article

Uniknya Kelezatan Ragam Makanan Khas Bali

Uniknya Kelezatan Ragam Makanan Khas Bali

Banyak dijumpai ragam kuliner khas di Pulau Bali misalnya babi guling, ikan asap, ayam betutu, nasi kedewatan, atau sate lilit. Masing-masing makanan khas ini rata-rata memiliki cita rasa yang kaya akan rempah-rempah sehingga menghasilkan rasa unik menyerupai masakan dari India.

Mayoritas penduduk di Pulau Bali beragama Hindhu meskipun ada beberapa yang memeluk agama lain sehingga membuka kesempatan terhadap kulineran yang tercipta di sini memiliki beragam jenis yaitu ada masakan khas Bali dan sebagian lagi makanan khas Bali halal. Semua rasanya enak dimana untuk mendapatkan aneka kulineran tersebut sangatlah mudah mengingat banyak ada rumah makan hingga hotel pun menyediakannya karena para wisatawan banyak yang menyukai.

Ragam Makanan Khas Bali Yang Terpopuler

ads

1/ Rujak Buleleng Bali

Makanan khas Bali yang pertama adalah rujak Buleleng Bali yang sangat mudah ditemukan dimana-mana di Bali. Makanan ini paling tepat dinikmati pada waktu siang hari karena rasa rujak ini segar dan pedas. Bahan-bahan yang digunakan untuk mencampur adalah buah-buahan segar yang dipotong-potong kasar lalu diletakkan dalam satu wadah yang nantinya akan dilumuri bumbu rujak di atasnya secara merata.

Sekilas pandang rujak Buleleng Bali mirip dengan rujak-rujak lain di daerah lain di Indonesia namun yang membuatnya berbeda adalah bumbunya. Rujak normal dari daerah lain kerap dipasarkan dengan cara memisahkan bumbu dengan buah yang nantinya akan dimakan dengan cara mencocol buah ke dalam bumbu.

Makanan khas Bali yang pertama ini memang menjadi idola terutama kaum perempuan di Bali suka menikmati keindahan wisata sambil rujakan. Rujak Buleleng Bali di santap dengan mencampur buah dengan bumbu meskipun di pantai-pantai ada yang disajikan dengan cara dipisahkan tetapi yang membuat rujak ini berbeda adalah bahan pembuatan bumbunya. Ada gula aren khas Buleleng, cuka, terasi bakar, garam, micin, cabai rawit dan pisang batu mentah. Tujuan penambahan pisang batu mentah ini adalah untuk memberikan rasa sepat-sepat segar ke dalam bumbu rujak setelah diuleg agar merata. Buah-buahan yang digunakan untuk bahan rujak adalah buah mangga mengkal, pepaya mengkal, kedondong, nanas, bengkoang, ubi merah, jambu air dan mentimun. Rasa buah menyatu dengan bumbu terasa segar di mulut sehingga cocok difungsikan sebagai makanan pembuka sebelum makan besar di waktu siang hari.

2/ Ikan Asap Sambal Matah Bali

Sajian ini sangat mudah ditemukan di Pulau Serangan Bali yang belum begitu terkenal. Olahan khas Pulau Dewata ini diberi nama ikan asap sambal matah merupakan salah satu makanan terbaik ditemukan di sini. Dimasak dari ikan hasil tangkapan orang-orang pulau yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan tradisional yang setiap hari menangkap ikan laut seperti ikan tongkol, ikan tuna atau ikan kerapu untuk selanjutnya diasapi dengan baluran bumbu rasa bervariasi seperti rempah-rempah atau rasa pedas.

Yang menjadikan makanan ini unik adalah penggunaan sabut kelapa yang dipakai untuk mengasapi fillet ikan sehingga menghasilkan aroma sabut yang gurih-gurih manis. Selain menimbulkan aroma yang berbeda, pemasakan dengan sabut kelapa membuat tekstur ikan menjadi empuk dan bumbunya meresap ke dalam fillet karena dimasak lebih lama dimana untuk mematangkan ikan memang membutuhkan banyak waktu di saat memasaknya, perlu dibolak-balik beberapa kali sambil mengolesi bumbu pada sekujur badan ikan.

Proses bolak-balik ikan sewaktu dibakar membutuhkan waktu 5 hingga 8 menit dan setiap pembalikan harus memakai sabut kelapa yang baru. Bumbu balur ikan yang dihaluskan adalah dari cabai, kunyit, bawang putih dan bawang merah. Setelah dirasa matang, ikan asap tersebut akan disajikan bersama dengan nasi ditemani lalapan segar dan sambal terasi super pedas. Sambar terasi super pedas ini dibuat dari bahan-bahan seperti cabai rawit segar, bawang merah dan serai hasil rajangan yang dicampur dengan petis lalu ditaburi garam dan gula pasir.

3/ Ayam Betutu Bali

Makanan khas Bali yang terakhir adalah ayam betutu Bali yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat luas dimana olahan masakan yang satu ini berbeda karena dibalur dengan bumbu bernama base genep. Base genep merupakan bumbu khas Bali yang berisikan beragam rempah-rempah khas Nusantara seperti bawang merah dan bawang putih, cabai segar, kemiri, terasi, serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas, jahe, kunir dan kencur yang dihaluskan untuk selanjutnya ditumis.

Sajian ayam betutu Bali tampil unik karena pemberian daun singkong berbumbu base genep ke dalam perut ayam. Sebelum diolah lebih lanjut, ayam akan diikat sekujur badan barulah direbus beberapa jam hingga bumbu meresap. Setelah direbus, makanan ini belum siap untuk dihidangkan karena harus dibakar lagi agar rasanya semakin nikmat.

Untuk bisa menikmati ayam betutu asli Bali, coba saja mengunjungi Rumah Makan Ayam Betutu Pak Man yang terletak di Jalan Kubu Anyar Tuban di Badung, Bali. Seekor ayam betutu dihargai Rp.65.000 sudah bisa dinikmati bersama dengan keluarga. Namun jika hanya makan seorang diri saja, anda bisa memesan seperempat atau setengah ekor saja untuk menghemat uang dan ayam pas disantap habis.

Makanan tradisional ini saat ini menjadi paling favorit tidak hanya digemari oleh warga Bali saja melainkan orang-orang dari luar Pulau Bali juga suka menyantapnya. Dengan cita rasa yang enak karena bumbu base genep menjadikan ayam ini primadona yang sangat pas dimakan bersama dengan nasi.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang artikel tersebut di atas, semoga memberikan informasi berguna bagi para pembaca.

 

0
Comments (0)
Unable to Comment
You need to be logged in to be able to post a comment. Click here to login

No comments yet. Be the first to comment.

From Author
Loading…
ads
ads
ads