Review Asus Zenfone Max M2

1 Jan 2019 18:13 2421 Hits 0 Comments
Zenfone Max M2 merupakan salah satu smartphone yang menawarkan price-performance ratio terbaik dengan prosesor Qualcomm terbaru.

Ada varian yang menarik saat Asus meluncurkan generasi terbarunya dari seri Zenfone Max yakni Zenfone Max M2 di kisaran akhir tahun 2018 yang lalu. Varian ini memang tidak banyak digaungkan oleh sang produsen asal Taiwan tersebut dan juga oleh para penggemarnya.

Popularitasnya kalah jauh dibanding saudaranya si Zenfone Max Pro M2. Tetapi jangan salah, Zenfone Max M2 punya banyak hal yang sangat menarik tersimpan di dalamnya. Apa saja?

Pertama dan yang menjadi kelebihan utama adalah, prosesor Qualcomm Snapdragon 632 yang ia gunakan. Sebagai gambaran, prosesor ini merupakan generasi penerus dari Qualcomm Snapdragon 625 yang sangat terkenal atas performanya yang kencang tapi sekaligus efisiensi energi dan suhu operasionalnya yang sangat rendah.

Prosesor ini menawarkan performa keseluruhan yang mencapai 40 persen lebih baik dibandingkan prosesor pendahulunya tersebut. Bahkan dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon 626 yang notabene merupakan Snapdragon 625 yang kecepatannya sedikit ditingkatkan.

Tapi, apakah hanya prosesornya saja yang menarik dari smartphone ini? Apakah ia menawarkan sesuatu yang lebih dibanding kompetitornya sekelas? Mari kita bahas.

Desain dan Spesifikasi 4

Tidak banyak perubahan yang dilakukan Asus pada Zenfone Max M2 dibanding pendahulunya, si Zenfone Max M1. Masih tetap dengan material logam unibody yang membalut seluruh tubuh smartphone ini, desainnya pun masih sama persis.

Penempatan kamera utama, bahkan sampai ke tulisan Dual Camera di sela-sela kamera bokeh dan kamera primer serta posisi LED flash masih sama persis. Demikian pula dengan penempatan serta bentuk sensor sidik jari yang ada di bagian body belakang layar.

Meski hadir dengan desain “klasik” yang membosankan, tetapi justru penulis pribadi lebih menyukai desain dan material model ini dibandingkan dengan desain kinclong yang ditawarkan oleh Asus pada seri Zenfone Max Pro M2. Mengapa?

Dari sisi daya tahan, material logam tentu lebih mampu bertahan terhadap goresan-goresan halus yang mungkin muncul, saat ia diselipkan masuk ke dalam saku, tas, ataupun diletakkan di meja. Pun saat ia terjatuh. Kemungkinan ia pecah menjadi nihil, kecuali sedikit penyok tergantung posisi saat ia mendarat. Dari sisi pembuangan panas, material logam tentu mampu menghantarkan dan melepaskan panas yang berasal dari dalam jeroan smartphone ke luar.

Kembali ke smartphone-nya, kode nama lengkap smartphone ini adalah ZB633KL. Sesuai namanya, ZB merupakan kode untuk seri Asus Zenfone Max series. Dua angka berikutnya adalah menggambarkan dimensi layar smartphone yang bersangkutan yakni 6,3 inci. Adapun huruf terakhir di belakangnya menjelaskan prosesor yang digunakan pada smartphone. Huruf KL berarti smartphone tersebut menggunakan prosesor Qualcomm dan jaringan 4G LTE.

Dibanding generasi sebelumnya yakni Zenfone Max M1, ukuran layarnya sudah membesar. Dari 5,5 inci menjadi 6,3 inci. Tak hanya itu, area layarnya sendiri makin diperluas dengan memangkas bagian frame atas smartphone dan hanya menyisakan sedikit ruang di tengah-tengah atas hingga membentuk notch alias poni.

Kalau dulu rasio ukuran layar ke ukuran body mencapai 80,9 persen, Asus kini memperluasnya menjadi 84,4 persen sehingga semakin besarlah bagian depan smartphone yang bertugas untuk menampilkan konten. Untuk resolusinya, berhubung bukan seri Pro, smartphone ini hanya menggunakan resolusi HD+ namun sudah cukup tajam yakni 1.520 x 720 pixel, alias 269 pixel per inch.

Nah, yang membedakan antara Zenfone Max M2 dengan versi sebelumnya adalah gaming. Maksudnya, smartphone yang dibuat kali ini lebih ditujukan untuk pengguna entry gaming. Selain dengan menggunakan prosesor yang jauh lebih kencang, versi sebelumnya hanya menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 425, sistem operasinya pun kini sudah lebih disesuaikan.

Ya. Kalau Zenfone Max M1 masih menggunakan sistem operasi Android 8.0 Oreo dengan antarmuka ZenUI, pada Zenfone Max M2 Asus memilih menggunakan sistem operasi Android 8.1 Oreo tanpa antarmuka, alias Pure Android. Dengan demikian, pengguna khususnya gamers yang tidak membutuhkan berbagai kustomisasi ataupun fitur-fitur milik ZenUI, bisa lebih puas dengan sistem operasi Android kosongan. Berikut ini spesifikasi teknis Asus Zenfone Max M2:

- Qualcomm Snapdragon 632 with 14nm, 64-bit Octa-core Processor up to 1.8GHz
- GPU Qualcomm Adreno 506
- Storage 3GB RAM, eMMC 32GB, up to 512GB microSD, 100GB Google Drive (1 year)
- OS Pure Android 8.1 Oreo
- Connectivity dual 4G LTE, WLAN 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.2, Wi-Fi direct
- Display 6.3-inch HD+ (1520 by 720)
- Battery 4.000mAh (non-removable)
- Main camera 13MP, f/1.8, 1.12 micron, PDAF
- 2MP Secondary depth sensing camera
- Front camera 8MP, f/2.0, 1.12 micron, LED flash + HDR support
- Dimension 158 x 76 x 7.7 mm / 160 grams

User Rating

0.0
0 Ratings
5
0
0
4
0
0
3
0
0
2
0
0
1
0
0

Editor Rating

4.0
Good

Summary

Zenfone Max M2 merupakan salah satu smartphone yang menawarkan price-performance ratio terbaik dengan prosesor Qualcomm terbaru.

About The Author

Tedi Kasuma 42
Pena

Tedi Kasuma

Penulis pemula yang ingin menjadi lebih baik. Semoga.

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel