article

Hari Ibu Internasional dan Humor Teknologi

 Hari Ibu Internasional dan Humor Teknologi

Hari ibu diperingati pada tanggal 22 Desember. Tetapi tanggal tersebut hanya berlaku di Indonesia. Di banyak negara lainnya, hari ibu justru jatuh pada minggu kedua  Mei. Tidak heran, jika minggu kedua bulan Mei banyak topik yang membahas tentang ibu, hadiah untuk ibu, dan sejarah hari ibu di situs luaran sana.

Asal-usul Hari Ibu Internasional

Ditetapkannya hari ibu pada minggu kedua Mei ini katanya berasal dari Amerika serikat. Seorang warga Amerika bernama Ann Jarvis pada tahun 1907 melakukan promosi tentang dirinya bahwa ibunya meninggal pada 9 Mei 1905. Ibunya sendiri merupakan seorang aktivis yang sangat peduli terhadap hak-hak perempuan. Mulai tahun 1914, apa yang dicanangkan oleh AS Ann Jarvis diresmikan oleh pihak Amerika Serikat. Mulai tahun itu, minggu kedua bulan mei ditetapkan sebagai hari ibu nasional. Tetapi tradisi ini kemudian berkembang ke negara lain, mulai negara-negara Eropa, Australias, sampai Jepang. Bahkan di Jerman, tradisi memperingati hari ibu semakin terkenal setelah Perang Dunia Ke-2.

Ibu dan Humor Teknologi.

Hari ibu di luaran sana sering diperingati dengan pemberian hadiah berupa bunga untuk ibu. Terkadang, para suami juga memberikan hadiah pada istirnya. Sama seperti di Indonesia, pemberian hadiah saat hari ibu adalah karena ibu sering mengurus anak tanpa pamrih, sering memberi nasehat, memberi doa, mengingatkan apa yang harus dilakukan dan sebagainya.

ads

 

Baca juga :

               Review MSI GTX 750 Ti TwinFrozr 2GD5 Gaming OC

               Konsep Kendaraan Pariwisata dari Yamaha untuk Masa Depan

 

Nah, hal yang menarik saat peringatan hari ibu Mei 2015 ini adalah gambar yang Joy of Tech, yang Plimbi unggah ulang dari laman PhoneArena (11/09/05).  PhoneARena menyebutnya sebagai “Humor Teknologi di Hari Ibu”.  Apa yang  ada di laman PhoneArena tersebut?

Hari Ibu Internasional dan Humor Teknologi

Ada dua gambar pada laman tersebut. Pertama adalah gambaran ibu yang peduli terhadpa anaknya. Gambaran kedua adalah tentang bahwa mungkin saja saat ini kita lebih peduli apa yang diomongkan oleh perangkat teknologi. Seolah perangkat teknologi menjadi “ibu kedua” bagi kita lewat fitur dan aplikasinya. Seolah-olah mereka lebih mengerti kita dibandingkan ibu kita. Gambar ini juga menegaskan bahwa kita lebih tergantung kepada alat-alat canggih dibandingkan berbicara dan konsultasi dengan ibu kita sendiri.

Terlepas dari humor tersebut, yang paling penting adalah  bahwa hari ibu ternyata tidak hanya dirayakan di Indonesia saja. Di negara lain, ibu ternyata masih jadi sosok yang dikagumi dan dicintai. Humor lewat gambar tersebut tampak sebagai gambaran bahwa ibu masih jadi sosok penting dibandingkan peralatan teknologi yang membantu segalanya.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads