Kisah Pengusaha Sukses: Jeff Bezos, Pencetus Berdirinya Toko Online Amazon

8 May 2013 17:00 5041 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Kisah Pengusaha Sukses kali ini mengangkat profile dan perjalanan hidup legenda Amazon; Jeff Bezos.

Nama sekaliber Amazon.com tentu saja sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Selain itu, Amazon.com adalah situs belanja online yang paling terkenal di dunia dan kesuksesannyapun sudah tidak perlu diragukan lagi. Di Amazon.com, Anda bisa mendapatkan barang-barang apapun secara online tanpa perlu repot-repot mencarinya sendiri ke suatu tempat. Tentunya Anda semua penasaran mengenai siapa orang di balik nama besar Amazon.com? Dia adalah Jeff Bezos, pendiri sekaligus direktur utama dari Amazon.com. Berikut ini akan dijelaskan kisah pengusaha sukses yang bernama Jeff Bezos dan kesuksesannya bersama situs toko online Amazon.

Masa Kecil

Kisah pengusaha sukses pendiri toko online Amazon bernama Jeff Bezos ini dimulai di kota kelahirannya di salah satu kota di Amerika Serikat. Jeff Bezos merupakan pria asal Albuquerque, New Mexico. Di kota itulah Bezos dilahirkan pada tanggal 12 Januari 1964 dari seorang ibu bernama Jackie yang saat itu masih remaja. Sayangnya, pernikahan Jackie dengan ayah Jeff hanya berlangsung selama 2 tahun. Ketika Jeff Bezos berusia 5 tahun, ibunya menikah lagi dengan seorang pria asal Kuba yang bermigrasi ke Amerika Serikat bernama Miguel Bezos. Ayah tiri Jeff Bezos tersebut memutuskan untuk pindak ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun dan kuliah di Universitas Albuquerque. Setelah pernikahan tersebut, keluarga Jeff Bezos memutuskan untuk pindah ke Houston, Texas, dan ayah tirinya bekerja sebagai insinyur di Exxon.

Kisah pengusaha sukses ini sejak kecil cukuplah unik. Jeff Bezos kecil telah menunjukkan bakat mekaniknya sejak dini. Pernah pada suatu hari Jeff Bezos kecil berusaha untuk membokar tempat tidurnya dengan sebuah obeng. Sejak dini, Jeff Bezos sudah mendalami ketertarikannya pada dunia sains. Dia sudah menciptakan alarm listrik untuk memberitahunya bila adik-adiknya keluar dari kamar dan juga untuk kepentingan privasinya sendiri. Jeff juga sudah mampu memperbaiki kincir angin dan traktor di peternakan kakeknya bila ia berkunjung kesana saat musim panas tiba.   

Pendidikan

Kisah pengusaha sukses ini berlanjut ke dunia pendidikannya. Jeff Bezos mengikuti pelatihan sains di University of Florida ketika dia masih berada di bangku SMA. Pelatihan yang dilakukan Jeff Bezos ini membuahkan hasil yang luar biasa diusianya yang masih belia. Sejarah kisah pengusaha sukses ini mencatat bahwa di tahun 1982, Jeff Bezos menerima penghargaan dari Silver Knight. Jeff berencana untuk melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah di Princeton University dan mengambil jurusan komputer elektro. Namun, dia merubah pikirannya dan lulus dari Princeton University dengan gelar di bidang Computer Science and Electrical Engineering. 

Kisah pengusaha sukses ini setelah lulus dari Princeton dengan membawa gelar dan ilmunya selama di universitas itu, membuatnya menjadi salah satu pegawai di Wall Street dan ditempatkan dalam ilmu computer. Setelah mendapatkan gelar masternya, Jeff  bekerja untuk sebuah perusahaan yang bernama Fitel. Dia ditugaskan untuk membangun jaringan perdagangan internasional.  

 

Baca juga :

                   7 Cara Belanja Hemat di Amazon

                   Deretan Smartphone Berbaterai Besar (4000 Hingga 5000 mAh)

 

Karir

Walaupun dia sudah memiliki jiwa wirausahawan saat dia bekerja untuk Fitel, Jeff Bezos tidak tergesa-gesa untuk membuat perusahaannya sendiri. Bahkan dua tahun setelah dia bekerja di Fitel, status Jeff Bezos masih menjadi seorang pegawai terpercaya dan dapat diandalkan. Kali ini dia bekerja di Bankers Trust dan bertugas untuk mengembangkan aplikasi perangkat lunak untuk nasabah dana pensiun dari Bankers Trust. Kisah pengusaha sukses ini mencatat, bahwa keinginan Jeff untuk membangun perusahaanya sendiri dimulai ketika ia bekerja di DE Shaw Company, sebuah perusahaan finansial.

Saat itu Jeff Bezos bekerja sebagai Senior Vice President yang mana jabatan tersebut dipercayakan padanya oleh David Shaw, pendiri dan pemilik perusahaan tersebut. Kisah pengusaha sukses ini juga mencatat bahwa David Shaw pernah diwawancarai oleh Times pada tanggal 27 Desember 2003 sebagai penghormatan untuk mantan pegawainya setelah Jeff memutuskan untuk membangun perusahaan sendiri pada tahun 1994. Pemilik DE Shaw Company itu berkomentar bahwa Jeff adalah seorang wirausahawan yang aneh. 

Karir Jeff Bezos bersama Amazon.com dimulai pada tahun 1995. Di tahun tersebut, Jeff Bezos mengembangkan Amazon.com sebagai toko buku online dan menjalankannya di garasi rumahnya sendiri yang berlokasi di Seattle, Washington. Kisah pengusaha sukses ini mencatat bahwa sebelumnya Jeff Bezos sendiri telah melakukan penelitian dari 20 perusahaan mail-orders terkemuka, didalamnya tidak ada perusahaan mail-orders dalam masalah penerbitan buku. Hal itu dikarenakan banyaknya biaya yang dikeluarkan dalam pembuatan katalog dan dalam melakukan penawaran lewat email.

Namun, Jeff Bezos memiliki cara lain. Dia percaya bahwa perusahaan berbasis internet mampu memberikan pilihan yang sangat beragam pada konsumen. Karena pemikiran seperti inilah Jeff Bezos rajin mengikuti acara tahunan yang disebut American Bookseller’s Association dan melakukan kerjasama dengan beberapa penjual buku. Dalam menjalankan perusahaan berbasis internet ini, Jeff Bezos selalu di dukung oleh kedua orangtuanya. Mereka menginvestasikan dana pensiun sebesar US $ 300 ribu. 

Awalnya, Jeff Bezos menamai perusahaan berbasis internetnya dengan Abrakadabra. Namun, Jeff memutuskan untuk mengganti namanya dengan Amazon karena dia benar-benar terkesan dengan keindahan sungai Amazon, salah satu sungai terpanjang di dunia. Pada bulan Juni 1999 web Amazon.com mulai melakukan uji coba dan baru pada bulan Juli, Amazon.com mulai melayani konsumennya di setiap negara bagian di Amerika Serikat. Setelah terbukti sukses, Amazon.com mulai melayani konsumen di 45 negara lain.

Keyakinan Jeff Bezos dengan perusahaan yang dibangunnya sendiri membuatnya tidak pernah absen dari daftar salah satu orang terkaya di dunia. Sejak awal, pria asal Albuquerque ini sudah yakin bahwa Amazon.com akan sukses. Benar saja, firasatnya mengenai Amazon.com terbukti benar dan Amazon.com sendiri sampai sekarang masih menjadi situs penjualan online terbesar yang tersebar hampir di seluru negara. [MER]

Tags

About The Author

Plimbi Editor 999
Administrator

Plimbi Editor

Plimbi Chief Editor

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel