news

Indra Sjafri Puas Dengan Sikap Saddil Usai Dihujat Banyak Orang

Indra Sjafri Puas Dengan Sikap Saddil Usai Dihujat Banyak Orang

Indra Sjafri merasa lega usai melihat Saddil Ramdani mencetak gol ke Gawang Thailand. Adapun bagi Saddil, segala kritik dan hujatan yang sempat ia terima ternyata menjadi motivasinya untuk bermain lebih baik.

Pada laga uji coba melawan Thailand di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Minggu (8/10/2017) malam WIB, timnas Indonesia U-19 berhasil menang 3 gol tanpa balas. Adapun ketiga gol dicetak masing-masing oleh Witan Sulaeman pada menit ke-44, Syahrian Abimanyu pada menit ke-78 dan Saddil Ramdani di menit ke-87.

Pelatih Indra Sjafri memuji penampilan Saddil yang mencetak gol di penghujung laga. Indra mengaku senang anak asuhnya itu bisa mencetak gol setelah sempat diganjar kartu merah pada saat perhelatan Piala AFF U-18 bulan lalu, serta gagal mengeksekusi tendangan penalti kala laga persahabatan melawan Kamboja.

ads

“Seperti telah kita ketahui bahwa sejak dari Myanmar (Piala AFF U-18), Saddil tidak lagi mendapat dukungan dari banyak suporter, akan tetapi saya selalu yakin bahwa ia mampu untuk bangkit” ujar Indra setelah laga usai.

“Masalah yang ia miliki adalah masalah psikis, buktinya ia gagal mengeksekusi penalti. Namun, hari ini dia ada untuk tim dan dia berhasil membuktikan dirinya dengan gol. Semoga ia segera menyesuaikan diri,” tambah Indra.

Mengenai permainan timnas Garuda Muda secara keseluruhan, Indra membandingkan kala menghadapi Kamboja Rabu (4/10/2017) dengan melawan Thailand. Ia mengungkapkan bahwa saat melawan Thailand, timnas mampu bermain lebih rapi.

"Kali ini kami bermain lebih rapi karena usai Piala AFF kami bermain lebih lepas dan tanpa identitas sendiri untuk mengincar gol. Menurut saya, permainan seperti ini harus lebih dikembangkan.”

Adapun bagi Saddil, segala kesalahan yang telah ia perbuat telah memberikan banyak pelajaran. Segala kritik dan hujatan yang mengarah kepadanya telah membuatnya semakin termotivasi ketika bermain di lapangan.

Gol Saddil yang menutup kemenangan 3-0 timnas Garuda Muda atas Thailand menjadi sebuah jawaban untuk segala kritik dan hujatan para suporter yang telah ditujukan kepadanya.

Sebelumnya, Saddil harus menerima serangan di media sosial terkait kartu merah yang ia dapatkan kala timnas U-18 melakoni partai semifinal Piala AFF-U18 melawan Thailand. Tindakan Saddil menyikut salah satu pemain lawan dinilai sebagai tindakan yang sangat ceroboh oleh netizen.

Saddil pun semakin dihujat kala memperkuat timnas muda dalam laga ujicoba melawan Kamboja setelah eksekusi penaltinya gagal. Untung saja partai tersebut hanya bertajuk uji coba dan skuat Merah Putih juga memenangi pertandingan dengan skor 2-0 sehingga beban yang harus dipikulnya tidak terlampau berat.

Saddil pun kemudian mengucapkan terima kasih atas segala hujatan yang membuatnya bermain lebih baik sekaligus meminta maaf karena telah melakukan kesalahan sebelumnya.

"Pertama saya ucapkan terima kasih atas hujatan karena sesungguhnya itu telah memotivasi saya. Saya pun ingin belajar dari kesalahan yang telah saya buat. Sekali lagi saya berterima kasih dan memohon maaf. Tanpa dukungan mereka saya tidak akan menjadi apa-apa” ujar Saddil seperti dikutip dari Detik.

"Saat itu (kala dikartu merah melawan Thailand) saya sungguh merasa sedih dan tegang. Saya bahkan sampai menangis di hadapan orang tua saya. Akan tetapi, orang tua dan orang-orang terdekat saya ternyata menguatkan saya dan terus mendukung saya untuk bangkit. Saya pun yakin bahwa ujian yang diberikan Allah tidak akan melebihi batas kemampuan seorang manusia” pungkas Saddil.

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads