawarkannya.

Desain

Mengusung layar 5,5 inch, LG Optimus G Pro jelas dimaksudkan untuk berkompetisi di kelas phablet 5 inch. Layar sentuh mendominasi bagian depan ponsel. Di sisibagian bawah layar bertengger satu tombol yang bertugas sebagai Home. Di kiri-kanan tombol itu ada panel sentuh, berfungsi sebagai Back dan Menu, yang baru tampak bila backlight menyala. Kamera depan bertengger di sisi atas layar. Sementara kamera utama ada di belakang bodi, bersama flash dan speaker ekstra. Port micro USB disematkan di bawah bodi, sementara jack audio 3,5 mm di atas bodi. Kiri bodi ditempati tombol multi-fungsi dan tombol volume 2-arah, kanan bodi dihuni tombol power dan ceruk pembuka case belakang. Slot microSD tersembunyi di balik case, bersama slot micro SIM.

Performa

Beragam aktivitas yang dilakukan di Optimus G Pro terasa mulus. Kombinasi Android 4.1.2 Jelly Bean, prosesor 1.7GHz quad-core, dengan RAM 2GB benar-benar menampakkan kelasnya.  LG memasang slot microSD yang dukung kapasitas hingga 64 GB sebagai penambah memori. Pada kondisi WiFi dan seluler terus menyala, bolak-balik cek game online, Facebook, Twitter, dan Instagram, sering ngobrol di WhatsApp, Line, WeChat, ditambah sesekali mendengakan musik, baterai minta diisi ulang setelah sehari semalam. LG menyediakan 4 theme; Optimus disetel sebagai default. Kalau ingin ganti yang lain ketuk saja Biz, Cozywall, atau Marshmallow. Kami belum menemukan cara menambah sendiri theme ini. Di sisi bawah ada jendela bar berisi lima pintasan. StAndarnya terdiri dari Phoe, Contacts, Internet, Messging, dan Apps. Optimus mengemas banyak fitur baru. Beberapa yang terlihat antar alain Smart Screen (menjaga layar tetap menyala ketika perangkat mendeteksi mata sedang mentap layar), atau Smart Video (mem-pause video ketika perangkat mendeteksi mata tak sedang menatap layar).

Tak ada FM Radio. Hanya terlihat Music untuk player musik dan videos untuk player video. Fitur di music lumayan asyik. Ada pintasan Search on YouTube yang langsung mencarikan video di YouTube yang berkaitan dengan lagu. Lagu juga bisa di-share pakai SmartShare. Dan kalau pakai headset, kita bisa cicipi Dolby Mobile ini, masih ada lagi 7 opsi lain di Auto effects yang bisa dijajal (termausk Off dan Custom). Dolby Mobile maupun SmartShare juga ada di Videos. Player video ini isa dibaca file 1080p, alias full HD. Pengaturan lain yang layak dilirik antara lain Play Speed, dan Trim. Yang menarik, Qslide berfungsi pula disini. Alhasil, player video melayang di atas aplikasi lain. Jadi, kita bisa nonton video sambil melakukan aktivitas lainnya. Speaker menghasilkan suara nyaring namun tetap jernih ketika diterjang ke volume maksimal. Tentu saja ada bantuan polesan dari Equalizer. Optimus G pro dukung jaringan internet seluler LTE maupun WLAN. Setting internet operator umumnya langsung dikenali. Kalau pun tidak, mudah disetel sendiri. WiFi bisa dipakai untuk tethering maupun portable hotspot.

Kamera

Fitur kamera merupakan Andalan utama LG menghadapi kompetitornya. Antara lain ada Dual Camera dan Dual Recording; dengannya kita bisa memotret foto atau merekam video pakai kamera depan dan belakang secara bersamaan. Lalu di moda foto ada VR Panorama yang memungkinkan kita memotret baik horizontal maupun vertikal untuk mendapatkan pemAndangan 360 derajat. Sedangkan di moda video ada Pause dan Resume Recording, yang memungkinkan kita menghentikan sementara perekaman video. Nantinya potongan-potongan klip tersebut langsung bisa ditonton sebagai satu klip utu. Praktis untuk bikin klip Harlem Shake sendiri! Selain Dual camera dan VR Panorama tadi, di moda foto masih ada lagi HDR, Pnorama, Burst shot, dan Beauty shot yang hasil fotonya tak kalah keren. Beberapa fitur lain di moda foto yang menurut kami perlu dicoba antara lain Voice Shutter – penggunaan suara untuk perintah pengambilan gambar. Lalu ada Time machine camera pengambilan banyak sekaligus, yang nantinya kita bisa sortir dimana yang mau disimpan. Atau Intelligent auto – pengenalan karakter scene secara otomatis, yang langsung menyesuaikan pengaturan kamera. Sekadar catatan, kalau Intelligent auto sedang aktif, Time machine camera otomatis non-aktif. Image size maksimal untuk kamera depan adalah 13 MP (4160x3120). Sedangkan video size maksimal adalah full HD (1920x1080). Foto maupun video yang dihasilkan tergolong tajam. Foto dan video pun bisa di-share ke jejaring sosial, selain di streaming dengan SmartShare.

LG menyediakan PC suite untuk memudahan sinkronisasi berbagai file dengan komputer. Software ini bisa di-download sendiri dari situs LG sendiri, atau dibantu oleh launcher di handset. Ketika perangkat pertama kali terkoneksi ke komputer lewat kabel data, di handser muncul USB connection type yang salah satunya adalah LG software. Kalau kita pilih ini, maka LG PC Suite akan di-download ke komputer dan di-install. Software tersebut sekaligus menyuplai driver yang akan mengenali handset sebagai drive di komputer. Bluetooth mudah bertukar file dengan handset lain. Pun bisa dipakai tethering. Selain itu ada NFC.

Kesimpulan

Bermodal layar lega, namun tetap handy di tangan membuat LG Optimus G Pro menjadi salah satu smartphone bervisual terbaik di ranah smartphone. Harga 7 juta rupiah pun terbilang cukup sebanding dengan performa dan spesifikasinya. [IRW]

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads