Plimbi.com - Adalah Sestama yaitu sekretaris utama badan nasional pengelola perbatasan/BNPP Bapak Makhruzi Rahman meninjau keberadaan sistem keamanan lingkungan/Siskamling yang berlaku di Kota Pontianak sejak hari Rabu malam yang lalu. Kunjungan ini dikenal sebagai salah satu tindak lanjut instruksi menteri dalam negeri sekaligus sebagai arahan presiden untuk memastikan adanya fungsi pos ronda yang berjalan maksimal.
Dengan didampingi wali kota Pontianak Bapak Edi Rusdi Kamtono juga ada wakil wali kota Bapak Bahasan dan juga ikut serta jajaran forkopimda, rombongan meninjau dua poskamling yang berlokasi di Jalan Karna Sosial Kelurahan Akcaya dan di sekitar Gang Apel IV Kelurahan Sungai Jawi Luar.
Menurut penjelasan dari Makhruzi, terdapat 88 pos Siskamling di kota Pontianak dengan 70 pos sudah aktif dan 18 lainnya masih menunggu pengaktifan kembali. Mereka mendorong supaya seluruh pos segera difungsikan. Bahkan Polda Kalbar juga berencana menambah jumlah pos Siskamling di kota Pontianak.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota bersama-sama pihak kepolisian akan membentuk tim ronda serta menggelar perlombaan antarpos Siskamling supaya keberadaannya semakin bermanfaat. Harapannya adalah warga bisa menjadi polisi untuk lingkungannya sendiri serta menjaga keamanan dan ketahanan wilayah dari berbagai ancaman maupun gangguan Kamtibmas.
Wali kota Pontianak Bapak Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa pos-pos Siskamling ini memegang peran penting dalam jaga ketertiban di wilayah kota yang mempunyai 29 kelurahan, 6 kecamatan dan hampir 5000 RT/RW. Ini adalah momentum yang menjadi semangat bagi pemerintah kota untuk tidak hanya mengaktifkan pos yang ada melainkan juga menambah jumlahnya. Dengan kondisi kota yang sifatnya terbuka dan mobilitas tinggi, pos kamling menjadi sangat strategis.
Edi menyebutkan rencana inovasi contohnya adalah perlombaan pos ronda tahunan serta subsidi pembangunan pos yang selama ini banyak berdiwi secara swadaya. Poskamling juga dapat dikembangkan sebagai pusat informasi pelayanan publik. Juga Pemkot akan menambah CCTV di tempat titik-titik rawan untuk memperkuat sistem pengawasan. Saat ini banyak warga telang memasang CCTV mandiri, dan pemerintah akan memperluas jangkauan di area strategis.
Kunjungan sejalan dengan surat edaran/SE menteri dalam negeri nomor 300/1/4/e/1/BAK tertanggal 3 September 2025. SE ini menekankan adanya tiga hal yaitu adanya peningkatan peran Satlinmas dalam upaya jaga ketentraman dan ketertiban masyarakat, terfokus kepada aktivasi Siskamling dan pos ronda di tingkat RT/RW, optimalisasi lepaoran berbasis digital melalui sistem informasi manajemen perlindungan masyarakat atau SIM Linmas.
Dengan sinergi antara pemerintah, ada juga aparat dan masyarakat, maka pos Siskamling diharapkan bukan hanya menjaga keamanan lingkungan melainkan juga menjadi simbol kebersamaan dan ketahanan warga Pontianak.*****
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.