news

Dio Sempat Kewalahan Melawan Atlet Korea

Dio Sempat Kewalahan Melawan Atlet Korea

Dua atlet hapkido asal Lampung Tengah, Dio Oktavianus dan yustinaurensia. mengharumkan nama Indonesia dan daerah. keduanya berhasil meraih medali emas dalam ajang World Hopkido di Championship.

 

Dio berhasil membawa mendali emas Pada kategori Daeryun(tarung) senior Putra. sementara Justin membawa dua medali. satu mendali emas untuk kategori daeriyun dan perak di kategori hyung(jurus) kamu udah bagi keduanya untuk mendapatkan mendali tersebut.

ads

 

Dio dan yustin harus menambah porsi latihan mereka. dari semula hanya tiga hari latihan dalam seminggu menjadi 5 hari. latihan itu harus dilakukan selama berjam-jam dalam sehari untuk menguasai teknik maupun menguji kekuatan fisik."kita harus memperbanyak latihan fisik dan paling penting menyiapkan mental. karena ini pertandingan internasional dan berlangsung di negara asal olahraga hopkido lahir". cerita Dio kepada netizen.

 

Saat bertanding dio sempat kewalahan melawan atlet asal Korea Selatan. selain tekniknya bagus, fisiknya pun kuat. namun dia berusaha meyakinkan diri bahwa juga memiliki kekuatan hingga akhirnya berhasil memenangkan kejuaraan itu."ini semua berkat dukungan pelatih dan orang tua. sungguh tak nyangka bisa meraih emas dalam kejuaraan di Korea Selatan ini". kata remaja yang bercita-cita menjadi polisi ini. dio sendiri sudah ikut olahraga hapkido sejak 2015. pertama kali tanding tahun 2016 dan meraih emas di ajang hapkido National di Yogyakarta tahun itu."saya masih ingin terus berprestasi melalui hapkido". Kata Dio.

 

Sementara Justin sendiri sudah cukup banyak mengantongi mendali. kejuaraan di Korea Selatan bahkan merupakan kejuaraan internasional kedua yang diikuti. Iya tercatat sudah 4 kali mendapatkan emas dan 4 perak di tingkat nasional dan ASEAN."kalau saya pernah menjadi atlet terbaik di jurnas hapkido di Jakarta 2016 lalu. juara 1 di Singapura pada tahun 2017 lalu"kata perempuan berhijab ini. Iya mengaku bangga bisa memberikan prestasi bagi Lampung. menurut dia saat bertanding yang penting konsentrasi dan percaya diri dengan kemampuan."meski kemampuan lawan berat kita harus yakin dan percaya bahwa kita bisa menghadapi. Insya Allah berhasil". kata dia.

 

Ke depan, baik Dio maupun Yustin berharap hapkido bisa menjadi salah satu olahraga yang bisa dipertahankan di ajang olahraga internasional. seperti  Sea Games. Asean Games, atau Olimpiade.

 

Pelatih kepala hapkido Lampung Tengah ide bagus Wiguna menuturkan, pihaknya tak mempunyai waktu banyak untuk mengikuti kejuaraan di Seoul Korsel. namun begitu ide bagus Wiguna menyatakan dirinya memberikan pola latihan berbeda kepada murid-muridnya."kalau latihan tambah dari 3 kali seminggu menjadi 5 kali. tapi di fisik dan mental kita lakukan latihan khusus. karena pasti tekanan yang berbeda. Untuk itu kita berikan pelatihan mental supaya mereka tidak gugup". kata ide bagus Wiguna. lelaki yang membawa HP tuh kan Lampung Tengah sejak 2015 itu yakin Justin dan Dio mampu memberikan yang terbaik. Sebab mereka mempunyai pengalaman dan mental yang baik dalam bertanding,

 

Ke depan, Iya berharap olahraga hal itu dapat menjadi salah satu olahraga yang bisa masuk ke sekolah sekolah menjadi ekstrakurikuler."kita ingin setiap sekolah ada ekstrakurikuler hapkido yang menjadi olahraga yang mendapatkan perhatian khusus".

 

Sementara ketua hapkido Lampung Tengah helmiati menjelaskan. pihaknya akan mendorong pemerintah supaya bisa lebih memberi perhatian kepada olahraga yang mengutamakan bantingan dan pukulan itu.

 

"harapan kita dengan lebih mendapatkan perhatian bisa muncul lagi bibit-bibit atlet berprestasi lainnya. Pak wabup sudah siap mendukung dengan mendorong pemerintah provinsi dan pusat memberikan sarana dan prasarana olahraga yang baik.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads