Para pemain Italia tampak tertunduk lesu dan beberapa di antaranya menangis ketika laga leg kedua antara Italia dan Swedia berakhir. Stadion San Siro menjadi saksi atas gagalnya Italia melaju ke putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor 0-0 yang membuat Italia kalah agregat 0-1 dari Swedia. Italia pun dipastikan absen dari gelaran Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak tahun 1958. Uniknya, kala itu tuan rumah Piala Dunia adalah Swedia, negara yang menghentikan laju Italia di babak play-off kali ini.
Italia menjadi satu-satunya tim dari delapan juara dunia yang akan absen dalam gelaran Piala Dunia di Rusia tahun depan. Adapun tujuh lainnya, yaitu Argentina, Brasil, Inggris, Perancis, Jerman, Spanyol, dan Uruguay telah memastikan masing-masing satu tempat di putaran final nanti.
Pada pertandingan leg kedua melawan Swedia, Italia sebenarnya menguasai permainan. Dominasi penguasan bola mereka mencapai 73%. Andrea Barzagli dan kawan-kawan menghasilkan 17 peluang percobaan dengan tujuh di antaranya tepat ke arah gawang.
Akan tetapi, Swedia yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos, bermain sangat rapat. Mereka bermain hanya untuk meredam permainan agresif Italia. Tercatat hanya 3 peluang yang dihasilkan dengan dua di antaranya tepat sasaran. Mereka bahkan tidak sekalipun mendapatkan sepak pojok.
“Kami tidak mempunyai senjata lagi. Kami hanya mampu bermain dengan cara meredam dan berharap bisa terus bertahan. Kami tidak punya pilihan, kemampuan mereka sangat baik,†ujar Jan Anderson, pelatih kepala timnas Swedia dilansir Detik.
Permainan agresif Italia di leg kedua ini juga ditandai dengan 19 kali menyentuh bola di kotak penalti Swedia pada babak pertama. Bandingkan dengan leg pertama, yang mana Italia hanya membuat lima sentuhan di kotak penalti pada babak pertama.
Gian Piero Ventura menyadari rapatnya pertahanan Swedia. Oleh karena itu, pada satu kesempatan di babak kedua, ia meminta Daniele De Rossi di bangku cadangan untuk melakukan pemanasan. Ia perlu De Rossi untuk membuat perubahan di lini tengah.
Akan tetapi De Rossi menolak dengan mengatakan,â€Mengapa mau memasukkan saya? Kita tidak sedang ingin menyamakan kedudukan. Kita perlu menang!â€, kata De Rossi sambal menunjuk Lorenzo Insigne. Akan tetapi Insigne tetap tidak diturunkan. Para pemain cadangan yang diturunkan adalah Stephan El Shaarawy, Andrea Belotti dan Federico Bernardeschi. Akan tetapi pergantian-pergantian itu tidak dapat mengubah skor pertandingan.
Gagalnya Italia lolos ke Piala Dunia ini membuat De Rossi memutuskan untuk pensiun dar timnas. Pada kesempatan yang sama ia juga menjelaskan alasannya menolak saat hendak dimainkan pada laga tersebut.
“Saya hanya bilang bahwa kita butuh kemenangan. Seharusnya para penyerang yang disiapkan. Saya juga menunjuk Insigne karena saya pikir akan baik jadinya jika ia dimainkan,†ujar De Rossi.
Bersama De Rossi, turut pula Andrea Barzagli dan Gianluigi Buffon yang gantung sepatu dari timnas. Menurut Buffon, satu nama lagi yang akan menyusul adalah Giorgio Chiellini.
“Mengecewakan pertandingan terakhir saya harus bertepatan dengan Italia gagal ke Piala Dunia.†ujar Buffon dikutip dari Ulasan M88.
Adapun hasil ini ternyata tidak membuat pelatih Ventura berniat untuk mundur dari jabatannya kendati ia menyampaikan permintaan maafnya.
“Saya belum mundur karena saya belum berkomunikasi dengan manajemen. Saya meminta maaf untuk hasil pertandingan ini namun bukan untuk usaha dan semangat yang telah kami tunjukkan. Hasil ini memang sangat buruk jika dilihat dari sudut pandang olahraga,†ujar Ventura seusai pertandingan.
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.