Jaman seperti sekarang, bisa nggak sih gak beli online? Rada susah mungkin ya...Beli online itu gampang. Kita tinggal buka HP / smartphone dan sudah bisa pesan barang.Â
Jika Anda berniat untuk membeli secara online, ada beberapa tips yang penting bagi Anda.
1. Jangan tertarik diskon yang tidak masuk akal
Saat ini, banyak penipuan secara online yang berupa penipuan untuk menjual suatu barang. Biasanya harganya murah sampai setengah harga atau ditambah dengan embel - embel stok terbatas.
Penipu, seperti halnya para penjual biasa, bisa saja menggunakan teknik untuk membuat suasana yang terburu – buru bagi para pembeli. Mereka membuat penawaran yang berlangsung hanya sebentar atau dengan potongan harga fantastis.
Sebenarnya, tidak hanya itu, tetapi banyak hal yang patut dipertimbangkan jika tidak ingin tertipu saat membeli online.
2. Alamat yang jelas
Alamat si pemilik barang yang hendak dijual harus jelas. Meskipun berada diluar kota, kita harus mampu melacaknya. Jika penjual memiliki website, website yang bersangkutan juga mencantumkan Map dari Google juga.
3. Mengutamakan COD
Jangan percaya dengan yang tidak bisa COD atau didatangi kerumah. Jika penjual keberatan untuk didatangi dirumah atau COD juga keberatan, jangan bertransaksi dengan penjual tersebut. Penjual asli (maksudnya yang bukan penipu) tidak keberatan jika COD atau didatangi. COD yang dilakukan di tempat ramai lebih aman bagi penjual serta pembeli.
4. Tidak minta DP 50% jika COD
Apapun alasannya, toko online tidak minta DP 50% jika pembeli memilih cara membayar COD. Toh nanti ketemu juga akhirnya.
5. Tidak minta KTP atau nomor kependudukan
Apalagi minta nomor PIN ATM sama kartu ATMnya ya guys wkwkwk..bercanda. Ok, balik ke awal lagi. Ini penting sekali. Kita tidak menyerahkan fotokopi KTP atau nomer kependudukan kepada mereka.
Memang mau jual apa sih?
Yang pasti, saya pernah tahu ada foto mahasiswa yang dijadikan profil foto untuk website penipu. Nah, bayangkan saja jika nomer KTP yang bersangkutan juga digunakan oleh sang penipu.
6. Minta foto barang asli
Ini penting juga. Sekarang hampir tidak ada orang yang tidak punya HP berkamera. Kadang ada yang hanya mengirim kotak kosong. Maksudnya, supaya kalau dilaporkan dia bisa berkilah bahwa barang sudah dikirim ke pembeli. Ada bukti dari pihak pengiriman meskipun isinya sih, tidak pernah tahu. Bisa juga barang yang dikirim rusak. Kalau ada foto minimal bisa dibandingkan. Tetapi daripada begitu, kembali lagi kepada poin kedua, mengutamakan COD.
7. Minta rekomendasi teman
Ini jelas penting. Jika ada teman yang pernah membeli di suatu tempat, kita bisa ikut membeli disana.
8. Simpan semua bukti transaksi
Terutama transaksi transfer bank. Jika nomer rekening bersangkutan menipu, maka kita bisa laporkan ke bank yang bersangkutan.
9. Testimonial tidak ada gunanya
Semua website penipu menggunakan testimonial yang terdengar keren. Tetapi, kalau kita baca sih testimonialnya pasti kelihatan terlalu formal begitu. Nggak fresh dan nggak sesuai dengan yang kita rasakan jika benar – benar mencoba produknya.
10. Gunakan rekber
Banyak penjual yang tidak suka menggunakan rekber. Tetapi bagi pembeli, rekber atau rekening bersama bisa membuat kita lebih tenteram dalam membeli online.
11. Minta nomor resi pengiriman
Ini penting ya Guys, jangan lupa minta foto resi pengiriman asli. Cek tiap hari juga soalnya pengirimannya kan bisa dibatalkan.
12. Jangan memberi nomer kartu kredit
Ini penting diingat. Bank tidak akan membiarkan kartu kredit digunakan di website yang keamanan dan layanannya dibawah standar bank bersangkutan.Â
Intinya, hanya website super bonafid yang bisa menerima pembayaran kartu kredit langsung. Misal: amazon.com.
Untuk nomer rekening bank, sama saja. Jangan pernah diberikan.
Bank tidak akan meminta nomer rekening lewat email, sms dan sebagainya. Kan mereka yang tahu rekening kita, kenapa pula tanya - tanya?
Bagi penjual, luangkan waktu untuk membuat akun toped atau marketplace lainnya
Ini penting. Pembeli yang melihat barang kita melalui Instagram terkadang meminta akun Shopee atau semacamnya. Sebagian mengincar ongkir gratis tetapi sebagian membutuhkan kepastian supaya penjualnya tidak melarikan diri. Sebaiknya Anda buat saja.
13. Jika membeli dari marketplace, pastikan juga untuk membaca deskripsi barangnya.Â
Kita juga perlu membaca testimosi pembeli lainnya. Apakah pengiriman tepat waktu? Apakah warna dan ukuran barang sesuai pesanan dan sebagainya.
Meskipun, jika testimoni cuma 2 biji, bisa dibuat sendiri juga oleh si penjual. Tetapi, tetap lebih baik.
Pastikan juga untuk memastikan model serta dimensi barangnya. Jika kita mendapatkan detail barang bersangkutan, maka kita bisa membandingkan harganya dengan produk serupa di toko lainnya.Â
Kita juga bisa mencocokkan dengan keperluan kita.Â
Ada penjual yang menjual pendingin / kipas netbook yang ukurannya kecil (untuk netbook 10 inchi). Tetapi tidak menyatakan pendingin itu untuk netbook.
Jika laptop Anda 15 inchi, maka pendingin itu pasti kurang bermanfaat.Â
Lalu, mengapa orang yang punya laptop ukuran 14 inchi keatas membelinya?
Tampaknya karena harganya jelas lebih murah dari pendingin laptop yang besar. Si pembeli ini tidak membaca dan membandingkan dengan produk lain. Si penjual juga tidak mencantumkan detailnya.
Hal lain lagi, kita tidak harus membeli barang termurah di toko online. Harga ini akan bertambah dengan biaya pengiriman. Kita juga akan lebih "aman" membeli di kota sendiri dengan COD. Juga, ada faktor pelayanan yang berbeda antar penjual.
Saat perdagangan online sudah menjadi sangat populer, kita semestinya juga harus semakin waspada. Penipuan online juga semakin banyak dan jangan sampai menimpa kita.
Jika Anda berjualan online, kami juga merekomendasikan sekali untuk menghindari hal – hal diatas. Selain itu, Sebaiknya Anda juga membuat website sendiri untuk bisnis online Anda. Mengapa? Karena kita perlu membangun merk bisnis kita. Penjual barang di marketplace tidak pernah dikenal. Tetapi, website toko online seperti bhineka atau alatselam.com sangat terkenal.Â
Untuk membangun merk, kita bisa selalu berpromosi baik online ataupun offline.
Itulah beberapa langkah supaya terhindar dari penipuan online. Selamat berbelanja online ya Guys, salam sukses!
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment.