Perbedaan Dua Teknologi Display pada Layar Smartphone - AMOLED vs S-LCD

9 Dec 2011 15:00 8593 Hits 0 Comments Approved by Plimbi
Dua tekologi *display* populer yang tersemat dalam sebuah layar *smartphone* salah satu contohnya adalah AMOLED vs S-LCD. Saat ini mungkin banyak produsen *smartphone* yang mulai menggunakan teknologi *display* S-LCD *(super LCD)* sebagai umpan tambang emasnya di pasaran *smartphone*.

Ketika orang mengatakan bahwa ukuran dan kualitas layar merpakan hal yang paling penting dalam sebuah smartphone, sulit rasanya untuk menentukan seperti apa kualitas layar yang terbaik dalam sebuah smartphone terlebih dahulu.

Selalu ada perkembangan yang berkelanjutan dalam teknologi display beberapa dekade terakhir ini, teristimewanya untuk smartphone saat ini yang memiliki teknologi display yang lebih baik dari ponsel-ponsel pendahulunya.

Dua tekologi display populer yang tersemat dalam sebuah layar smartphone salah satu contohnya adalah AMOLED vs S-LCD. Saat ini mungkin banyak produsen smartphone yang mulai menggunakan teknologi display S-LCD (super LCD) sebagai umpan tambang emasnya di pasaran smartphone.

Cukup sulit untuk membedakan kedua teknologi display AMOLED vs S-LCD, karena mereka memiliki fitur sendiri dengan pro dan kontra yang akan disoroti dalam artikel perbandingan ini.

Seperti yang telah dijelaskan di awal, untuk mengetahui teknologi display mana yang lebih baik, Anda terlebih dahulu harus memahami seperti apa AMOLED vs S-LCD yang akan dipaparkan secara singkat pada ulasan di bawah ini.

AMOLED

AMOLED adalah singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode dan merupakan teknologi yang telah dipatenkan oleh Samsung Electronics. Senyawa organik yang terkandung dalam suatu tindakan dari film tipis sebagai bahan electroluminescent dan matriks aktif merupakan satu-satunya cara bagi setiap individu piksel itu untuk tersusun. Tentu saja teknologi ini mengkonsumsi daya yang minim sehingga banyak orang yang menyukai teknologi AMOLED untuk disematkan ke dalam perangkat mobile mereka karena memiliki potensi penjualan yang lebih.

AMOLED juga mulai banyak digunakan dalam produk elektronik seperti TV yang berlayar besar, karena teknologi AMOLED ini memberikan kesempatan untuk bersaing secara menggiurkan di pasaran dengan beberapa metode display lainnya.

Layar AMOLED juga mendapat manfaat dari refresh rate yang lebih tinggi. Kelemahan AMOLED hanya terletak pada senyawa organik yang digunakan untuk efek pencahayaan di mana AMOLED tidak memiliki umur yang panjang. Namun, kini telah ditemukan teknologi untuk mengimbangi degradasi senyawa organic tersebut sehingga gambar pada layar AMOLED terlihat sangat terang dan memiliki warna yang hidup.

S-LCD

S-LCD adalah singkatan dari super LCD technology, di mana S-LCD ternyata merupakan gradasi dari layar LCD bekas. Metode layar yang juga memiliki daya yang sangat efisien ini pada kenyataannya ternyata kalah oleh keunggulan AMOLED di mana memiliki proporsi tinggi dalam piksel putih pada layarnya. Hal ini disebsbkan karena manajemen daya AMOLED yang lebih baik.

S-LCD adalah salah satu teknologi yang diandalkan karena telah dikembangkan dari teknologi IPS LCD menjadi lebih sempurna.

Perbedaan AMOLED vs S-LCD

Kedua teknologi display yang memiliki warna dan kecerahan yang efisien ini membawa S-LCD menjadi lebih unggul dari AMOLED dalam kondisi kecerahan layar. Namun dalam kondisi kemewahan dan kualitas getaran layarnya mengalahkan teknoogi display S-LCD.

S-LCD memungkinkannya memberikan nada warna yang hangat dan memiliki definisi warna yang lebih baik dari AMOLED. Tetapi keputusan akhir, tetap saja jatuh kepada pilihan masing-masing pengguna untuk memilih teknologi display mana yang lebih disukai. [MG]

Tags

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel