Mengenal Phoenix OS, Sistem Operasi Android untuk Desktop

17 Jan 2016 15:31 9049 Hits 0 Comments
Tentang Phoenix OS untuk Desktop

Perkembangan sistem operasi Android terus meningkat. Google selaku pemilik OS ini pun telah mengembangkan sistem operasi ini ke arah baru. Tidak hanya untuk smartphone, tetapi juga untuk perangkat tablet, jam tangan, TV pintar dan platform lainnya.

Sayangnya, perkembangan OS Android untuk perangkat dekstop, tidak terlalu signifikann. Gogole pun tidak terlalu “memusingkan” hal ini mengingat Google menyiapkan OS Chrome untuk desktop dan laptop.

Sayangnya, banyak orang yang menginginkan kehadiran OS Android untuk desktop. Terbukti, dengan adanya emulator Android yang banyak digunakan di Windows Desktop. Hal ini juga memicu komnitas untuk mengembangkan, Android x86, yakni program pengembangan Android untuk perangkat desktop.

RemixOS pun lahir sebagai salah satunya. Sistem operasi ini memberikan pengalaman menggunakan Android yang optimal karena disertai taksbar, start menu, dan sistem manajemen Windows yang cukup bagus.

Namun, Android berbasis komputer desktop bukan hanya Remix OS. Ada juga sistem operasi lain yang fokus pada pengalaman menggunakan Android untuk Desktop. Nama sistem oerasi tersebut adalah Phoenix OS.

Dilansir dari Liliputing (17/01/2016), Phoenix OS ini merupaakan sistem operasi berbasis Android 5.1 Lolipop dengan pengembangan dari  Android x86 project. Tampilan OS ini tmapaknya memang dihadirkan sebagai sebuah sistem untuk keperluan produktivitas.

Hal ini terlihat dari tampialan antarmuka, navigasi, semuanya berjalan tampak yang baik dan tidak kalah dengan OS Windows.

Anda dapat melihat tampilan antarmuka Phoenix OS pada  video Youtube berikut ini.

Kalau ingin melihat tampilan dalam bentuk gambar, berikut tampilannya.

Mengenal Phoenix OS, Sistem Operasi Android untuk Desktop

 

Mengenal Phoenix OS, Sistem Operasi Android untuk Desktop


Dari gambar-gambar tersebut, jelas bahwa Phoenix OS ini menawarkan antarmuka yang didesain untuk keperluan produktivitas. Seperti Windows, tetapi dengna ikon-ikon yang lebih baik.

Sayangnya, ada beberapa kekurangan dari OS ini. Pertama, tidak ada layanan aplikasi Google Mobile Service.  Itu berarti tidak ada aplikasi seperti Chrome, Play Store, Gmail, dan lainnya. Tetapi solusi untuk ini bisa diakali dengan download dari pihak ketiga.

Kedua, soal dukungan Phoenix OS hanya berjalan pada chip prosesor 64-bit. Itu berarti, Phoenix OS tidak bisa dijalankan pada komputer desktop dengan chip 32-bit.

Sementara soal aplikasi, hampir semua aplikasi di Android berjalan di Phoenix OS. Hanya saja tampilannya tidak fullscreen

Terlepas dari itu, Phoenix OS merupakan sistem operasi yang menarik. Terlebih, Phoenix OS bisa menjadi custom ROM  yang bisa diinstal di Google Nexus 9 atau Nexus 10 tablet. Tentu saa Phoenix OS juga bisa diunduh untuk komputer desktop yang bisa diakses hanya dengan USB flash drive

Untuk semua informasi dan download terkait Phoenix OS bisa diunduh disini.

Tags Android OS

About The Author

Graha 53
Expert

Graha

akun alternatif Hilman Graha @HilmanMN Blogger, Techno Writer, social media enthusiast, hilman.my.id jinggaprasetya.wordpress.com

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel