Kebutuhan akan sebuah sistem server data terus meningkat. Apalagi di era modern ini. Perangkat semacam Network Attached Storage (NAS) misalnya. Perangkat ini tak hanya diperlukan khusus perusahaan besar, namun juga perusahaan menengah ke bawah, Apalagi kebutuhan data yang kian meningkat dan arsip perusahaan yang perlu disimpan dan mudah diakses sangat diperlukan oleh banyak perusahaan. Lalu apa sebenanrnya NAS itu?
Network Attached Storage (NAS) pada dasarnya merupakan sebuah perangkat keras yang berfungsi sebagai server data, artinya NAS berarti komputer server namun dalam penggunaannya hanya bertugas sebagai penyimpan data. Lalu apa bedanya dengan media penyimpanan seperti harddisk biasa atau SSD? Tentu saja NAS memiiki fungsi lebih dari kedua penyimpanan itu. NAS memiliki fitur agar data yangn tersimpan dapat diakses langsung dengan jaringan lokal (LAN) menggunakan protokol TCP/IP. Kelebihan lain dari perangkat NAS adalah kecepatan transfer data yang menggunakan gigabite ethernet. Selain itu NAS dapat mengatur folder dalam bentuk privasi ataupun publik. Inilah yang menjadi kelebihan perangkat yang pertama kali ditemukan oleh Brian Randell pada tahun 1980-an.
Synology adalah salah satu perusahaan dari Thailand yang fokus dalam mengembangkan Network Attached Storage (NAS) ini. Kini perusahaan asal Taiwan ini mengeluarkan sebuah NAS yang ditujukan khusus untuk kalangan bawah dan bukan untuk kalangan enterprise. Produk tersebut bernama Synology DiskStation DS112. Bagaimanakah produk yang satu ini? Apakah produk ini memang cukup baik untuk dikategorikan sebagai produk NAS? Untuk mengetahuinya, simak pemaparannya berikut ini.
Desain
Network Attached Storage (NAS) dari Synonologi hadir dengan desain layaknya sebuah produk diskstation. Tampil dengan warna putih yang sudah menjadi ciri khas produk ini, Synology DiskStation DS112 cukup terlihat gaya dan elegan. Bentuk dan desainnnya meskipun terlihat polos, namun sudah sangat cocok untuk sebuah perangkat server dara.
Performa
Synology DiskStation DS112 adalah perangkat Network Attached Storage (NAS) yang memiliki kapasitas harddisk sampai 4 TB. Perangkat ini ternyata telah disematkan dapur pacu yang memiliki satu inti didalamnya. Ini berarti perangkat ini berjalan dengan sebuah prosessor sebagai otak utamanya. Prosessor tersebut memiliki kecepatan 1,6 GHz. Untuk mendukung kinerja prosesornya, Synology juga menyematkan RAM DDR3 dengan kapasitas 256 MB. Tentu untuk sebuah perangkat server data, spesifikasi tersebut tegolong standar. Mungkin karena perangkat ini tidak ditujukan untuk kalangan enterprise sehingga spesifikasinya pun hanya spesifikasi standar.
Secara kinerja, perangkat Network Attached Storage (NAS) ini hanya bekerja pada mode JBOD. Hal ini karena Synology hanya menyematkan satu buah drive bay pada Synology DiskStation DS112 ini. Sehingga ketika berjalan melakukan tugasnya, perangkat ini tidak memungkinkan untuk diubah pada mode RAID 1 ataupun tingkat yang lebih tinggi. Tentu saja hal ini cukup berpengaruh karena data kurang terasa aman.
Fitur
Dibalik kemampuan perangkat ini dalam hal penyimpanan masih tergolong terasa kurang aman, perangkat ini ternyata sudah dilengkapi sertifikasi DLNA. Dengan sertifikasi ini, para pengguna dapat mengalihfungsikan Network Attached Storage (NAS) ini menjadi perangkat media server. Dengan begitu, segala jenis bentuk arsip multimedia seperti film HD, musik, bahkan album foto dapat dilihat langsung pada sebuah multimedia player ataupun TV pintar.
Fitur tambahan lainnya pada perangkat ini adalah adanya port RJ-45 sebagai koneksi etehrnet. Dua buah port USB 3.0 juga sudah disematkan pada perangkat Network Attached Storage (NAS) dari Synology ini. Keberadaan USB ini akan sangat berguna terutama untuk kebutuhan berbagi data ataupun dalam penggunaan printer dalam jaringan.
Sayangnya, perangkat Network Attached Storage (NAS) ini tidak dilengkapi dengan harddisk sebagai paket penjualannya. Namun keuntungannya pengguna bisa menentukan jenis harddisk yang sesuai dengan dkeinginan penggunanya. Selain itu, absennya Wi-Fi pada perangkat ini juga menjadi nilai minus. Tentu saja ketidakadaan Wi-Fi ini membuat perangakat ini haris disambungkan terlebih dahulu pada Wi-Fi agar dapat diakses pada suatu jaringan.
Kesimpulan
Untuk sebuah perangkat Network Attached Storage (NAS), Synology DiskStation DS112 ini masih tergolong baik digunakan untuk kalangan UKM atau usaha kecil menengah. Beberapa kurangan bukan jaid hambatan besar, mengingat masih bisa diakali dengan hal lain. Tentu saja meskipun adanya kerungan, perangkat ini masih memiliki nilai lebih seperti port USB 3.0 eSATA, sertifikasi DLNA, dan juga dukungan harddisk sampai 4TB. [HMN]
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.