Perusahaan Pembuat Teknologi Star Wars Kini Jadi Milik Apple

27 Nov 2015 16:29 2148 Hits 0 Comments
Perusahaan asal Swiss kini dimiiliki oleh perusahaan raksasa Apple 

Apple terlihat lebih fokus mengembangkan perangkat canggih dan pintar beserta sistem operasi di dalamnya. Jarang sekali Apple mengembangkan teknologi lain di luar produk yang mereka kembangkan saat ini, misalnya terjun ke ranah virtual reality.

Sebagai contoh saja, Facebook telah mengakusisi Oculust Rift, yakni perangkat virtual reality yang ramai dibicarkan. . Sementara perusahaan lain juga  memang tampak mengembangkan hal serupa.

Apakah Apple tertinggal? Ternyata tidak.   Apple juga turut mengakusisi perusahaan teknologi virtual reality.

Dilansir  TechCrunch (27/11/2015), Apple ternyata sudah mengakusisi Faceshift.

Apa itu Faceshift? Bagi yang belum tahu, Faceshift adalah sebuah perusahaan rintisan asal Zurich, Swiss yang fokus pada pengembangan teknologi avatar animasi. Perusahaan ini didirikan oleh tiga orang akademis, yakni Thibaut Weise, Brian Amberg, dan Sofien Bouaziz.

Ketiga orang tersebut membangun Faceshift sebagai perusahaan yang  mencoba menghadirkan sebuah ekspresi wajah yang didasari atas manusia asli.

Sederhanya, startup ini menawarkan konsep ekspresi dari wajah manusia untuk keperluan berbagai hal seperti film animasi maupun game.  Ini berarti, startup menawarkan suatu teknologi perangkat lunak untuk menangkap ekspresi animasi wajah manusia.

Tentu saja pemakain produk dari Faceshift bisa jadi solusi  di tengah mahalnya teknologi animasi saat ini.

Jadi, Faceshift akan menawarkan pada pihak studio tentang sebuah teknologi animasi yang mampu menirukan gerakan wajah aktornya, menjiwai karkater seperti aktornya, dan ekspresi lainnya.

Teknologi ini pun saat ini digunakan di film Star Wars terbaru. Dalam film tersebut, Faceshift membuat karakter non-human agar memiliki ekspresi yang lebih mirip manusia. Bisa dibilang karakter-karakter buatan tersebut akan tampak lebih manusiawi.
Perusahaan Pembuat Teknologi Star Wars Kini Jadi Milik Apple

Bergabungnya Faceshift dengan Apple, tentunya akan melengkapi teknologi-teknologi baru yang sudah dimiliki hak patennya oleh Apple Untuk diketahui, Apple ini sudah memiliki hak paten atas penangkap gerakan, pengenalan wajah dan augmented reality


Mereka melakukannya setelah mengakusisi perusahaan seperti PrimeSense, Polar Rose dan Metaio. Faceshift pun hadir sebagai pelengkap untuk mendukung ranah teknologi Apple dan menambah  persaiangan dunia virtual reality lebih seru lagi. 

Di ranah teknologi, Apple memang tampak lebih fokus mengembangkan perangkat canggih dan pintar beserta sistem operasi di dalamnya. Jarang sekali Apple mengembangkan teknologi lain di luar produk yang mereka kembangkan saat ini.


Sebagai contoh saja, Facebook telah mengakusisi Oculust Rift, yakni perangkat virtual reality. Sementara perusahaan lain juga  memang tampak mengembangkan hal serupa.

Nah, tampak bahwa dalam hal Apple terlihat tertinggal. Padahal, diam-diam Apple juga turut mengakusisi perusahaan teknologi virtual reality.

Dilansir dari Tempo yang mengutip TechCrunch, Apple ternyata sudah mengakusisi Faceshift.

Apa itu Faceshift? Bagi yang belum tahu, Faceshift adalah sebuah perusahaan rintisan asal Zurich, Swiss yang fokus pada pengembangan teknologi avatar animasi. Perusahaan ini didirikan oleh tiga orang akademis, yakni Thibaut Weise, Brian Amberg, dan Sofien Bouaziz.

Ketiga orang tersebut membangun Faceshift sebagai perusahaan yang  mencoba menghadirkan sebuah ekspresi wajah yang didasari atas manusia asli.

 

Sederhanya, startup ini menawarkan konsep ekspresi dari wajah manusia untuk keperluan berbagai hal seperti film animasi maupun game.  Ini berarti, startup menawarkan suatu teknologi perangkat lunak untuk menangkap ekspresi animasi wajah manusia.

Tentu saja pemakain produk dari Faceshift bisa jadi solusi  di tengah mahalnya teknologi animasi saat ini.

Jadi, Faceshift akan menawarkan pada pihak studio tentang sebuah teknologi animasi yang mampu menirukan gerakan wajah aktornya, menjiwai karkater seperti aktornya, dan ekspresi lainnya.

Teknologi ini pun saat ini digunakan di film Star Wars terbaru. Dalam film tersebut, Faceshift membuat karakter non-human agar memiliki ekspresi yang lebih mirip manusia. Bisa dibilang karakter-karakter buatan tersebut akan tampak lebih manusiawi.
 

Bergabungnya Faceshift dengan Apple, tentunya akan melengkapi teknologi-teknologi baru yang sudah dimiliki hak patennya oleh Apple Untuk diketahui, Apple ini sudah memiliki hak paten atas penangkap gerakan, pengenalan wajah dan augmented reality


Mereka melakukannya setelah mengakusisi perusahaan seperti PrimeSense, Polar Rose dan Metaio. Faceshift pun hadir sebagai pelengkap untuk mendukung ranah teknologi Apple dan menambah  persaiangan dunia virtual reality lebih seru lagi. 

 

sumber berita

Tags Apple startup

About The Author

Graha 53
Expert

Graha

akun alternatif Hilman Graha @HilmanMN Blogger, Techno Writer, social media enthusiast, hilman.my.id jinggaprasetya.wordpress.com

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel