article

Ragam Jenis Udara yang Perlu Dikenali

Ragam Jenis Udara yang Perlu Dikenali

Salah satu bagian dari udara adalah atmosfer yang merupakan percampuran dari beragam jenis gas di alam semesta. Setelah berulang kali melakukan penelitian, gas-gas yang tersusun di dalam udara memiliki jumlah yang sangat berlebihan dan telah dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok.

Berikut ini kami berikan beberapa jenis udara yang perlu anda ketahui keberadaannya di sekitar anda, antara lain seperti yang kami jelaskan tersebut di bawah ini :

1/ Jenis udara yang pertama adalah oksigen

ads

Oksigen adalah menjadi salah satu bagian dari udara yang keberadaannya sangat penting bagi semua mahkluk hidup. Adapun wujud dari oksigen adalah tidak berbau, tidak berwarna maupun tidak berasa. Oksigen bagi mahkluk hidup sangat dibutuhkan untuk bernafas untuk selanjutnya oksigen tersebut akan ditukar menjadi karbondioksida. Selanjutnya karbondioksida akan dimanfaatkan oleh tanaman untuk melakukan fungsi fotosintesis.

Oksigen pada awal pembentukan berasal dari beberapa elemen yang satu dengan yang lainnya saling bereaksi dan dalam proses selanjutnya membutuhkan bantuan cahaya dan juga panas. Oksigen yang tersebar menyelimuti bumi mempunyai kandungan massa sebesar 46 persen. Dengan proporsi volume oksigen sebesar 21 persen di atmosfer dan 89 persen berada di lautan. Di dalam bebatuan, oksigen bercampur dengan logam maupun non logam yang biasanya memiliki sifat asam seperti sulfur, alumunium, karbon, fosfor dan lain sebagainya.

2/ Jenis udara yang kedua adalah nitrogen

Nitrogen dengan rumus kimia yaitu N termasuk ke dalam kelompok non logam di dalam table periodik. Nitrogen termasuk salah satu jenis gas yang tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mempunyai rasa serta jumlahnya sangat banyak berada di lapisan atmosfer bumi. Dilihat dari keseluruhan tingkat elemen, nitrogen berada diurutan ke 6 di seluruh alam semesta ini. Dimana pada lapisan atmosfer bumi, kandungan nitrogen di dalamnya sekitar 75,51 persen dari total keseluruhan berat atmosfer atau sekitar 78,09 persen dari volume total. Tidak mengherankan apabila nitrogen banyak dimanfaatkan untuk pelengkap bidang komersil seperti industri. Tidak hanya itu saja, di dalam lapisan atmosfer ditemukan dalam jumlah kecil yaitu atmosfer yang mengandung zat amonia, nitrogen oksida dan nitric acid yang berasal dari hasil pembakaran bahan bakar kendaraan atau mesin. Nitrogen bersifat bebas banyak ditemukan di meteorid, gas dari gunung berapi, pertambangan, beberapa sumber air panas, matahari, bintang dan nebula.

3/ Jenis udara yang ketiga adalah neon

Mungkin jenis udara yang ketiga ini sudah tidak asing lagi di teling anda yaitu uadara dalam bentuk gas neon yang saat ini banyak dimanfaatkan sebagai dasar untuk pembuatan lampu fluorescent dan barang-barang elektronik lainnya. Sama kondisinya seperti gas pada umumnya, neon tidak berwarna, tidak berbau dan tidak berasa namun bersifat lebih ringan daripada gas yang lainnya. Neon berada di lapisan atmosfer bumi hanya dalam beberapa menit saja karena sering terperangkap pada celah-celah bebatuan bumi. Untuk bisa mengumpulkan neon maka perlu dilakukan pengisolasian terhadap suhu berkisar -195,8 derajat Celcius dan harus mengalami proses pencampuran dengan arang aktif agar nantinya neon bisa terserap dengan lebih mudah.

4/ Jenis udara yang keempat adalah helium

Jenis udara yang keempat adalah helium, termasuk ke dalam elemen kimia ringan setelah hidrogen. Unsur gas dalam helium pada tabel periodik kimia tidak mempunyai warna, tidak berbau dan tidak berasa serta dapat menjadi cair jika berada pada suhu -268,9 derajat Celcius. Adapun titik didih dan titik beku helium sangatlah rendah apabila dibandingkan dengan jenis elemen lainnya. Helium menjadi satu-satunya elemen yang tidak bisa berubah menjadi padatan melalui proses pendinginan dengan memakai tekanan atmosfer normal. Membutuhkan tekanan sebesar 25 atm dengan suhu sebesar -272 derajat Celcius guna mengubah wujud helium menjadi padatan. Di alam semesta, helium akan mengisi sekitar 23 persen dari total keseluruhan massa setelah hidrogen. Helium adalah salah satu bahan baku untuk membentuk bintang yang bersintesis dengan hidrogen dalam membuat nuklir.

5/ Jenis udara yang kelima adalah metana

Salah satu gas yang terbentuk sebagai akibat adanya aktivitas manusia adalah metana. Gas ini merupakan gugus karbon yang memiliki sifat sederhana berpotensi untuk menimbulkan efek rumah kaca. Di sini metana sifatnya lebih ringan dibandingkan dengan udara yaitu rata-rata sebesar 0,554, sedikit larut di dalam air, mudah terbakar di udara, bisa membentuk karbondioksida dan uap air, dapat menyala dan sedikit bercahaya serta sangat panas. Titik didih metana berada di kisaran -162 derajat Celcius dan titik bekunya bisa mencapai -182,5 derajat Celcius.

Di alam semesta, metana dihasilkan oleh sekumpulan bakteri anaerobik pada tumbuhan yang terdekomposisi di bawah air atau lebih dikenal dengan nama rawa gas. Tanah gambut atau rawa menjadi salah satu tempat di alam sebagai penghasil gas metana. Namun saat ini, tanah gambut atau daerah rawa difungsikan sebagai tempat di alam semesta sebagai daerah penghasil gas metana. Kegiatan manusia saat ini seperti pembakaran biomasa, pertanian, pengekstraksian dan proses gas alam bisa meningkatkan jumlah gas metana di alam bebas. Meskipun demikian, metana tetap menjadi gas yang sangat penting keberadaannya sebagai sumber hidrogen dan beberapa kimia organik seperti dalam pembuatan pupuk.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel dengan judul “ Ragam Jenis Udara Yang Perlu Dikenali ”. Semoga memberikan informasi bermanfaat bagi para pembaca.

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads