Konstelasi Atau Rasi Bintang Pegasus dan Fakta di Dalamnya

23 Jun 2022 19:30 189 Hits 0 Comments Approved by Plimbi

Konstelasi Atau Rasi Bintang Pegasus Dan Fakta Di Dalamnya

Mungkin anda sudah tidak asing lagi mendengar istilah rasi bintang. Rasi bintang atau bisa juga disebut dengan istilah konstelasi merupakan sekelompok bintang yang terlihat saling berhubungan satu dengan yang lainnya guna membentuk konfigurasi tertentu. Rasi bintang dibuat berdasarkan atas pemikiran manusia tentang bagaimana cara menghubungkan antara satu bintang dengan bintang lainnya sehingga terbentuklah suatu gambaran tertentu yang tampak sangat jelas.

Seperti diketahui bahwa ada sekitar 88 rasi bintang yang telah tercatat oleh International Astronomical Union (IAU) dimana beberapa rasi bintang diantaranya sangat populer mulai dari rasi bintang Orion, rasi bintang Crux, rasi bintang Ursa Mayor dan lain sebagainya.

Fakta Tentang Rasi Pegasus

Masing-masing rasi bintang ternyata sangat sulit untuk dilihat secara utuh dari beberapa tempat. Karena disebabkan oleh adanya beberapa rasi bintang yang hanya bisa ditemukan atau diamati dari belahan bumi bagian utara atau belahan bumi bagian selatan saja. Salah satu rasi bintang yang hanya bisa ditemukan di langit bagian utara yang paling populer adalah Rasi Pegasus. Nama Pegasus sendiri adalah merupakan salah satu nama yang diambil dari seekor kuda bersayap yang hanya bisa ditemukan dalam kebudayaan Yunani. Diceritakan jika Pegasus adalah anak dari Poseidon dan Medusa.

Pegasus secara umum dilukiskan sebagai seekor kuda putih yang mempunyai sepasang sayap yang muncul dari leher Medusa ketika seorang tokoh politik asal Yunani yaitu Perseus memenggal kepalanya. Selanjutnya adalah menceritakan kisah-kisah Pegasus yang berawal dari kemunculan seorang ksatria bernama Bellerophon yang mendapat perintah dari Raja Lobates, Kerajaan Lycia untuk membunuh Chimaera yaitu makhluk monster yang bisa menyemburkan api untuk menghancurkan kerajaan. Bellerophon mengendarai Pegasus guna menyerang Chimaera dari langit dan berhasil mengalahkannya. Tetapi keberhasilan Bellerophon dalam membunuh Chimaera membuat dirinya menjadi sombong dan ingin pergi ke Olympus dengan mengendarai Pegasus. 

Tindakan Bellerophon tersebut di atas membuat Zeus sangat marah besar. Sehingga Zeus mengirim seekor lalat ajaib untuk menggigit Pegasus yang saat itu sedang terbang membawa Bellerophon. Ketika Pegasus digigit oleh lalat, ia menjadi kaget dan bertindak liar yang menyebabkan Bellerophon terjatuh kembali ke bumi, namun Pegasus berhasil mencapai Olympus dengan selamat. Akhirnya Zeus mengangkat Pegasus ke langit karena kepintaran, ketangguhan dan kesetiaannya dan menjadikannya salah satu rasi bintang guna menghormatinya. Rasi bintang Pegasus termasuk ke dalam salah satu rasi bintang paling tua di angkasa dan masuk sebagai rasi bintang terbesar ke-7 diantara rasi bintang-bintang yang lainnya. Rasi Pegasus merupakan salah satu rasi bintang yang ditandai pertama kali oleh Claudius Ptolemy pada abad ke-2. Claudius Ptolemy merupakan seorang ahli geografi, astronomi dan juga astrologi yang hidup di zaman Helenistik di provinsi Romawi yaitu tepatnya di Aegyptus.

Rasi Pegasus sangat mudah dilihat pada belahan bumi bagian utara terutama saat sedang memasuki musim panas dan musim gugur. Salah satu ciri dari rasi Pegasus adalah terdapat bagian persegi yang terbentuk dari empat bintang sama terangnya. Keempat bintang ini masing-masing bernama Alpheratz, Markab, Scheat dan Algenib. Di samping itu di dalam rasi Pegasus juga terdapat bintang paling terang bernama Epsilon Pegasi yang memiliki posisi membentuk hidung kuda Pegasus.

Keunikan lain dari rasi bintang Pegasus adalah terdapat bintang yang mirip dengan matahari sebab terdapat planet yang mengelilinginya (exoplanet) yang diberi nama Bellerophon, ditemukan pada tahun 1995. Sedangkan bintang yang menyerupai matahari ini bernama 51 Pegasi b atau Dimidium. Rasi Pegasus berdekatan dengan rasi bintang lainnya seperti Andromeda, Cygnus, Aquarius, Delphinus, Equuleus, Vulpecula, Pisces dan Lacerta.

Semoga bermanfaat.

 

 

Tags News

About The Author

Utamii 49
Ordinary

Utamii

Suka membaca dan menulis

Comments

You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login
Plimbi adalah tempat menulis untuk semua orang.
Yuk kirim juga tulisanmu sekarang
Submit Artikel