Tanah Milik ANda Kering dan Tandus? Begini Cara agar Kembali Subur dan Produktif

11 Oct 2022 14:40 302 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Bagaimana Cara Membuat Tanah Kering Tandus Kembali Subur Dan Produktif ?

Tanah dalam kondisi kering dan tandus tentulah tidak dapat dimanfaatkan sebagai media untuk bercocok tanam. Hal ini dikarenakan tanah tandus dan kering tidak mempunyai cukup nutrisi dan air yang ditahan oleh tanah. Banyak faktor yang bisa menyebabkan tanah menjadi kering dan tandus seperti : karena cuaca dan kekeringan, struktur tanah yang rendah porositasnya, kurangnya materi organik tanah, kurangnya mineral dan materi esensial tanah (N, P dan K), kurangnya rongga udara dan tidak adanya mikro organisme tanah.

Maka dari itu perlu adanya campur tangan manusia agar tanah kering dan tandus bisa diperbaiki dan ditingkatkan kesuburannya. Contohnya adalah beberapa area di Gunung Kidul, Yogyakarta dan di Dubai, Uni Emirat Arab dimana tanah yang kering dan tandus kini disulap menjadi kebun sayur dan buah-buahan serta taman-taman yang cantik. Secara umum, metode penanggulangan tanah kering dan tandus dapat dibagi melalui beberapa pendekatan untuk menyuburkan kembali tanah kering dan tandus seperti yang kami jelaskan tersebut di bawah ini.

Metode Pendekatan Mekanik

Metode penyuburan tanah berdasarkan atas pendekatan mekanik adalah menitik beratkan pada metode terhadap pengolahan lahan dengan tujuan mengubah struktur tanah. Contoh dari metode ini adalah sebagai berikut.

1/ Menyiram dengan air r

Kondisi tanah yang kering dan tandus adalah disebabkan karena tanah tersebut kekurangan air. Apabila cuaca dan iklim tidak mendukung untuk mempunyai curah hujan yang tinggi maka penyiraman buatan dapat dilakukan. Air bisa disalurkan dengan pemencar / sprinkle guna membuat air tersebar secara merata.

2/ Membuat jalur-jalur irigasi

Metode pengairan yang kedua dipakai di dunia adalah dengan irigasi air dari jalur sungai. Melalui metode ini akan dibuat sodetan di sungai sehingga air bisa mengalir secara otomatis ke lahan. Letak lahan haruslah diperhatikan yaitu di bawah aliran atau sejajar dengan aliran agar air tidak mengalir secara tak beraturan. Apabila letak astronomis dan geografis sungai tidak memenuhi syarat, maka pompa dapat menaikkan air secara buatan. Tetapi akan ada energi yang dibutuhkan dimana air akan membasahi lahan dan akan terinkorporasi dengan molekul tanah.

Metode Non Biologis

Metode non biologis secara umum mempunyai pendekatan dengan cara mengubah kondisi kimiawi tanah. Kondisi ini bisa diubah dengan cara memasukkan sejumlah materi tertentu ke dalam tanah. Contoh dari metode ini adalah sebagai berikut :

1/ Menambahkan mineral

Di samping materi esensial, tanah kering dan tandus bisa dikenali dengan kurangnya kandungan mineral di dalamnya. Mineral ini terdiri dari boron, klorin, tembaga, kobalt, besi, mangan, magnesium, molybdenum, belerang dan seng. Mineral biasanya berasal dari batuan yang mengalami pelapukan dimana penambahan mineral dilakukan dengan memberikan beberapa batuan ke lapisan atmosfer tanah.

2/ Menambahkan batuan kapur

Batuan kapur dalam hal ini dapat menambahkan kandungan kalsium dalam tanah. Batuan kapur dapat memperbaiki kondisi pH yang terlalu rendah yang akan membuat tanah menjadi subur dan tidak tandus.

Metode Biologis

Penanggulangan tanah kering dan tandus melalui metode biologis mengandung arti memanipulasi tanaman, mahkluk hidup tanah dan menggunakan produk-produk yang berasal dari makhluk hidup untuk diaplikasikan pada tanah. Contoh dari metode ini adalah sebagai berikut.

1/ Serabut dan abu gergaji

Bahan-bahan ini diketahui mengandung sekitar 3% nitrogen dan cocok untuk menambah nitrogen tanah dengan lebih efisien dibandingkan materi dari hewani. Di samping itu abu gergaji dapat digunakan untuk mengoreksi pH yaitu menaikkan pH pada tanah yang memiliki kondisi pH bersifat asam.

2/ Pupuk kandang

Pupuk kandang berasal dari kotoran ternak dan ungags. Pupuk jenis ini berasal dari kotoran ternak dan ungags. Pupuk kandang kaya akan kandungan nitrogen, fosfor dan kalium setelah melalui proses pematangan dan fermentasi. Pupuk kandang mudah diserap oleh tanah dan tanaman serta di dalamnya mengandung mikroba aktif yang bagus memperbaiki kondisi tanah. Namun ada kemungkinan pupuk kandang mengandung bakteri pathogen seperti Escherichia Coli yang bisa menimbulkan masalah kesehatan pada manusia.

Semoga bermanfaat.

 

 

Tags News

About The Author

Utamii 57
Expert

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel