Plimbi.com - Seorang laki-laki paruh baya ditemukan telah meninggal dunia di lokasi semak belukar berdekatan dengan area kebakaran lahan di Dusun Harapan Baru Desa Tempurukan Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang pada hari Senin yang lalu jam 5 sore waktu setempat.
Setelah dicek, korban diduga meninggal dunia sebagai akibat serangan sesak napas setelah terlalu berlebihan menghirup asap tebal dari kebakaran lahan yang menyerang kawasan di dekatnya.
Laki-laki yang menjadi korabn tersebut di atas bernama Sehandi usia 57 tahun berasal dari warga Kelurahan Sampit Kecamatan Delta Pawan Kabupaten Ketapang ketika hendak melihat lahan pribadinya yang tak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu korban datang bersama-sama dengan sang istri untuk tujuan bersihkan lahan tersebut. Menurut keterangan warga sekitar, Sehandi sempat bersihkan area lahan secara manual saja dengan cara membakar rumput dan tumbuhan yang sudah kering.
Diduga api terkena hembusan angin semakin membesar dan mengeluarkan kepulan asap yang semakin tebal, korban pada akhirnya mengalami sesak napas lalu tiba-tiba menjadi ambruk di tengah lahan. Sementara itu istri dan anaknya menunggu di sekitar lahan sempat khawatir karena korban tidak keluar-keluar dari dalam area lahan yang saat itu sudah terkepung asap tebal. Ditunggu semakin lama tak menampakkan dirinya maka istri korban lalu minta tolong tim Damkar yang secara kebetulan sedang lakukan pemadaman api tak jauh dari lahan milik korban.
Karena kepulan asap yang sangat tebal dan beberapa area masih muncul titik-titik api, tim pemadam kebakaran memutuskan untuk memakai drone guna mencari korban dari pantauan udara. Korban pada akhirnya terlihat dari tampilan kamera drone dalam keadaan terbaring tertelungkup di tengah-tengah area lahan miliknya. Temuan ini secara langsung dilaporkan tim Damkar ke Polsek Muara Pawan. Para anggota Polsek Muara Pawan segera datang ke lokasi dan bersama-sama petugas dari tim pemadam kebakaran secara langsung evakuasi korban dari dalam area lahan.
Namun sayang sekali nyawa korban tidak bisa diselamatkan. Ketika ditemukan tubuh korban sudah tergeletak di dekat semak-semak yang terbakar dengan tanda-tanda lemas karena kekurangan oksigen. Korban selanjutnya langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Agus Djam untuk melakukan pemeriksaan dan visum yang ada hubungannya dengan kematian korban.
Bapak Muhammad Harris selaku Kapolres Ketapang melalui Kapolsek Muara Pawan Bapak Lukman membenarkan adanya korban jiwa dan peristiwa kebakaran lahan tersebut. Pihaknya dalam hal ini turut berduka cita dengan kejadian yang menimpa korban. Dugaan sementara dari ceker pemeriksaan medis adalah korban meninggal dunia karena mengalami sesak napas akibat menghirup asap pekat dan kekurangan oksigen dalam jangka waktu yang lama.
Saat ini korab jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka. Perkembangan penyelidikan masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa beberapa saksi. Kapolsek Muara Pawan mengingatkan kepada warga masyarakat untuk tetap berhati-hati ketika membuka lahan.*****
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.