Perusahaan penyedia perangkat lunak terbesar, Micrososft, tengah mencari Chief Executive Officer (CEO) setelah pimpinan mereka Steve Ballmer mengundurkan diri alias pensiun. Posisi krusial perusahaan yang didirikan oleh Bill Gates ini pun menjadi sorotan utama seluruh media massa. Bagaimana tidak, posisi CEO Microsoft merupakan salah satu posisi prestisius karena menyangkut kebijakan perusahaah ini kedepannya.
Adapun beberapa nama yang akan menjadi kandidar CEO Microsoft telah bermunculan. Nama-nama tersebut muncul baik dari kalangan internal maupun dari kalangan eksternal. Tentu nama-nama yang muncul ini merupakan kandidat kuat yang untuk menggantikan posisi Steve Ballmer. Siapa sajakah kandidat-kandidat kuat yang akan menjadi CEO Microsoft ini? Berikut nama-namanya.
- Stephen Elop
Stephen Elop merupakan salah satu dari sekian nama kandidat kuat CEO Microsoft. Pria kelahiran 31 December 1963 awalnya dikenal sebagai CEO Nokia. September 2013 lalu ia mengundurkan diri dari perusahaan ponsel asal Finlandia tersebut. Namun Elop kini pastinya masih tetap berhubungan dengan Nokia meski secara tidak langsung. Pasalnya, pria yang satu ini kini berada di Microsoft yang notabene sudah mengakusisi Nokia. Di perusahaan Microsoft sendiri, Elop merupakan orang yang akan membawahi divisi Windows Phone, Xbox dan Surface. Pengalamannya sebagai CEO Nokia tentu membuat peluangnya menjabat CEO Microsoft sangat besar
- Alan Mulally
Kandidat kuat lainnya yang akan mengisi kursi panas di Microsoft adalah Alan Mulally. Pria yang lahir pada tanggal 4 Agustus1945 ini kini menjabat sebagai CEO Ford. Alan Mulally merupakan kandidat kuat CEO Microsoft karena kepemimpinannya yang luar biasa di perusahaan Ford. Namun bagi beberapa kalangan, Alan Mulally dinilai bukanlah orang yang tepat memimpin Microsoft. Barangkali penilaian tersebut karena latar belakang yang berangkat dari dunia otomotif.
- Tony Bates
- Mark Hurd
- Satya Nadella
Pria asal India yang 44 tahun silam ini merupakan kandidat kuat dari kalangan internal Microsoft. Dedikasinya terhadap Microsoft selama 20 tahun tentu menjadi sesuatu yang patut dihargai. Apalagi pria ini menunjukan keseriusannya untuk mengabdi di Microsoft dengan mengubah status kewarganegaraannya. Di Microsoft, pria yang terbilang loyal ini menjabat sebagai wakil presiden eksekutif untuk Cloud dan Enterprise group. Jika dirinya ditunjuk menjadi CEO Microsot, tidaklah sulit bagi dirinya untuk beradapatasi dengan perusahaan. Karena Microsoft bagi dirinya tampak sebagai rumah keduanya.
Itulah nama-nama kandidat kuat yang akan memimpin perusahaan Microsoft kedepannya. Kandidat-kandidat tersebut memiliki potensi yang sama besar untuk memimpin Microsoft kedepannya. Selain kelima kandidat kuat tersebut, beredar juga nama-nama lain seperti Carles Philips (CEO Infor), Paul Maritz (CEO Pivotal) dan beberapa nama lainnya.
Siapapun yang nantinya akan menjadi CEO Microsoft, yang diharapkan oleh banyak orang adalah perubahan kebijakan agar perusahaan menjadi lebih baik. Di era Ballmer, Microsoft pernah melakukan beberapa kesalahan yang menjadi blunder bagi perusahaan, termasuk ketika mengeluarkan tablet Microsoft Surface. Dengan kehadiran CEO yang baru, pastinya diharapkan oleh semua orang agar Microsoft tidak melakukan kesalahan yang sama seperti era Ballmer. Mampukah CEO baru nanti membawa perubahan pada perusahaan ke arah yang lebih baik? Hanya waktu yang mampu menjawabanya. [HMN]





Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.